Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:03 WIB
Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan
Armawati Chaniago, Direktur Perkumpulan Arta Jaya, didukung Unilever Indonesia yang bersama GIZ Indonesia memberikan proyek Scaling Up Local Enterprise on Waste Management in Indonesia (SULE-WM). (Dok: Unilever Indonesia)

Suara.com - Setiap 12 Agustus, Hari UMKM Nasional menjadi momentum untuk merayakan peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terus menggerakkan perekonomian sekaligus menghadirkan perubahan di tengah masyarakat. Di balik berbagai usaha yang tumbuh dari skala lokal, ada banyak cerita tentang keberanian melihat peluang dari persoalan sehari-hari dan mengubahnya menjadi solusi yang membawa manfaat.

Salah satunya Armawati Chaniago, Direktur Perkumpulan Arta Jaya. Sejak 2015, kepeduliannya terhadap persoalan sampah dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan mendorongnya untuk mencari cara agar sampah tidak lagi dipandang sebagai masalah semata.

Bagi Armawati, pengelolaan sampah yang dilakukan dengan baik dapat memberikan dua manfaat sekaligus: menjaga lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dari pemikiran inilah lahir upayanya mengembangkan model bisnis bank sampah yang mengubah sesuatu yang sebelumnya dianggap tidak bernilai menjadi sumber daya yang memiliki nilai ekonomi.

Perjalanan ini membawa perubahan yang cukup berarti. Armawati berhasil mentransformasi kawasan yang sebelumnya identik dengan tempat pembuangan sampah menjadi pusat pengelolaan berbasis bank sampah. Kelompok bank sampah yang dibinanya mengelola sampah dari berbagai sumber, mulai dari bank sampah unit di tingkat kabupaten/kota, kawasan pariwisata, hingga permukiman.

Berbagai jenis sampah pun tidak berhenti sebagai limbah. Sebagiannya diolah kembali untuk berbagai kebutuhan, termasuk barang retur yang masih dapat dimanfaatkan dan diolah menjadi pakan ternak. Pendekatan ini menjadi gambaran bagaimana prinsip ekonomi sirkular dapat diterapkan melalui aktivitas yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Kini, jaringan bank sampah di bawah pembinaan Armawati telah mencapai 117 bank sampah dan memberdayakan sekitar 50.000 anggota masyarakat. Menariknya, lebih dari 70% bank sampah itu dikelola oleh perempuan.

Armawati Chaniago melihat bahwa keterlibatan perempuan dalam pengelolaan lingkungan memiliki makna yang sangat personal. (Dok: Unilever Indonesia
Armawati Chaniago melihat bahwa keterlibatan perempuan dalam pengelolaan lingkungan memiliki makna yang sangat personal. (Dok: Unilever Indonesia

Bagi Armawati, keterlibatan perempuan dalam pengelolaan lingkungan memiliki makna yang sangat personal. Sebagai seorang ibu, ia melihat keputusan yang dibuat hari ini sebagai bagian dari upaya mempersiapkan kehidupan generasi berikutnya.

“Saya tergerak dalam pengelolaan sampah ini juga karena peran saya sebagai seorang ibu. Selain mempersiapkan masa depan yang baik bagi anak-anak saya, saya ingin mereka tumbuh di lingkungan yang bersih dan sehat. Perempuan memiliki peran yang sangat luar biasa dalam menjaga lingkungan. Maka dari itu, keputusan yang kita ambil untuk memperbaiki keadaan hari ini dapat membantu menjamin masa depan generasi mendatang,” papar Armawati.

Dedikasi ini mengantarkan Armawati meraih berbagai penghargaan. Ia pernah mendapatkan penghargaan sebagai Tokoh Lingkungan Kota Medan dari Wali Kota Medan serta menjadi nominasi Kalpataru Nasional kategori Perintis Lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup RI.

baca juga

Dalam membangun usaha yang mampu memberikan dampak luas tentu membutuhkan lebih dari sekadar gagasan. Diperlukan pula kapasitas bisnis, jejaring, pendampingan, dan kesempatan untuk terus belajar. Perjalanan mengembangkan model bisnis bank sampahnya, Armawati dan Perkumpulan Arta Jaya didukung Unilever Indonesia yang bersama GIZ Indonesia memberikan proyek Scaling Up Local Enterprise on Waste Management in Indonesia (SULE-WM).

Program SULE-WM melibatkan berbagai pemangku kepentingan strategis untuk memaksimalkan peran perusahaan pengelolaan sampah lokal dalam membantu menerapkan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik dan bertanggung jawab. Program ini juga bertujuan mengembangkan skala usaha pengelolaan sampah lokal sekaligus menciptakan lebih banyak peluang kerja ramah lingkungan melalui inovasi, peningkatan kapasitas, dan kolaborasi.

Bagi Perkumpulan Arta Jaya, dukungan yang diterima mencakup pelatihan, mentoring selama kurang lebih 21 bulan, serta pendanaan implementasi. Pendampingan tersebut membantu memperkuat kemampuan usaha, mulai dari manajemen hingga membangun kemitraan.

