Ekspor Garmen Indonesia Berpotensi Tembus US$2 Miliar, Kuncinya Bukan Sekadar Upah Murah

Rully Fauzi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:05 WIB
Ekspor Garmen Indonesia Berpotensi Tembus US$2 Miliar, Kuncinya Bukan Sekadar Upah Murah
Indo Garment & Textile (IGT) Expo di Jakarta. [dok.pribadi]
baca 10 detik
  • Ekspor garmen RI berpotensi naik US$2 miliar lewat penguatan operational execution.
  • Operational excellence jadi kunci daya saing, bukan hanya mengandalkan biaya tenaga kerja.
  • Empat langkah prioritas: percepat order kain, perencanaan kapasitas, kontrol supervisor, dan penguatan rantai pasok.

Suara.com - Indonesia berpotensi meningkatkan nilai ekspor garmen hingga US$2 miliar melalui penguatan operational execution di sektor manufaktur garmen, berdasarkan laporan terbaru Vector Consulting Group yang dikembangkan bersama Asosiasi Garment dan Textile Indonesia (AGTI).

Laporan bertajuk "Unlocking the $2 Billion Opportunity: How Operational Execution Can Revive Indonesia's Garment Industry" tersebut diluncurkan dalam ajang Indo Garment & Textile (IGT) Expo di Jakarta.

Laporan ini menawarkan perspektif baru terhadap daya saing industri garmen Indonesia, dengan menyoroti bahwa fase pertumbuhan industri berikutnya tidak hanya akan ditentukan oleh biaya tenaga kerja, tetapi juga oleh operational excellence di shop floor.

Nilai ekspor garmen Indonesia tercatat relatif stagnan di kisaran US$8–9 miliar selama hampir satu dekade.

Pada periode yang sama, negara-negara lainnya seperti Vietnam, Bangladesh, dan Kamboja terus memperluas pangsa mereka dalam ekspor apparel global.

Laporan tersebut mengidentifikasi ketidakstabilan dalam eksekusi operasional sebagai salah satu hambatan terbesar dalam meningkatkan kinerja pabrik, sekaligus menyoroti lima disiplin operasional yang membedakan produsen garmen berkinerja tinggi.

Riset ini juga mengidentifikasi ketidakpastian dalam pelepasan fabric purchase orders sebagai salah satu faktor penting yang memengaruhi daya saing secara keseluruhan.

"Industri garmen Indonesia telah memasuki tahap penting dalam perkembangannya, di mana peningkatan daya saing membutuhkan fokus yang lebih kuat pada operational excellence. Riset ini memberikan wawasan praktis bagi para pelaku industri mengenai berbagai tantangan operasional yang memengaruhi produktivitas dan kinerja ekspor," ujar Anne Patricia Sutanto, Ketua Umum Asosiasi Garment dan Textile Indonesia (AGTI).

"Kami menyambut baik kolaborasi dengan Vector Consulting Group dan berharap industri garmen di Indonesia dapat memperoleh manfaat dari pengalaman serta keahlian yang mereka miliki," imbuhnya.

"Selama bertahun-tahun, biaya tenaga kerja mendominasi diskusi tentang daya saing. Namun, riset kami menunjukkan bahwa peluang yang lebih besar justru terletak pada peningkatan operational execution. Produsen yang mampu membangun stabilitas eksekusi melalui praktik shop floor yang disiplin berpotensi meningkatkan sewing-line efficiency sebesar 20%–30%, mencapai hingga 90% performa On-Time In-Full (OTIF), mengurangi customer lead time sebesar 20%–30%, meningkatkan laba operasional sekitar 20%, serta mengurangi working capital yang tertahan dalam persediaan sebesar 20%–30%," kata Senthilkumar, Senior Partner, Vector Consulting Group.

"Laporan ini menawarkan roadmap praktis untuk membantu produsen garmen Indonesia membuka peluang untuk bertumbuh di masa depan," tambahnya.

"Laporan ini didasarkan pada realita operasional sehari-hari di industri tekstil dan garmen Indonesia. Laporan ini menguraikan tantangan yang dihadapi oleh produsen, pemasok kain, eksportir, dan para pemimpin industri setiap harinya, mulai dari perencanaan dan produksi hingga kinerja pengiriman dan keuntungan," Rajesh Inamdar, Country Head – Indonesia, Vector Consulting Group, menambahkan.

"Kami yakin para pelaku bisnis di seluruh ekosistem akan langsung menyadari berbagai isu yang diangkat karena mencerminkan realita yang mereka hadapi sehari-hari. Yang lebih penting lagi, laporan ini tidak hanya mengidentifikasi masalah-masalah tersebut, tetapi juga menawarkan pendekatan praktis yang berfokus pada implementasi, yang dapat membantu industri ini memperkuat daya saing globalnya," jelasnya.

Laporan tersebut merekomendasikan empat intervensi prioritas untuk meningkatkan kinerja operasional, yaitu kolaborasi lintas fungsi untuk memastikan pelepasan fabric purchase orders secara tepat waktu, penerapan style-level capacity planning, penguatan kontrol supervisor, serta rekonfigurasi fabric supply chain untuk meningkatkan responsivitas.

