Komisi Ojol 8 Persen Bikin Prospek GOTO Suram, Target Harga Saham Dipangkas

Achmad Fauzi

Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:45 WIB
Komisi Ojol 8 Persen Bikin Prospek GOTO Suram, Target Harga Saham Dipangkas
Target harga saham GoTo dipangkas karena kebijakan potongan komisi ojol. (gotocompany)
baca 10 detik
  • BRI Danareksa Sekuritas menurunkan target harga saham GOTO dari Rp80 menjadi Rp70 akibat kebijakan potongan komisi baru.
  • Revisi kinerja dilakukan karena penurunan proyeksi pendapatan bersih serta EBITDA Grup GOTO untuk periode tahun 2026 hingga 2028.
  • GOTO memiliki rencana program pembelian kembali saham senilai Rp3,5 triliun sebagai katalis positif di tengah tekanan pasar saat ini.

Suara.com - Prospek kinerja PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) diproyeksikan menghadapi tekanan setelah adanya kebijakan potongan komisi 8 persen.

Bahkan, akibat prospek yang suram itu BRI Danareksa Sekuritas menurunkan target harga GOTO dari Rp80 per saham menjadi Rp70 per saham.

Dalam riset terbarunya, Analis BRI Danareksa Sekuritas, Kafi Ananta, menilai dampak kebijakan itu terhadap bisnis GoTo secara keseluruhan relatif terbatas, karena hanya berlaku untuk segmen transportasi roda dua.

Berdasarkan data Stockbit hingga pukul 14.33 WIB, Saham GOTO masih berada di level Rp50 per saham.

Pengemudi ojek online menjemput penumpang di seberang Stasiun Palmerah, Jakarta, Kamis (2/7/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengemudi ojek online menjemput penumpang di seberang Stasiun Palmerah, Jakarta, Kamis (2/7/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Regulasi ini hanya berlaku untuk segmen transportasi roda dua. Meski perusahaan tidak mengungkapkan secara rinci pembagian Gross Transaction Value (GTV) maupun pendapatan antara layanan roda dua dan roda empat, manajemen menyebut kontribusi keduanya relatif seimbang. Kami memperkirakan segmen roda dua yang terdampak hanya menyumbang sekitar 10 persen dari total pendapatan kotor ODS," ujar Kafi seperti dikutip, Jumat (3/7/2026).

Meski eksposurnya terbatas, BRI Danareksa Sekuritas tetap merevisi turun proyeksi kinerja GoTo. Proyeksi pendapatan bersih atau ODS net revenue untuk periode 2026-2028 dipangkas sebesar 2,7 persen hingga 7,6 persen.

Sementara itu, proyeksi Adjusted EBITDA unit ODS dipotong lebih dalam, yakni 23,3 persen hingga 63,3 persen. Dampaknya, proyeksi Adjusted EBITDA Grup GOTO juga diturunkan sebesar 12 persen hingga 24,2 persen.

Penyesuaian tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan penerapan tarif komisi baru, penurunan asumsi pertumbuhan Gross Transaction Value (GTV) ODS menjadi 7 persen dari sebelumnya 8,5 persen, serta berkurangnya intensitas promosi di tengah melemahnya daya beli masyarakat dan tekanan kenaikan harga bahan bakar.

"Sebagai konsekuensinya, kami memangkas proyeksi pendapatan bersih ODS tahun 2026-2028 sebesar 2,7 persen hingga 7,6 persen. Kami juga memangkas proyeksi Adjusted EBITDA ODS sebesar 23,3 persen hingga 63,3 persen, sehingga proyeksi Adjusted EBITDA Grup turun 12 persen hingga 24,2 persen," kata Kafi

baca juga

Sejalan dengan revisi proyeksi tersebut, BRI Danareksa Sekuritas menurunkan target harga saham GOTO menjadi Rp70 per saham setelah memangkas valuasi berbasis sum of the parts (SOTP) sebesar 12,3 persen menjadi Rp74,3 triliun.

