Prabowo Minta yang Pesimistis Tinggalkan Indonesia, IKK Turun hingga IHSG Anjlok 32% YTD

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 13 Juli 2026 | 11:25 WIB
Prabowo Minta yang Pesimistis Tinggalkan Indonesia, IKK Turun hingga IHSG Anjlok 32% YTD
Presiden Prabowo Subianto berpidato di Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12/7/2027). (foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
baca 10 detik
  • Prabowo minta pihak pesimistis "duduk di rumah" atau cari negara lain.
  • IKK Juni 2026 turun ke 117,8, menjadi pelemahan selama tiga bulan beruntun.
  • IHSG anjlok 32,3% YTD, rupiah melemah hingga Rp18.113 per dolar AS.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan bergotong royong dalam membangun perekonomian nasional. Ia juga melontarkan pesan tegas kepada pihak-pihak yang masih meragukan masa depan Indonesia.

"Yang ragu-ragu silakan duduk di rumah saja. Yang merasa Indonesia suram, silakan cari negara lain. Mari kita bersatu, bergotong royong, dan bekerja sama dengan baik untuk bersama membangun ekonomi Indonesia," kata Prabowo saat berpidato dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Jakarta, Minggu (12/7).

Pernyataan tersebut menjadi ajakan agar masyarakat tetap optimistis di tengah tantangan ekonomi global yang masih membayangi. Pemerintah berharap kepercayaan publik dapat menjadi modal penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.

Namun, di balik seruan optimisme tersebut, sejumlah indikator ekonomi menunjukkan sinyal perlambatan.

Survei Konsumen Bank Indonesia mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Juni 2026 turun menjadi 117,8 dari 120,9 pada Mei 2026. Penurunan ini merupakan yang ketiga secara berturut-turut, mengindikasikan optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi masih melemah.

Tekanan juga terlihat di pasar keuangan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 5.924,36 pada perdagangan 10 Juli 2026. Sepanjang tahun berjalan (year-to-date/YTD), indeks acuan tersebut masih terkoreksi sekitar 32,3 persen, mencerminkan tingginya tekanan terhadap pasar modal domestik.

Di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah juga masih berada dalam tren pelemahan. Mata uang Garuda diperdagangkan di kisaran Rp18.113 per dolar Amerika Serikat (AS), menandakan tekanan eksternal maupun sentimen pasar terhadap aset keuangan Indonesia masih belum mereda.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa meski pemerintah terus mendorong optimisme dan semangat kebersamaan, tantangan ekonomi domestik masih memerlukan perhatian serius. Perbaikan daya beli masyarakat, stabilisasi pasar keuangan, serta penguatan fundamental ekonomi menjadi faktor penting untuk memulihkan kepercayaan pelaku usaha maupun investor.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116

Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:38 WIB

IHSG Mulai Menguat Lagi Pagi ini, Saham RANS Diburu Investor

IHSG Mulai Menguat Lagi Pagi ini, Saham RANS Diburu Investor

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:19 WIB

Kata Prabowo: Banyak Petani RI Liburan ke Luar Negeri!

Kata Prabowo: Banyak Petani RI Liburan ke Luar Negeri!

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:58 WIB

Terkini

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:45 WIB

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 23:30 WIB

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:11 WIB

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 23:01 WIB

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 22:36 WIB

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 22:29 WIB

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

Surakarta | Minggu, 06 September 2026 | 22:27 WIB

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

Malang | Minggu, 06 September 2026 | 22:24 WIB

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

Kaltim | Minggu, 06 September 2026 | 22:21 WIB

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

Kalbar | Minggu, 06 September 2026 | 22:18 WIB

×