Negara Tetangga RI Tiba-tiba Alami Ledakan Pengangguran, 15.800 Lapangan Kerja Hilang

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:34 WIB
Negara Tetangga RI Tiba-tiba Alami Ledakan Pengangguran, 15.800 Lapangan Kerja Hilang
Ilustrasi pengangguran. (Elements Envato)
baca 10 detik
  • Pengangguran Australia naik ke 4,5% pada Juli 2026.
  • Australia kehilangan 15.800 pekerjaan, seluruhnya dari sektor paruh waktu.
  • Pelemahan pasar kerja bisa tekan RBA menahan kenaikan suku bunga.

Suara.com - Pasar tenaga kerja Australia mulai menunjukkan tanda-tanda pelemahan setelah tingkat pengangguran melonjak secara tak terduga pada Juli 2026.

Melansir The Edge Singapore, Kamis (20/8/2026) kondisi ini memperkuat pandangan bahwa pasar tenaga kerja Negeri Kanguru akan melonggar secara bertahap, sekaligus menjadi perhatian bagi Reserve Bank of Australia (RBA) dalam menentukan arah kebijakan suku bunga berikutnya.

Berdasarkan data Biro Statistik Australia yang dirilis Kamis (20/8/2026), tingkat pengangguran Australia naik menjadi 4,5% pada Juli 2026, dari 4,4% pada bulan sebelumnya. Angka tersebut lebih tinggi dari perkiraan ekonom yang sebelumnya memperkirakan tingkat pengangguran bertahan di level 4,4%.

Pelemahan juga terlihat dari jumlah lapangan kerja. Australia kehilangan 15.800 pekerjaan pada Juli. Kontraksi tersebut sepenuhnya berasal dari pekerjaan paruh waktu.

Padahal, para ekonom sebelumnya justru memperkirakan perekonomian Australia akan menciptakan sekitar 12.000 lapangan kerja baru pada periode tersebut.

Kondisi ini menjadi sinyal penting karena pelemahan permintaan tenaga kerja mulai terlihat pada segmen pekerjaan yang lebih fleksibel. Jika berlangsung lebih lama, tekanan tersebut berpotensi merembet ke pekerjaan penuh waktu.

Perkembangan tersebut cukup kontras dengan ketangguhan pasar tenaga kerja Australia setelah pandemi. Tingkat pengangguran bahkan sempat turun hingga 3,4% pada 2022, level terendah sejak pertengahan 1970-an, meskipun RBA ketika itu menjalankan pengetatan moneter secara agresif.

Pelemahan pasar tenaga kerja terjadi setelah RBA menaikkan suku bunga dalam tiga pertemuan pertamanya pada 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga tekanan inflasi tetap terkendali.

Meski demikian, RBA masih menilai pasar tenaga kerja Australia relatif ketat dan belum sepenuhnya mencapai kondisi yang dianggap sejalan dengan lapangan kerja penuh.

baca juga

Dalam pembaruan proyeksi triwulanan yang dirilis pekan lalu, RBA memperkirakan tingkat pengangguran akan meningkat secara bertahap dalam beberapa tahun mendatang.

RBA menyatakan kondisi pasar tenaga kerja masih sedikit lebih ketat dibandingkan kondisi yang terkait dengan lapangan kerja penuh.

Artinya, kenaikan pengangguran pada Juli belum serta-merta mengubah pandangan dasar bank sentral. Namun, lonjakan yang lebih besar dari perkiraan dapat menjadi sinyal bahwa proses pelemahan pasar tenaga kerja berlangsung lebih cepat daripada yang diproyeksikan.

Di sisi lain, RBA masih menghadapi tantangan dari tekanan biaya tenaga kerja. Bank sentral mencatat pertumbuhan biaya tenaga kerja per unit mencapai 3,3% dalam setahun hingga kuartal I 2026.

RBA juga masih menerima laporan dari jaringan kontak bisnisnya bahwa sejumlah perusahaan kesulitan mendapatkan pekerja dengan keterampilan dan pengalaman yang sesuai.

Situasi tersebut membuat keputusan suku bunga menjadi semakin kompleks. Di satu sisi, pelemahan pasar tenaga kerja dapat mengurangi tekanan terhadap inflasi. Namun di sisi lain, pertumbuhan biaya tenaga kerja dan kesulitan perusahaan memperoleh tenaga kerja terampil masih menjadi faktor yang harus diperhitungkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill

URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Underemployment: Saat Keringat Sarjana Cuma Jadi Angka Formal

Underemployment: Saat Keringat Sarjana Cuma Jadi Angka Formal

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×