Harga LPG Non-Subsidi 'Terbang', Bahlil: Pemerintah Tak Campur Tangan, Ikut Harga Dunia!

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 20 April 2026 | 15:55 WIB
Harga LPG Non-Subsidi 'Terbang', Bahlil: Pemerintah Tak Campur Tangan, Ikut Harga Dunia!
Petugas memindahkan tabung Liquefied Petroleum Gas (LPG) ukuran 12 kg di agen, kawasan Pasar Rebo, Jakarta, Senin (6/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Harga LPG non-subsidi 5,5kg & 12kg resmi naik per 18 April 2026 mengikuti mekanisme pasar global.
  • Menteri ESDM Bahlil tegaskan pemerintah tak intervensi harga LPG nonsubsidi, hanya gas subsidi.
  • Harga LPG nonsubsidi berpeluang turun jika harga acuan Saudi Aramco di pasar dunia melemah.

Suara.com - Para pelaku usaha hotel, restoran, hingga industri harus bersiap merogoh kocek lebih dalam. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa pemerintah tidak memiliki kuasa untuk menahan laju kenaikan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) non-subsidi.

Bahlil menjelaskan, terdapat garis tegas antara tabung "Melon" 3 kg yang disubsidi dengan LPG nonsubsidi. Jika harga subsidi dipatok pemerintah untuk menjaga daya beli rakyat kecil, maka harga nonsubsidi murni dilepas ke mekanisme pasar.

"Saya katakan bahwa kita mengatur harga, yang pemerintah bisa menjamin untuk harganya tidak naik itu adalah yang bersubsidi. Sementara yang tidak bersubsidi itu dipakai oleh industri; restoran, hotel. Jadi itu memang tidak kita atur harganya, dia menyesuaikan dengan harga pasar," ujar Bahlil saat ditemui di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (20/4/2026).

Kenaikan ini bukan tanpa alasan. Bahlil menyebut penetapan harga LPG nonsubsidi memiliki formula khusus yang berkiblat pada harga acuan internasional, seperti Saudi Aramco. Artinya, fluktuasi harga di pasar global menjadi penentu utama label harga di tingkat pengecer dalam negeri.

Namun, Bahlil memberikan angin segar bahwa harga ini bersifat dinamis. Jika tensi pasar dunia mereda dan harga minyak mentah atau gas melandai, harga di tingkat konsumen pun otomatis akan ikut dipangkas.

"Pasti (berpeluang turun). Jadi kan ada formulasinya. Kalau harga dunia turun, dia pasti turun juga. Kalau harga dunia naik, naik," imbuhnya.

Sebagai informasi, per 18 April 2026, Pertamina telah melakukan penyesuaian harga yang cukup signifikan. Untuk wilayah Jawa hingga Nusa Tenggara Barat (NTB), berikut adalah rinciannya:

  • LPG 12 kg: Naik menjadi Rp228.000 per tabung (sebelumnya Rp192.000).
  • LPG 5,5 kg: Naik menjadi Rp107.000 per tabung (sebelumnya Rp90.000).

Kenaikan harga ini berlaku merata di Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, dan NTB. Sementara untuk wilayah di luar daerah tersebut, harga akan dipatok lebih tinggi dengan mempertimbangkan biaya logistik dan distribusi.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga LPG Nonsubsidi Melonjak, Warteg Bingung: Kurangi Porsi atau Naikkan Harga?

Harga LPG Nonsubsidi Melonjak, Warteg Bingung: Kurangi Porsi atau Naikkan Harga?

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 14:18 WIB

Harga LPG Nonsubsidi Naik, Pengusaha Warteg Menjerit

Harga LPG Nonsubsidi Naik, Pengusaha Warteg Menjerit

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 12:54 WIB

Daftar Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg yang Alami Kenaikan

Daftar Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg yang Alami Kenaikan

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 10:44 WIB

Terkini

Gantikan Alan Ritchson, Keanu Reeves Bintangi Film Aksi Netflix Maelstrom

Gantikan Alan Ritchson, Keanu Reeves Bintangi Film Aksi Netflix Maelstrom

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Perbedaan Gula, Stevia, dan Pemanis Buatan: Mana yang Paling Aman Dikonsumsi?

Perbedaan Gula, Stevia, dan Pemanis Buatan: Mana yang Paling Aman Dikonsumsi?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:34 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

×