Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.830

Spesifikasi KRI Ki Hadjar Dewantara yang Mau Dijual Prabowo, Harganya Rp700 Miliar?

M Nurhadi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:09 WIB
Spesifikasi KRI Ki Hadjar Dewantara yang Mau Dijual Prabowo, Harganya Rp700 Miliar?
KRI Ki Hadjar Dewantara
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto mengajukan usulan penjualan KRI Ki Hajar Dewantara kepada DPR RI pada Selasa, 18 Agustus 2026.
  • Pemerintah belum merilis skema maupun nilai transaksi penjualan kapal perang bersejarah tersebut karena masih menunggu persetujuan resmi parlemen.
  • Korvet latih berpeluru kendali TNI AL yang diresmikan sejak era 1980-an ini memiliki fungsi ganda sebagai sarana pelatihan dan armada pemukul.

Suara.com - Pemerintah secara resmi mengajukan usulan pemindahtanganan berupa penjualan aset Barang Milik Negara (BMN) eks kapal perang Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), KRI Ki Hajar Dewantara (364).

Hal ini disampaikan Presiden Prabowo Subianto melalui Surat Presiden (Surpres) Nomor R-33 yang dikirimkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

Usulan penonaktifan dan penjualan kapal perang bersejarah ini dibacakan secara resmi dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-2 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Pengajuan izin pemindahtanganan ini menandai babak akhir dari pengabdian panjang KRI Ki Hajar Dewantara (364) dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia.

Sejauh ini, pihak pemerintah belum merilis pengumuman resmi terkait skema penjualan, estimasi nilai limit lelang, maupun nilai nominal transaksi dari kapal perang tersebut. Langkah awal ini masih berfokus pada pemenuhan prosedur konstitusional untuk memperoleh persetujuan resmi dari parlemen sebelum alutsista tersebut memasuki tahap pelelangan publik.

Diresmikan sejak era 1980-an, KRI Ki Hajar Dewantara (364) memegang posisi unik dan terpandang dalam jajaran armada TNI AL. Kapal ini dirancang sebagai korvet latih berpeluru kendali yang memiliki fungsi ganda (dual-role). Di satu sisi, kapal yang mengambil nama dari Pahlawan Nasional sekaligus Bapak Pendidikan Nasional Indonesia ini berfungsi sebagai kawah candradimuka atau sarana pelatihan tempur utama bagi para taruna Akademi Angkatan Laut (AAL).

Di sisi lain, kapal ini diintegrasikan ke dalam armada pemukul (striking force) yang siap ditugaskan dalam misi pengawalan serta perlindungan kedaulatan perairan wilayah Indonesia.

Secara historis, kapal perang ini dipesan oleh Pemerintah Indonesia pada tahun 1978 dan dibangun di Galangan Kapal Uljanik, Split, Yugoslavia (sekarang Brodosplit, Kroasia).

Proses pembangunannya selesai secara penuh pada 11 Oktober 1980. KRI Ki Hajar Dewantara memiliki satu kapal saudara (sister ship), yakni fregat Ibn Khaldoun (507) milik Angkatan Laut Irak yang diluncurkan pada 1978, sebelum akhirnya hancur akibat serangan udara Angkatan Udara Amerika Serikat pada Perang Teluk II tahun 2003.

baca juga

Berdasarkan kalkulasi standar biaya pembuatan kapal jenis korvet atau fregat ringan berteknologi sistem penggerak Combined Diesel or Gas (CODOG) buatan Eropa Timur pada era akhir 1970-an, perkiraan nilai awal pembuatan kapal jenis ini berada di kisaran USD $40 juta hingga USD $60 juta pada nilai mata uang kala itu.

Spesifikasi Teknis dan Persenjataan Tempur

KRI Ki Hajar Dewantara (364) dirancang dengan kekuatan struktur dan daya jelajah yang mumpuni untuk mengarungi lautan lepas. Kapal ini memiliki bobot mati sebesar 1.850 ton dengan dimensi panjang 96,70 meter, lebar 11,2 meter, serta draf setinggi 3,55 meter.

Sistem pendorong kapal ditenagai oleh 2 mesin diesel jelajah 2 shaft yang menghasilkan daya 7.000 bhp, disokong 1 boost turbine berdaya 22.300 shp.

Kombinasi mesin ini sanggup memacu kapal hingga kecepatan maksimal 27 knot. Kapal ini diawaki oleh 91 prajurit pelaut, 14 instruktur, serta mampu menampung hingga 100 taruna latih.

