- Produksi emas EMAS melonjak dari 1.818 menjadi 15.594 ounces.
- Fasilitas CIL 12 juta ton per tahun mulai dibangun.
- Kapasitas Pani disiapkan berkembang hingga 24 juta ton per tahun.
Suara.com - PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mulai menunjukkan akselerasi produksi dari Tambang Emas Pani di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Setelah mencatat produksi perdana pada Februari 2026, output emas perseroan melonjak tajam pada kuartal II 2026.
EMAS mencatat produksi emas sebesar 15.594 ounces pada kuartal II 2026. Angka tersebut melonjak dibandingkan produksi 1.818 ounces pada kuartal I 2026, seiring dengan berlanjutnya peningkatan atau ramp-up operasi heap leach.
Kenaikan produksi tersebut menjadi sinyal awal bahwa Tambang Emas Pani mulai memasuki fase pertumbuhan operasional. Namun, perseroan tidak berhenti pada kapasitas heap leach yang saat ini berjalan.
EMAS secara bertahap memperluas fasilitas heap leach untuk meningkatkan kemampuan pengolahan bijih. Cell 1 dan Cell 2 telah selesai dibangun, sementara kapasitas fasilitas tersebut akan terus ditingkatkan melalui peninggian tanggul hingga akhir 2026.
Pengembangan kemudian dilanjutkan pada 2027, termasuk pembangunan Cell 3 yang telah dimulai. Setelah seluruh pekerjaan rampung, fasilitas heap leach Tambang Emas Pani ditargetkan mampu menampung sekitar 62 juta ton bijih.
Di sisi lain, EMAS tengah menyiapkan mesin pertumbuhan berikutnya melalui pembangunan fasilitas pengolahan Carbon-in-Leach (CIL) berkapasitas 12 juta ton per tahun atau 12 Mtpa.
Fasilitas CIL tersebut akan melengkapi operasi heap leach sekaligus meningkatkan kapasitas pengolahan Tambang Emas Pani secara signifikan. Bahkan, desain fasilitas disiapkan untuk memungkinkan ekspansi kapasitas hingga 24 Mtpa pada masa mendatang.
Pembangunan fasilitas CIL saat ini berjalan sesuai rencana. Persiapan lahan terus dilakukan dan pengecoran beton pertama ditargetkan berlangsung pada awal kuartal IV 2026.
Tak hanya fasilitas pengolahan, EMAS juga membangun infrastruktur pendukung secara paralel, termasuk fasilitas tailings dan tambahan pasokan listrik bersama PT PLN (Persero).
Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk Boyke P. Abidin mengatakan perseroan kini memasuki fase pertumbuhan penting.
“EMAS kini memasuki fase pertumbuhan penting, didukung oleh peningkatan produksi heap leach dan pembangunan fasilitas CIL 12 Mtpa,” ujar Boyke.
Menurut dia, pengembangan kedua fasilitas tersebut akan menjadi pendorong utama peningkatan kapasitas produksi Tambang Emas Pani.