Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.830

Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:54 WIB
Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844
Nilai tukar rupiah takluk terhadap dolar AS karena investor wait and see pengumuman BI Rate. [Antara]
baca 10 detik
  • Rupiah ditutup melemah pada level Rp17.844 per dolar AS akibat sikap waspada investor terhadap pengumuman suku bunga Bank Indonesia.
  • Faktor eksternal seperti ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan kenaikan harga minyak mentah turut menekan posisi mata uang rupiah.
  • Sebagian besar mata uang di kawasan Asia mengalami pelemahan, sementara won Korea Selatan dan ringgit Malaysia justru menguat.

Suara.com - Nilai tukar rupiah berbalik tertekan hingga akhir perdagangan, Senin, 18 Agustus 2026. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup ke level Rp 17.844 per dolar AS atau melemah 64 poin atau naik 0,36 persen.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan pelemahan disebabkan karena para investor yang wait and see, karena menunggu pengumuman suku bunga yang segera diumumkan oleh Bank Indonesia (BI).

"Rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS di tengah kehati-hatian investor menjelang Rapat Dewan Gubernur BI besok dan rilis data neraca transaksi berjalan Jumat ini," ujarnya saat dihubungi Suara.com.

Rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
Rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]

Lukman menambahkan kondisi geopolitik yang memanas di Timur Tengah dan kenaikan harga minyak mentah dunia juga menekan rupiah. Ia memproyeksikan, pelemahan rupiah masih akan berlanjut hingga esok hari.

"Posisi rupiah besok akan tergantung dari hasil suku bunga besok," jelasnya.

Sementara itu, mata uang Asia mayoritas melemah Rinciannya, peso Filipina melemah paling dalam di Asia dengan anjlok 0,50 persen. Diikuti oleh dolar Taiwan yang merosot 0,36 persen. 

Disusul yen Jepang turun 0,17 persen, lalu baht Thailand melemah 0,16 persen.

Selain itu dolar Singapura dan yuan China melemah 0,05 persen.Sedangkan, won Korea Selatan menjadi mata uang paling kuat dengan naik 0,39 ersen. Disusul oleh ringgit Malaysia yang menguat 0,11 persen.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Melemah Terhadap Dolar, Jadi Mata Uang Paling Buruk di Asia

Rupiah Melemah Terhadap Dolar, Jadi Mata Uang Paling Buruk di Asia

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 09:38 WIB

Rupiah Lagi Berotot di HUT RI, Bergerak di Level Rp17.798

Rupiah Lagi Berotot di HUT RI, Bergerak di Level Rp17.798

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Dolar AS Keok di HUT RI, Rupiah Tembus Level Rp17.796 Pagi Ini

Dolar AS Keok di HUT RI, Rupiah Tembus Level Rp17.796 Pagi Ini

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:26 WIB

Terkini

Tragedi Berdarah di Pademawu: Siswi SD Tewas Di Tangan Ibu Kandungnya

Tragedi Berdarah di Pademawu: Siswi SD Tewas Di Tangan Ibu Kandungnya

Jatim | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:28 WIB

Anggaran Subsidi Energi 2027 Ditambah, Harga LPG 3 Kg dan Tarif Listrik Tak Naik

Anggaran Subsidi Energi 2027 Ditambah, Harga LPG 3 Kg dan Tarif Listrik Tak Naik

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Joe Taslim Gabung Extraction 3, Adu Aksi dengan Chris Hemsworth

Joe Taslim Gabung Extraction 3, Adu Aksi dengan Chris Hemsworth

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:20 WIB

JPU Ungkap Fakta Dugaan Anak Ditenggelamkan dalam Kasus Little Aresha

JPU Ungkap Fakta Dugaan Anak Ditenggelamkan dalam Kasus Little Aresha

Jogja | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Debat Panas Fatimah BEMI UI vs Kombes Reynold Elisa, Netizen: Nama Tengahnya Pemberani

Debat Panas Fatimah BEMI UI vs Kombes Reynold Elisa, Netizen: Nama Tengahnya Pemberani

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:20 WIB

3 Shio yang Paling Pantang Menyerah dan Siap Meraih Kesuksesan Finansial

3 Shio yang Paling Pantang Menyerah dan Siap Meraih Kesuksesan Finansial

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:19 WIB

RAPBN 2027: Pemerintah Targetkan Penerimaan PPh Rp 1.277,7 Triliun, Naik 9,9%

RAPBN 2027: Pemerintah Targetkan Penerimaan PPh Rp 1.277,7 Triliun, Naik 9,9%

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:19 WIB

Satukan Olahraga dan Aksi Sosial, Great Eastern Womens Run 2026 'Pecah' di Jakarta

Satukan Olahraga dan Aksi Sosial, Great Eastern Womens Run 2026 'Pecah' di Jakarta

Sport | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:19 WIB

Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar GSM Bertema "Noesantara 45" Sambut HUT ke-81 RI

Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar GSM Bertema "Noesantara 45" Sambut HUT ke-81 RI

Jogja | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:19 WIB

Harga Semakin Mahal, Investasi Emas Kini Tak Perlu Tunggu Modal Besar

Harga Semakin Mahal, Investasi Emas Kini Tak Perlu Tunggu Modal Besar

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:17 WIB

×