Rupiah Menguat, Tapi Masih Betah di Level Rp17.900 per Dolar AS

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:19 WIB
Rupiah Menguat, Tapi Masih Betah di Level Rp17.900 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah menguat hingga akhir perdagangan. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah menguat 32 poin ke level Rp17.963 per dolar AS pada perdagangan Jumat, 3 Juli 2026.
  • Penguatan rupiah didorong oleh melemahnya dolar AS akibat penurunan ekspektasi kenaikan suku bunga dari bank sentral Amerika.
  • Analisis memprediksi penguatan rupiah sulit berlanjut pekan depan karena pengaruh sentimen domestik yang masih cenderung lemah.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terus menguat terhadap dolar AS hingga akhir perdagangan, Jumat, 3 Juli 2026. Meski begitu, rupiah tetap betengger di level Rp17.900

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup ke level Rp 17.963 per dolar AS menguat  32 poin atau 0,18 persen dari hari sebelumnya.

Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan faktor global seperti ekspetasi pasar terhadap suku bunga The Fed jadi pendorong penguatan rupiah.

"Rupiah ditutup menguat terhadap dolar AS yang melemah oleh menurunnya ekspektasi kenaikan suku bunga oleh the Fed setelah data pekerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan," katanya saat dihubungi Suara.com.

Nilai tukar rupiah menguat 0,30 persen ke level Rp17.475 terhadap dolar AS pada penutupan Rabu sore, 13 Mei 2026. [Antara]
Nilai tukar rupiah menguat hingga akhir perdagangan. [Antara]

Namun, penguatan rupiah sulit berlanjut hingga pekan depan. Lantaran kondisi rupiah masih dipengaruhi oleh sentimen domestik.

"Penguatan rupiah masih sulit untuk pekan depan karena sentimen domestik masih lemah,"jelasnya.

Sementara itu beberapa mata uang Asia juga menguat.  Won Korea mencatat penguatan terbesar yakni 0,41 persen, disusul ringgit Malaysia yang menguat 0,29 persen.

Lalu, baht Thailand menguat 0,24 persen. Diikuti peso Filipina menguat 0,22 persen.
Disusul, Dolar Singapura menguat 0,19 persen.

Selain itu rupee India menguat 0,08 persen dan yuan China yang menguat 0,05 persen terhadap dolar AS. Sedangkan dolar Taiwan dan dolar Hong Kong melemah terhadap dolar AS sore ini, dengan pelemahan masing-masing 0,05 persen dan 0,01 persen.

baca juga

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di100,68, turun dari sehari sebelumnya yang ada di 100,85.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp17.952

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp17.952

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:39 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Investor Terus Kabur dan Devisa Menipis Bikin Rupiah Semakin Melemah

Investor Terus Kabur dan Devisa Menipis Bikin Rupiah Semakin Melemah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:02 WIB

Terkini

Merapat ke Istana, Hatta Rajasa Akui Ditawari Kursi Wakil Ketua Watimpres Oleh Prabowo

Merapat ke Istana, Hatta Rajasa Akui Ditawari Kursi Wakil Ketua Watimpres Oleh Prabowo

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:08 WIB

Agensi Benarkan Laporan Dispatch, T.O.P dan Nana Resmi Berkencan

Agensi Benarkan Laporan Dispatch, T.O.P dan Nana Resmi Berkencan

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Datang ke Istana Usai Ditelepon Seskab Teddy, Syahganda Nainggolan Bakal Dilantik Jadi Kepala Bakom?

Datang ke Istana Usai Ditelepon Seskab Teddy, Syahganda Nainggolan Bakal Dilantik Jadi Kepala Bakom?

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Apa Itu SPL Parfum?  Ini 3 Istilah Penentu Kualitas Parfum yang Wajib Diketahui

Apa Itu SPL Parfum? Ini 3 Istilah Penentu Kualitas Parfum yang Wajib Diketahui

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Uji Coba Sistem Rujukan Baru JKN: Pasien Langsung ke Rumah Sakit Sesuai Penyakit

Uji Coba Sistem Rujukan Baru JKN: Pasien Langsung ke Rumah Sakit Sesuai Penyakit

Sulsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Rocky Gerung Muncul di Istana, Ditanya Soal Wantimpres: 'Ini Gua Ada Acara'

Rocky Gerung Muncul di Istana, Ditanya Soal Wantimpres: 'Ini Gua Ada Acara'

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Review Novel Almond: Sentilan Halus Buat Kita yang Suka Cuek

Review Novel Almond: Sentilan Halus Buat Kita yang Suka Cuek

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Sarmuji Jadi Menperin, Minta Tak Diperlakukan Istimewa

Sarmuji Jadi Menperin, Minta Tak Diperlakukan Istimewa

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:59 WIB

Lima Tahun Merger Pelindo, Standardisasi Jadi Kunci Efisiensi

Lima Tahun Merger Pelindo, Standardisasi Jadi Kunci Efisiensi

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:58 WIB

Eyeliner Pinkflash B01 dan E01 Bedanya Apa? Ini Varian yang Lebih Cocok untuk Pemula!

Eyeliner Pinkflash B01 dan E01 Bedanya Apa? Ini Varian yang Lebih Cocok untuk Pemula!

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:58 WIB

×