Pengusaha Sektor Horeka Disarankan Pakai LPG Nonsubsidi, Ini Alasannya

Achmad Fauzi

Senin, 10 Agustus 2026 | 10:00 WIB
Pengusaha Sektor Horeka Disarankan Pakai LPG Nonsubsidi, Ini Alasannya
Ilustrasi LPG nonsubsidi Bright Gas. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • PT Pertamina Patra Niaga memperluas penyaluran Bright Gas non-subsidi untuk sektor hotel, restoran, dan kafe di Tegal.
  • Perluasan pasar tersebut dilakukan pada tanggal 10 Agustus 2026 melalui kegiatan Bright Gas Cooking Competition.
  • Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan pelaku usaha kuliner agar menggunakan energi memasak yang berkualitas.

Suara.com - PT Pertamina Patra Niaga memperluas penyaluran Bright Gas di sektor hotel, restoran, dan kafe (HoReKa). Upaya tersebut dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan pelaku usaha kuliner terhadap energi memasak yang aman, praktis, dan andal.

Area Manager Communication, Relations, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan mengatakan sektor HoReKa menjadi salah satu pasar potensial bagi Bright Gas karena membutuhkan kualitas api yang stabil untuk menunjang operasional dapur profesional.

Dalam hal ini, Pertamina mulai mendekatkan produk Bright Gas kepada masyarakat dan pelaku usaha kuliner lewat Bright Gas Cooking Competition (BGCC) 2026 regional Tegal.

"Bright Gas Cooking Competition bukan sekadar ajang kompetisi memasak, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus melestarikan warisan kuliner Indonesia," ujar Taufiq seperti dikutip, Senin (10/8/2026).

Petugas memindahkan tabung Liquefied Petroleum Gas (LPG) ukuran 12 kg di agen, kawasan Pasar Rebo, Jakarta, Senin (6/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas memindahkan tabung Liquefied Petroleum Gas (LPG) n ukuran 12 kg di agen, kawasan Pasar Rebo, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

Menurutnya, melalui kegiatan tersebut Pertamina juga ingin meningkatkan awareness masyarakat terhadap penggunaan Bright Gas, khususnya di sektor hotel, restoran, dan kafe yang membutuhkan energi memasak berkualitas untuk menghasilkan sajian terbaik bagi pelanggan.

"Harapannya, kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat maupun pelaku usaha kuliner untuk memanfaatkan Bright Gas sebagai energi memasak yang aman, praktis, berkualitas, serta mendukung hasil masakan yang lebih optimal," tambah Taufiq.

Selain menyasar sektor HoReKa, Pertamina juga terus mendorong masyarakat beralih menggunakan Bright Gas.

Adapun, produk LPG non-subsidi yang dilengkapi fitur keamanan Double Spindle Valve System (DSVS), kualitas tabung yang lebih baik.

Saat ini Bright Gas memiliki dua varia utama yaitu Bright Gas 5,5 kg dan Bright Gas 12 kg.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Bright Gas Turun Mulai 14 Juli, Tabung 12 Kg Kini Rp220.00

Harga Bright Gas Turun Mulai 14 Juli, Tabung 12 Kg Kini Rp220.00

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:59 WIB

Harga LPG dan BBM Nonsubsidi Naik dan Porsi Makan Kita yang Kian Mungil

Harga LPG dan BBM Nonsubsidi Naik dan Porsi Makan Kita yang Kian Mungil

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 16:23 WIB

Harga LPG Non-Subsidi 'Terbang', Bahlil: Pemerintah Tak Campur Tangan, Ikut Harga Dunia!

Harga LPG Non-Subsidi 'Terbang', Bahlil: Pemerintah Tak Campur Tangan, Ikut Harga Dunia!

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 15:55 WIB

Terkini

Cabai Merah Keriting dan Rawit Merah Kompak Naik, Harganya Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Cabai Merah Keriting dan Rawit Merah Kompak Naik, Harganya Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:06 WIB

Bujet Rp5 Juta? Ini 5 Motor Bekas Paling Worth It untuk Harian

Bujet Rp5 Juta? Ini 5 Motor Bekas Paling Worth It untuk Harian

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 10:05 WIB

Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal

Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal

Banten | Rabu, 30 September 2026 | 10:05 WIB

Masih Dianggap Tabu, Padahal Marital Rape Diatur dalam Hukum Indonesia

Masih Dianggap Tabu, Padahal Marital Rape Diatur dalam Hukum Indonesia

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 10:05 WIB

7 Cara Ampuh Menghilangkan Bau di Toilet agar Tetap Bersih dan Wangi

7 Cara Ampuh Menghilangkan Bau di Toilet agar Tetap Bersih dan Wangi

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 09:59 WIB

Konflik Keluarga Berujung Kebakaran, Dua Rumah di Cianjur Ludes

Konflik Keluarga Berujung Kebakaran, Dua Rumah di Cianjur Ludes

Jabar | Rabu, 30 September 2026 | 09:57 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Mulai Naik Jadi Rp2.595.000/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Mulai Naik Jadi Rp2.595.000/Gram

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:56 WIB

Diduga Aniaya 8 Siswa, Eks Kepsek SMPN 18 Malang Tidak Dapat Bantuan Hukum dari Pemkot

Diduga Aniaya 8 Siswa, Eks Kepsek SMPN 18 Malang Tidak Dapat Bantuan Hukum dari Pemkot

Malang | Rabu, 30 September 2026 | 09:52 WIB

Pengaturan Bunga Pindar Dinilai Pakar Tak Otomatis Bisa Disebut Kartel

Pengaturan Bunga Pindar Dinilai Pakar Tak Otomatis Bisa Disebut Kartel

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:52 WIB

Rupiah Balik ke Level Rp17.900 Lagi Pagi Ini

Rupiah Balik ke Level Rp17.900 Lagi Pagi Ini

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:48 WIB

×