“Kami menerima begitu banyak manfaat melalui program SULE-WM. Salah satunya adalah dukungan dari Unilever Indonesia, yang tidak hanya memberikan pendampingan dalam aspek pendanaan, tetapi juga membantu meningkatkan kapasitas kami sebagai wirausaha. Dukungan yang diberikan berupa pembekalan di berbagai keterampilan penting, seperti manajemen, negosiasi bisnis, pengembangan kemitraan, pengelolaan usaha, hingga peningkatan kemampuan komunikasi. Pendampingan ini membuat kami lebih percaya diri dalam mengembangkan model bisnis bank sampah kami agar semakin mandiri dan berkelanjutan,” jelas Armawati.

Berawal dari aktivitas edukasi lingkungan dan pendampingan masyarakat, Perkumpulan Arta Jaya kini berkembang menjadi organisasi yang mengintegrasikan aspek sosial, ekonomi, lingkungan, serta bisnis berkelanjutan melalui pendekatan Circular Economy.

Armawati Chaniago, Direktur Perkumpulan Arta Jaya, di tengah para peserta sosialisasi program Kampung Iklim DLH Medan. (Dok: Unilever Indonesia)
Armawati Chaniago, Direktur Perkumpulan Arta Jaya, di tengah para peserta sosialisasi program Kampung Iklim DLH Medan. (Dok: Unilever Indonesia)

Arta Jaya tidak hanya menjalankan program pemberdayaan masyarakat, namun menyediakan layanan profesional di bidang pengelolaan sampah, konsultasi, penelitian, pelatihan, serta pengembangan infrastruktur persampahan.

Perkembangan ini menjadi bukti bahwa persoalan lingkungan dapat menjadi pintu masuk bagi lahirnya inovasi dan peluang ekonomi. Ketika model bisnis yang tepat bertemu dengan teknologi, kolaborasi, dan masyarakat yang berdaya, pengelolaan sampah dapat berkembang menjadi solusi yang menciptakan manfaat sosial, ekonomi, sekaligus lingkungan.

Kisah Armawati pun menghadirkan refleksi yang relevan di Hari UMKM Nasional. UMKM bukan hanya tentang bagaimana sebuah usaha bertahan dan berkembang, tetapi juga tentang bagaimana usaha tersebut dapat menciptakan nilai bagi lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.

Arta Jaya menjalankan program pemberdayaan masyarakat, sekaligus menyediakan layanan profesional di bidang pengelolaan sampah, konsultasi, penelitian, pelatihan, serta pengembangan infrastruktur persampahan.  (Dok: Unilever Indonesia)
Arta Jaya menjalankan program pemberdayaan masyarakat, sekaligus menyediakan layanan profesional di bidang pengelolaan sampah, konsultasi, penelitian, pelatihan, serta pengembangan infrastruktur persampahan. (Dok: Unilever Indonesia)

Dari 117 bank sampah hingga pemberdayaan sekitar 50.000 anggota masyarakat, perjalanan Armawati menunjukkan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari persoalan yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dengan semangat kewirausahaan dan dukungan kolaborasi, sampah yang dahulu dianggap sebagai masalah dapat diubah menjadi sumber daya, peluang ekonomi, sekaligus jalan menuju lingkungan yang lebih bersih.

Pada akhirnya, semangat Hari UMKM Nasional adalah tentang mereka yang berani memulai, terus belajar, dan menciptakan dampak. Armawati dan Perkumpulan Arta Jaya menjadi salah satu contoh bahwa ketika UMKM diberikan ruang untuk bertumbuh, dampaknya dapat melampaui batas sebuah usaha—menjangkau masyarakat, lingkungan, dan bahkan masa depan generasi berikutnya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UMKM Nelayan Makin Cuan Berkat Diversifikasi Hasil Laut, Pendapatan Tembus Rp68,45 Juta

UMKM Nelayan Makin Cuan Berkat Diversifikasi Hasil Laut, Pendapatan Tembus Rp68,45 Juta

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Dukung UMKM, ShopeePay dan SPayLater Gelar Kompetisi Desain Batik "Corak Cerita Nusantara"

Dukung UMKM, ShopeePay dan SPayLater Gelar Kompetisi Desain Batik "Corak Cerita Nusantara"

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Unilever Indonesia Kembali Raih ESG Award 2026, Bukti Komitmen pada Bisnis Berkelanjutan

Unilever Indonesia Kembali Raih ESG Award 2026, Bukti Komitmen pada Bisnis Berkelanjutan

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:49 WIB

Tak Sekadar Salurkan Pembiayaan, BSI Bangun Ekosistem UMKM Nasional Bersama Danantara

Tak Sekadar Salurkan Pembiayaan, BSI Bangun Ekosistem UMKM Nasional Bersama Danantara

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:44 WIB

BRI Perkuat UMKM Kepulauan Talaud Lewat Dedikasi Mantri BRI

BRI Perkuat UMKM Kepulauan Talaud Lewat Dedikasi Mantri BRI

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:07 WIB

Persiapan KUR Perumahan, Menteri PKP Sebut Kinerja BRI Tertinggi Dalam Penyaluran Program

Persiapan KUR Perumahan, Menteri PKP Sebut Kinerja BRI Tertinggi Dalam Penyaluran Program

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:26 WIB

Terkini

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

×