Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran

M Nurhadi

Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:29 WIB
Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
Komisaris PTPP Aisyah zakkiyah [Ist]
baca 10 detik
  • Aisyah Zakkiyah resmi menjabat sebagai Komisaris PT PP melalui RUPS Tahunan pada 19 Mei 2026 di Jakarta.
  • Jabatan baru tersebut memberikan kompensasi gaji pokok sekitar Rp150 juta per bulan serta berbagai tunjangan tambahan lainnya.
  • Penunjukan Aisyah memicu kritik publik karena latar belakang kariernya dianggap kurang relevan dengan sektor industri konstruksi nasional.

Suara.com - Penunjukan Aisyah Zakkiyah sebagai salah satu anggota Dewan Komisaris PT PP (Persero) Tbk (PTPP) jadi sorotan publik.

Setelah viral akibat dugaan keponakan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, perhatian publik kini beralih pada besaran kompensasi finansial serta fasilitas mewah yang bakal diterima mantan Juru Bicara Kementerian PU tersebut di kursi barunya.

Sebagai informasi, posisi mentereng ini resmi diemban Aisyah setelah disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS Tahunan) Tahun Buku 2025 yang digelar di Kantor Pusat PTPP pada Selasa (19/05/2026). Perempuan kelahiran 1993 tersebut masuk menggeser Ernadhi Sudarmanto yang diberhentikan.

Sistem remunerasi bagi jajaran dewan pengawas badan usaha milik negara (BUMN) konstruksi ini dirancang tidak sembarangan.

Formulasinya merujuk pada aturan baku Kementerian BUMN yang kemudian disetujui dalam forum RUPS. Berdasarkan laporan keuangan resmi perseroan, skema pembagian pendapatan bagi dewan komisaris dihitung secara berjenjang dari upah jajaran direksi.

Komisaris Utama ditetapkan menerima honorarium sebesar 45 persen dari total gaji pokok Direktur Utama. Nilai ini setara dengan kisaran Rp166 juta per bulan atau menembus Rp1,99 miliar dalam setahun.

Sementara itu, untuk posisi Komisaris Anggota—jabatan yang kini ditempati oleh Aisyah Zakkiyah—berhak mengantongi porsi sebesar 90 persen dari honorarium yang diterima Komisaris Utama.

Dengan formula tersebut, pundi-pundi pendapatan Aisyah dari sektor gaji pokok saja diperkirakan menyentuh angka fantastis, yakni sekitar Rp150 juta per bulan.

Tunjangan Mewah dan Bonus Kinerja Ratusan Juta

baca juga

Pendapatan bulanan tersebut belum termasuk berbagai fasilitas pelengkap dan proteksi premium yang disiapkan oleh PTPP untuk menjamin kesejahteraan dewan pengawasnya. Rincian fasilitas non-gaji tersebut meliputi:

  • Tunjangan Hari Raya (THR): Insentif tahunan keagamaan senilai satu bulan penuh honorarium.
  • Asuransi Purna Jabatan: Proteksi masa pensiun dengan nilai premi yang disetor perusahaan sebesar 25 persen dari total honorarium setahun.
  • Fasilitas Tambahan: Jaminan layanan kesehatan menyeluruh hingga penyediaan bantuan hukum komprehensif.

Bukan itu saja, Aisyah juga berpeluang meraup bonus tahunan berupa insentif kinerja atau tantiem. Nilai tantiem ini sangat bergantung pada realisasi target bisnis yang berhasil dicapai oleh PTPP.

Mengikuti regulasi yang sama, Komisaris Utama mendapatkan porsi tantiem sebesar 45 persen dari jatah Direktur Utama, sedangkan komisaris anggota berhak menerima 90 persen dari bagian yang diperoleh Komisaris Utama.

Melimpahnya fasilitas dan pendapatan di tengah minimnya rekam jejak Aisyah di industri konstruksi memicu kekecewaan masif di platform Threads.

Warganet menilai fenomena ini sebagai bentuk nyata ketimpangan sosial, di mana jutaan Generasi Z (Gen-Z) harus berdarah-darah memperebutkan lowongan kerja, sementara relasi kekerabatan mampu membuka akses langsung ke posisi puncak korporasi bernilai triliunan rupiah.