Sebagai bagian dari kekuatan armada pemukul, KRI Ki Hajar Dewantara dibekali dengan konfigurasi sistem persenjataan yang cukup disegani pada masanya:

  • Rudal Anti-Kapal: 4 peluncur rudal permukaan-ke-permukaan MM-38 Exocet buatan Prancis dalam konfigurasi 2x2. Rudal ini memiliki jangkauan jelajah hingga 42 kilometer dengan kecepatan 0,9 mach dan hulu ledak seberat 165 kilogram.
  • Meriam Utama: 1 unit Meriam Bofors 57/70 berkaliber 57 mm dengan kecepatan tembak 200 round per minute (rpm) dan jarak tembak 17 kilometer untuk sasaran permukaan dan udara, yang dipandu oleh sistem penembak Signal WM28.
  • Kanon Penangkis Serangan Udara (PSU): 2 kanon Rheinmetall kaliber 20 mm dengan kecepatan tembak 1.000 rpm serta daya jangkau target udara hingga 2 kilometer.
  • Torpedo Anti-Kapal Selam: 4 tabung peluncur torpedo AEG SUT berkaliber 533 mm dengan hulu ledak 250 kilogram, serta mampu menjangkau target sejauh 28 kilometer pada kecepatan 23 knot.
  • Pertahanan Udara & Anti-Kapal Selam Tambahan: Peluncur peluru kendali permukaan-ke-udara Mistral serta kelengkapan bom laut/mortir anti-kapal selam.
  • Sensor & Perangkat Elektronik: Dilengkapi sonar PHS-32 hull mounted MF, sistem kontrol penembakan WM-28, serta peranti Electronic Warfare (EW) SUSIE-1 intercept dan 2 peluncur flare RL.
  • Fasilitas Penerbangan: Memiliki helideck di bagian geladak belakang yang mampu didarati helikopter NBO-105 buatan PT Dirgantara Indonesia (dahulu IPTN) untuk menjalankan fungsi pengawasan over the horizon, transportasi, dan misi anti-kapal selam.

Usulan penjualan yang diajukan Presiden Prabowo kini menunggu persetujuan resmi dari DPR RI sebagai bagian dari proses modernisasi alutsista TNI AL secara menyeluruh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Sekadar Simbol Politik! Gerindra Ungkap Makna Prabowo Duduk Diapit Jokowi dan Gibran

Bukan Sekadar Simbol Politik! Gerindra Ungkap Makna Prabowo Duduk Diapit Jokowi dan Gibran

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:07 WIB

Wanti-wanti Gus Lilur ke Prabowo, Jangan Biarkan Nama Presiden Dipakai Intervensi Muktamar NU

Wanti-wanti Gus Lilur ke Prabowo, Jangan Biarkan Nama Presiden Dipakai Intervensi Muktamar NU

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 14:50 WIB

12 Petasan dan 6 Botol Kaca Molotov Disita Polisi Jelang Demo di Bundaran HI

12 Petasan dan 6 Botol Kaca Molotov Disita Polisi Jelang Demo di Bundaran HI

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 14:25 WIB

Sahroni Respons Demo BEM UI: Sampaikan Aspirasi, Waspadai Provokasi

Sahroni Respons Demo BEM UI: Sampaikan Aspirasi, Waspadai Provokasi

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Jangan Terkecoh Visual! Pengamat Ungkap Makna di Balik Momen Mesra Jokowi-Prabowo

Jangan Terkecoh Visual! Pengamat Ungkap Makna di Balik Momen Mesra Jokowi-Prabowo

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:36 WIB

Postingan Susanah Pengupas Bawang Hilang dari Akun Komdigi, Fakta Upah Rp700 per Kilogram Terungkap

Postingan Susanah Pengupas Bawang Hilang dari Akun Komdigi, Fakta Upah Rp700 per Kilogram Terungkap

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:07 WIB

Terkini

Publik Speaking Namora Siahaan BEM UI Bikin Publik Terkagum-kagum Wapres Kena Senggol

Publik Speaking Namora Siahaan BEM UI Bikin Publik Terkagum-kagum Wapres Kena Senggol

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Spesifikasi KRI Ki Hadjar Dewantara yang Mau Dijual Prabowo, Harganya Rp700 Miliar?

Spesifikasi KRI Ki Hadjar Dewantara yang Mau Dijual Prabowo, Harganya Rp700 Miliar?

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:09 WIB

Selamat! Dikta eks Yovie And Nuno Resmi Menikah

Selamat! Dikta eks Yovie And Nuno Resmi Menikah

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Pemprov Sulsel Kecipratan Rp38 Miliar dari Pusat, Untuk Biaya Apa?

Pemprov Sulsel Kecipratan Rp38 Miliar dari Pusat, Untuk Biaya Apa?

Sulsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Soal Bantuan Asing untuk Gempa NTT, Istana: Masih Bisa Kita Tangani

Soal Bantuan Asing untuk Gempa NTT, Istana: Masih Bisa Kita Tangani

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:02 WIB

iQOO 16 Segera Meluncur, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Layar 165Hz

iQOO 16 Segera Meluncur, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Layar 165Hz

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Kabinet Bayangan Gelar Upacara Rakyat di Kendeng Pati

Kabinet Bayangan Gelar Upacara Rakyat di Kendeng Pati

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:59 WIB

21 Orang Pembawa Bom Molotov Jelang Demo Bundaran HI Bukan Mahasiswa

21 Orang Pembawa Bom Molotov Jelang Demo Bundaran HI Bukan Mahasiswa

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya

Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya

Riau | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Bos Bali United Bongkar Alasan Gelontorkan Dana Segini Demi Rekrut Anak John Herdman

Bos Bali United Bongkar Alasan Gelontorkan Dana Segini Demi Rekrut Anak John Herdman

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:50 WIB

×