Produk Tembakau Alternatif Dinilai Kurangi Paparan Tar, Benarkah?

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 14 Juli 2026 | 06:49 WIB
Produk Tembakau Alternatif Dinilai Kurangi Paparan Tar, Benarkah?
Beberapa sample produk dari STIG POD ditampilkan pada acara "Vape Fair" di JCC, Jakarta, Sabtu (7/9). (Suara.com/Angga Budhiyanto)
baca 10 detik
  • Nikotin disebut memiliki efek mirip kafein dalam meningkatkan fokus.
  • Pakar: Risiko terbesar merokok berasal dari tar hasil pembakaran.
  • Produk tembakau alternatif ditujukan bagi perokok dewasa, bukan non-perokok.

Suara.com - Konsumsi kopi telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. Kandungan kafein dalam kopi selama ini dikenal mampu membantu meningkatkan fokus, menjaga suasana hati, hingga memberikan efek relaksasi. Menariknya, sejumlah pakar menyebut nikotin memiliki karakteristik yang serupa dalam memberikan efek stimulasi terhadap otak.

Pakar Tobacco Harm Reduction (THR) asal Inggris, Clive Bates, mengatakan nikotin merupakan zat legal yang digunakan banyak orang karena mampu memberikan stimulasi otak, meningkatkan konsentrasi, membantu mengatur suasana hati, serta memberikan efek relaksasi.

Menurut dia, dari sisi cara kerja terhadap otak, nikotin memiliki kemiripan dengan kafein karena sama-sama memengaruhi pelepasan dopamin yang berperan dalam meningkatkan fokus dan fungsi kognitif.

"Nikotin adalah zat legal yang banyak digunakan karena memberikan stimulasi otak, pengaturan suasana hati, dan peningkatan kognitif. Dalam hal ini, nikotin mirip dengan kafein. Selain itu, sebagai zat tersendiri, nikotin bukan penyebab utama penyakit yang berkaitan dengan kebiasaan merokok," ujar Clive Bates, dikutip Senin (13/7/2026).

Clive menilai tantangan utama dalam kesehatan masyarakat bukan semata menghilangkan penggunaan nikotin, melainkan menyediakan pilihan yang memiliki profil risiko lebih rendah bagi perokok dewasa yang tetap membutuhkan nikotin.

Menurutnya, pendekatan pengurangan bahaya (harm reduction) dapat menjadi salah satu strategi untuk mengurangi dampak kesehatan akibat kebiasaan merokok.

Senada dengan Clive, Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (AKVINDO), Paido Siahaan, menegaskan masyarakat perlu memahami perbedaan antara efek nikotin dengan bahaya yang ditimbulkan proses pembakaran tembakau.

Ia menjelaskan rokok konvensional menghantarkan nikotin secara cepat, tetapi juga menghasilkan asap yang mengandung tar, karbon monoksida, serta berbagai senyawa beracun lainnya.

"Sebagian besar risiko penyakit akibat kebiasaan merokok berasal dari proses pembakaran tersebut, bukan dari nikotin," kata Paido.

baca juga

Karena itu, menurutnya, kini tersedia sejumlah produk tembakau alternatif seperti produk tembakau yang dipanaskan, rokok elektronik, dan kantong nikotin yang tidak melalui proses pembakaran sehingga berpotensi mengurangi paparan zat berbahaya yang dihasilkan asap rokok.

Meski demikian, Paido menegaskan bahwa seluruh produk tersebut bukanlah produk tanpa risiko.

Ia mengingatkan nikotin tetap dapat menyebabkan ketergantungan sehingga produk tembakau alternatif hanya diperuntukkan bagi perokok dewasa yang ingin beralih dari rokok konvensional, bukan bagi anak-anak maupun masyarakat yang belum pernah merokok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aturan Kemasan Rokok Tuai Polemik, Hak Konsumen Dinilai Diabaikan

Aturan Kemasan Rokok Tuai Polemik, Hak Konsumen Dinilai Diabaikan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 05:05 WIB

Kemasan Rokok Polos: Siapa Sebenarnya yang Menanggung Biaya Regulasi?

Kemasan Rokok Polos: Siapa Sebenarnya yang Menanggung Biaya Regulasi?

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Terkini

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:34 WIB

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:12 WIB

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:33 WIB

×