Laporan dari Vector Consulting Group ini juga menyimpulkan bahwa penguatan operational excellence dapat membantu produsen garmen Indonesia meningkatkan daya saing dari sisi biaya sekaligus memperkuat keandalan dalam memenuhi jadwal pengiriman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Produksi Batu Bara Turun, Bahlil Klaim PNBP Justru Meningkat

Produksi Batu Bara Turun, Bahlil Klaim PNBP Justru Meningkat

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 18:51 WIB

Bukan Sekadar Hobi, Tanaman Hias Kini Jadi Bagian dari Gaya Hidup Berbasis Alam

Bukan Sekadar Hobi, Tanaman Hias Kini Jadi Bagian dari Gaya Hidup Berbasis Alam

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 22:11 WIB

Kementan Targetkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Palestina

Kementan Targetkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Palestina

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:06 WIB

BCA Syariah Hadirkan Program Jemput Berkah di BCA Expo 2026, Dorong Inklusi Keuangan Syariah

BCA Syariah Hadirkan Program Jemput Berkah di BCA Expo 2026, Dorong Inklusi Keuangan Syariah

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 10:21 WIB

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 22:00 WIB

Purbaya Gunakan AI Buat Cegah Kebocoran Ekspor-Impor hingga Lacak Pajak Perusahaan

Purbaya Gunakan AI Buat Cegah Kebocoran Ekspor-Impor hingga Lacak Pajak Perusahaan

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 13:33 WIB

Naik 2 Kali Lipat, Ekspor UMKM Tembus USD333 Juta Hingga Juli

Naik 2 Kali Lipat, Ekspor UMKM Tembus USD333 Juta Hingga Juli

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 19:14 WIB

BMKS Akan Atur Harga Komoditas Ekspor RI, Tak Lagi Dikendalikan Asing

BMKS Akan Atur Harga Komoditas Ekspor RI, Tak Lagi Dikendalikan Asing

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 16:24 WIB

Cari Rumah Sekaligus Investasi? Expo Properti Ini Banjir Promo Menarik

Cari Rumah Sekaligus Investasi? Expo Properti Ini Banjir Promo Menarik

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 08:10 WIB

Tas-Jaket Garut Laris Manis di Malaysia, Bisnis Logistik Ikut Kecipratan

Tas-Jaket Garut Laris Manis di Malaysia, Bisnis Logistik Ikut Kecipratan

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 10:15 WIB

Terkini

Grow Wild, My Child: Saat Alam Menjadi Ruang Kelas Terbaik Anak

Grow Wild, My Child: Saat Alam Menjadi Ruang Kelas Terbaik Anak

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:30 WIB

Gus Ipul Tempuh Jalur Hukum, Tiga Orang Disiapkan untuk Disomasi soal Muktamar NU

Gus Ipul Tempuh Jalur Hukum, Tiga Orang Disiapkan untuk Disomasi soal Muktamar NU

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 13:28 WIB

Revisi RKAB Disetujui, UNTR Optimistis Kinerja Meningkat di Semester II 2026

Revisi RKAB Disetujui, UNTR Optimistis Kinerja Meningkat di Semester II 2026

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 13:27 WIB

Dubbing Tak Lagi Bikin Aneh, AI Kini Bisa Sinkronkan Gerak Mulut Aktor

Dubbing Tak Lagi Bikin Aneh, AI Kini Bisa Sinkronkan Gerak Mulut Aktor

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 13:26 WIB

5 Shio Paling Susah Diatur dan Diperintah, Punya Pendirian yang Keras

5 Shio Paling Susah Diatur dan Diperintah, Punya Pendirian yang Keras

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 13:25 WIB

Kumpulkan Para Menteri, Prabowo Matangkan Rencana Gratiskan Sekolah hingga PTN

Kumpulkan Para Menteri, Prabowo Matangkan Rencana Gratiskan Sekolah hingga PTN

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:22 WIB

KASUM Sebut Tak Ada Kabar Terbaru dari Komnas HAM soal Kasus Munir sejak 2025

KASUM Sebut Tak Ada Kabar Terbaru dari Komnas HAM soal Kasus Munir sejak 2025

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:19 WIB

Baru Bertindak Usai Viral di Medsos, DLH Kota Bogor Kandangkan Truk Sampah Penambal Triplek

Baru Bertindak Usai Viral di Medsos, DLH Kota Bogor Kandangkan Truk Sampah Penambal Triplek

Bogor | Rabu, 23 September 2026 | 13:18 WIB

Garansi Ketok Palu 15 Desember, Komisi III DPR Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas

Garansi Ketok Palu 15 Desember, Komisi III DPR Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:16 WIB

Bedak Viva Plastik Sudah BPOM atau Belum? Begini Cara Mengeceknya

Bedak Viva Plastik Sudah BPOM atau Belum? Begini Cara Mengeceknya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 13:15 WIB

×