Riwayat kariernya yang didominasi sektor swasta teknologi informasi (ICT) di PT Toyota Tsusho Systems Indonesia serta PT Lumintoo Sukses Incomso juga dianggap belum memadai untuk mengawasi BUMN infrastruktur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosok Aisyah Zakkiyah, Komisaris BUMN Viral Diduga Keluarga Menteri PU

Sosok Aisyah Zakkiyah, Komisaris BUMN Viral Diduga Keluarga Menteri PU

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:11 WIB

Dokumen Rencana Kunker Bareng Keluarga ke New York Jadi Sorotan, Menteri PU: Batal, batal!

Dokumen Rencana Kunker Bareng Keluarga ke New York Jadi Sorotan, Menteri PU: Batal, batal!

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:42 WIB

Ikut Kunker ke New York, Anak Menteri PU Bernama Aurellia Ternyata Bekerja di Vale Indonesia

Ikut Kunker ke New York, Anak Menteri PU Bernama Aurellia Ternyata Bekerja di Vale Indonesia

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 16:00 WIB

Buntut Demo Tidore, DPR Minta Pemerintah Cairkan Rp132 Triliun DBH untuk Gaji PPPK!

Buntut Demo Tidore, DPR Minta Pemerintah Cairkan Rp132 Triliun DBH untuk Gaji PPPK!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:21 WIB

Explainer: Menteri PU 'Dinas Bareng Keluarga' ke Amerika Bertepatan Final Piala Dunia

Explainer: Menteri PU 'Dinas Bareng Keluarga' ke Amerika Bertepatan Final Piala Dunia

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:55 WIB

Syarat Maksimal, Gaji Minimal: Standar Tak Masuk Akal dalam Lowongan Kerja

Syarat Maksimal, Gaji Minimal: Standar Tak Masuk Akal dalam Lowongan Kerja

Your Say | Rabu, 08 Juli 2026 | 20:00 WIB

Terkini

Catatan untuk Revitalisasi Tanah Abang: Siapkan Hunian Sementara, Libatkan Warga Terdampak

Catatan untuk Revitalisasi Tanah Abang: Siapkan Hunian Sementara, Libatkan Warga Terdampak

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:25 WIB

Tanggapi PCNU Sekadau, KH Ismail Ghofur Bantah Ikut Agenda Pengondisian Muktamar di Jakarta

Tanggapi PCNU Sekadau, KH Ismail Ghofur Bantah Ikut Agenda Pengondisian Muktamar di Jakarta

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:22 WIB

Rumah Bakal Pakai Jargas dan PLTS, Danantara Ikut Biayai

Rumah Bakal Pakai Jargas dan PLTS, Danantara Ikut Biayai

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:22 WIB

5 HP Murah dengan Dukungan Update Bertahun-tahun, Pas Buat Jangka Panjang

5 HP Murah dengan Dukungan Update Bertahun-tahun, Pas Buat Jangka Panjang

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Kenanga: Ketika Adat Bali Mengikat Cinta dan Membatasi Kebebasan Perempuan

Kenanga: Ketika Adat Bali Mengikat Cinta dan Membatasi Kebebasan Perempuan

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Tragis! Sekolah Tutup karena Kabut Asap, Tiga Kakak Beradik Tewas Kecelakaan Saat Pulang

Tragis! Sekolah Tutup karena Kabut Asap, Tiga Kakak Beradik Tewas Kecelakaan Saat Pulang

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:18 WIB

Ekspor Sawit RI Terancam Anjlok 4,5 Juta Ton, B50 Jadi Beban Baru?

Ekspor Sawit RI Terancam Anjlok 4,5 Juta Ton, B50 Jadi Beban Baru?

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:14 WIB

Menanti Taisei Marukawa Berseragam Garuda: Jatuh Cinta pada Indonesia dan Siap Jadi WNI

Menanti Taisei Marukawa Berseragam Garuda: Jatuh Cinta pada Indonesia dan Siap Jadi WNI

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:10 WIB

SPX Express Raih Penghargaan Jaringan Pengiriman Nasional Terbaik 2026

SPX Express Raih Penghargaan Jaringan Pengiriman Nasional Terbaik 2026

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:07 WIB

Perwira TNI Terlibat Judol Ditahan Polisi Militer, Amnesty Desak Diadili di Peradilan Umum

Perwira TNI Terlibat Judol Ditahan Polisi Militer, Amnesty Desak Diadili di Peradilan Umum

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:06 WIB

×