"Kami menurunkan target harga menjadi Rp70 per saham setelah nilai ekuitas berbasis SOTP turun 12,3 persen menjadi Rp74,3 triliun seiring revisi proyeksi kinerja. Kami tetap mempertahankan rekomendasi taktis tiga bulan di level Neutral," ujar BRI Danareksa Sekuritas Analysts Kafi Ananta.

Meski prospek jangka pendek masih dibayangi sentimen negatif, terdapat katalis positif bagi GOTO. Perseroan telah memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan program pembelian kembali (buyback) saham senilai Rp3,5 triliun pada periode Juni 2026 hingga Juni 2027.

Manajemen GOTO juga disebut berencana menjalankan buyback secara lebih agresif, meski pelaksanaannya masih menunggu perkembangan kondisi pasar.

Menurut BRI Danareksa Sekuritas, risiko yang masih perlu dicermati investor antara lain melemahnya daya beli masyarakat, potensi keluarnya GOTO dari indeks MSCI pada peninjauan Agustus 2026, serta risiko pelaksanaan program buyback saham.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Terbang ke Level 5.886 di Sesi I, BBCA dan ISAT Pendorongnya

IHSG Terbang ke Level 5.886 di Sesi I, BBCA dan ISAT Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:27 WIB

IHSG Mulai Betah di Zona Hijau, Pagi Bergerak di Level 5.800-an

IHSG Mulai Betah di Zona Hijau, Pagi Bergerak di Level 5.800-an

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:18 WIB

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:42 WIB

Terkini

Leonardo DiCaprio Soroti Karhutla, 800 Ribu Hektar Hutan Terbakar: Ke Mana Orangutan Pergi?

Leonardo DiCaprio Soroti Karhutla, 800 Ribu Hektar Hutan Terbakar: Ke Mana Orangutan Pergi?

Kalbar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:24 WIB

63 Jenazah Korban Virgo Teridentifikasi, Jawa Timur Terbanyak dengan 28 Orang

63 Jenazah Korban Virgo Teridentifikasi, Jawa Timur Terbanyak dengan 28 Orang

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:13 WIB

Sensasi Berburu Jajanan Viral ala Chatuchak Bangkok Kini Bisa Dirasakan di Kelapa Gading

Sensasi Berburu Jajanan Viral ala Chatuchak Bangkok Kini Bisa Dirasakan di Kelapa Gading

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:07 WIB

Memilih Produk untuk Anak, Orang Tua Perlu Melihat Lebih dari Sekadar Label

Memilih Produk untuk Anak, Orang Tua Perlu Melihat Lebih dari Sekadar Label

Health | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Analis Politik Ungkap Peluang Besar Dedi Mulyadi Menuju Pilpres 2029

Analis Politik Ungkap Peluang Besar Dedi Mulyadi Menuju Pilpres 2029

Video | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Membangun Literasi Finansial Sejak Dini Melalui BRImo Junior

Membangun Literasi Finansial Sejak Dini Melalui BRImo Junior

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Kabut Asap Sumsel Tak Hanya Bikin Sesak, Akademisi Soroti 'Empathy Gap' Kepala Daerah

Kabut Asap Sumsel Tak Hanya Bikin Sesak, Akademisi Soroti 'Empathy Gap' Kepala Daerah

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Pria di Jember Ngaku Bertemu Allah dan Nabi Muhammad, Polisi Dalami dan Koordinasi dengan MUI

Pria di Jember Ngaku Bertemu Allah dan Nabi Muhammad, Polisi Dalami dan Koordinasi dengan MUI

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Bukan Sekadar Belajar, Siswa SMA Ini Ubah Masalah Lingkungan Jadi Ide Inovatif

Bukan Sekadar Belajar, Siswa SMA Ini Ubah Masalah Lingkungan Jadi Ide Inovatif

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Teluk Popoh, Polisi Telusuri Petunjuk Tas Berisi Identitas

Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Teluk Popoh, Polisi Telusuri Petunjuk Tas Berisi Identitas

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:28 WIB

×