Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.236,126
LQ45 621,244
Srikehati 303,451
JII 370,013
USD/IDR 17.990

Disumbang Pemerintah, Laba Bersih Pupuk Indonesia Meroket 250,3% di Semester I-2026

Achmad Fauzi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:14 WIB
Disumbang Pemerintah, Laba Bersih Pupuk Indonesia Meroket 250,3% di Semester I-2026
Pupuk Indonesia [Ist]
baca 10 detik
  • PT Pupuk Indonesia membukukan laba bersih Rp8,23 triliun yang meroket 250,2 persen pada Semester I-2026.
  • Kenaikan pendapatan menjadi Rp59,66 triliun didorong oleh lonjakan penggantian biaya subsidi pemerintah dan penjualan produk.
  • Total aset dan ekuitas perusahaan meningkat menjadi Rp182,05 triliun pada akhir Semester I-2026.

Suara.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) meraup laba bersih sebesar Rp8,23 triliun pada Semester I-2026. Raihan laba bersih ini meroket 250,2 persen dbandingkan periode yang sama tahun lalu.

Mengutip keterbukaan informasi, Minggu (2/8/2026), kinerja BUMN produsen pupuk tersebut ditopang oleh kenaikan pendapatan perusahaan yang mencapai Rp59,66 triliun pada semester I 2026 atau meningkat sekitar 50,5 persen dibandingkan semester I 2025 yang sebesar Rp39,64 triliun.

Salah satu penyumbang utama kenaikan pendapatan berasal dari penggantian biaya subsidi dari Pemerintah Indonesia.

Pos tersebut melonjak dari Rp16,39 triliun pada semester I 2025 menjadi Rp34,08 triliun pada semester I 2026, atau tumbuh sekitar 107,9 persen.

Gedung Pupuk Indonesia. (Dok: Pupuk Indonesia)
Gedung Pupuk Indonesia. (Dok: Pupuk Indonesia)

Sementara itu, pendapatan dari penjualan produk juga masih mencatatkan pertumbuhan. Nilai penjualan produk naik dari Rp21,95 triliun menjadi Rp24,13 triliun, atau meningkat sekitar 9,9 persen secara tahunan.

Di sisi lain, beban pokok penjualan ikut mengalami kenaikan seiring meningkatnya aktivitas usaha.

Beban pokok penjualan tercatat sebesar Rp45,32 triliun pada semester I 2026, naik sekitar 35,2 persen dibandingkan Rp33,51 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Meski demikian, kenaikan pendapatan yang lebih tinggi membuat laba bruto perseroan meningkat signifikan.

Pupuk Indonesia membukukan laba bruto sebesar Rp14,34 triliun, naik sekitar 134,3 persen dibandingkan semester I 2025 yang sebesar Rp6,12 triliun.

baca juga

Dari sisi neraca, total aset Pupuk Indonesia hingga akhir semester I 2026, mencapai Rp182,05 triliun, meningkat sekitar 21,2 persen dibandingkan posisi tahun sebelumnya sebesar Rp150,18 triliun.

Liabilitas perseroan tercatat naik menjadi Rp71,36 triliun, atau meningkat sekitar 52,7 persen dibandingkan Rp46,72 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Ekuitas tercatat sebesar Rp182,05 triliun pada semester I 2026, dari Rp150,18 triliun pada semester I 2025. Angka tersebut alami kenaikan sekitar 21,2 persen, meski nilainya sama dengan total aset dalam data yang tersedia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Didukung Bisnis Energi Terbarukan, HGII Catat Laba Bersih Rp 11,58 Miliar pada Semester I 2026

Didukung Bisnis Energi Terbarukan, HGII Catat Laba Bersih Rp 11,58 Miliar pada Semester I 2026

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:47 WIB

Kas Seret, WIKA Tunda Bayar Imbal Hasil Obligasi

Kas Seret, WIKA Tunda Bayar Imbal Hasil Obligasi

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 10:31 WIB

Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan

Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Terkini

Pemda Guyur Anggaran Rp 500 Juta buat Alokasi Pendidikan

Pemda Guyur Anggaran Rp 500 Juta buat Alokasi Pendidikan

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:11 WIB

Ironi Ruang Kota: Ketika Mal Harus Terbuka, tapi "Rumah Rakyat" Dipagari Kawat Berduri

Ironi Ruang Kota: Ketika Mal Harus Terbuka, tapi "Rumah Rakyat" Dipagari Kawat Berduri

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:10 WIB

Tekiro Cetak Sejarah Dunia Lewat Kompetisi Mekanik Terbesar di GIIAS 2026

Tekiro Cetak Sejarah Dunia Lewat Kompetisi Mekanik Terbesar di GIIAS 2026

Otomotif | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:10 WIB

Kualanamu Perluas Konektivitas melalui Rute Baru Wings Air ke Mandailing Natal

Kualanamu Perluas Konektivitas melalui Rute Baru Wings Air ke Mandailing Natal

Sumut | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:09 WIB

Tak Hanya Transaksi, Bank Digital Kini Mulai Salurkan Kredit Mobil

Tak Hanya Transaksi, Bank Digital Kini Mulai Salurkan Kredit Mobil

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:09 WIB

Harga Emas Antam Berakhir Lesu, Turun Rp20.000 Meski Sempat Cetak Rekor

Harga Emas Antam Berakhir Lesu, Turun Rp20.000 Meski Sempat Cetak Rekor

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:03 WIB

Hore! Bayi Orangutan Sumatera Lahir di Cagar Alam Jantho, Hasil Program Rehabilitasi Kemenhut

Hore! Bayi Orangutan Sumatera Lahir di Cagar Alam Jantho, Hasil Program Rehabilitasi Kemenhut

Sumbar | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:02 WIB

5 Rekomendasi Parfum Wangi Vanilla Manis Tahan Lama Sesuai Review

5 Rekomendasi Parfum Wangi Vanilla Manis Tahan Lama Sesuai Review

Lifestyle | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:01 WIB

Anak Anggota DPRD Medan Ikut Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan, Belum Ditahan

Anak Anggota DPRD Medan Ikut Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan, Belum Ditahan

Sumut | Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:59 WIB

Bisnis Inti KAI Tumbuh Solid, Laba Bersih Anjlok 74 Persen Tergerus Whoosh

Bisnis Inti KAI Tumbuh Solid, Laba Bersih Anjlok 74 Persen Tergerus Whoosh

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:59 WIB

×