Bahaya Rokok dan Produk Tembakau Alternatif

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:30 WIB
Bahaya Rokok dan Produk Tembakau Alternatif
Pemahaman masyarakat mengenai nikotin kembali menjadi sorotan. Senyawa yang selama ini identik dengan rokok tersebut disebut bukan sebagai penyebab utama kanker akibat kebiasaan merokok. Foto ist.
baca 10 detik
  • Nikotin menyebabkan adiksi, bukan pemicu utama kanker.
  • Pembakaran rokok menghasilkan ribuan senyawa berbahaya.
  • Kebijakan produk nikotin perlu berbasis data dan kajian ilmiah.

Suara.com - Pemahaman masyarakat mengenai nikotin kembali menjadi sorotan. Senyawa yang selama ini identik dengan rokok tersebut disebut bukan sebagai penyebab utama kanker akibat kebiasaan merokok.

Peneliti Departemen Kimia Institut Pertanian Bogor (IPB) Mohammad Khotib menjelaskan, nikotin merupakan senyawa alkaloid alami yang terdapat pada tanaman tembakau dan sejumlah tanaman dari keluarga Solanaceae.

Menurut dia, nikotin memang dapat menyebabkan ketergantungan karena memengaruhi sistem saraf pusat. Namun, mekanisme tersebut berbeda dengan proses kerusakan atau mutasi sel yang dapat memicu kanker.

Khotib mengatakan nikotin tidak diklasifikasikan sebagai zat karsinogenik oleh International Agency for Research on Cancer (IARC).

"Nikotin dapat menyebabkan ketergantungan karena memicu pelepasan dopamin pada sistem penghargaan di otak, yang menimbulkan rasa nyaman dan mendorong seseorang untuk terus merokok. Inilah yang membuat kebiasaan merokok sulit dihentikan. Meski demikian, mekanisme ketergantungan akibat nikotin berbeda dengan proses kerusakan atau mutasi sel yang dapat memicu kanker," ujar Khotib, dikutip Senin (31/8/2026).

Khotib menjelaskan, faktor yang menjadi sumber utama berbagai zat berbahaya dalam asap rokok adalah proses pembakaran tembakau.

Suhu pada ujung rokok yang terbakar dapat mencapai sekitar 900 derajat Celsius. Kondisi tersebut memicu berbagai reaksi kimia yang menghasilkan lebih dari 7.000 senyawa, termasuk sekitar 70 zat yang diketahui bersifat karsinogenik.

Sejumlah senyawa berbahaya tersebut antara lain tobacco-specific nitrosamines (TSNAs), benzena, 1,3-butadiena, benzo[a]pyrene, formaldehida, tar dan karbon monoksida.

Berbagai zat tersebut dapat merusak DNA dan telah lama dikaitkan dengan meningkatnya risiko penyakit akibat kebiasaan merokok.

baca juga

"Pemahaman yang tepat membantu masyarakat membedakan antara adiksi yang dipicu oleh nikotin, sedangkan kerusakan jaringan serta kanker dipicu oleh paparan senyawa toksik dan karsinogen hasil pembakaran tembakau," jelasnya.

Meski bukan diklasifikasikan sebagai karsinogen, Khotib menegaskan nikotin tetap bukan zat yang bebas risiko.

Nikotin dapat menyebabkan ketergantungan, meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah, serta berpotensi memengaruhi perkembangan otak pada remaja dan janin.

Karena itu, produk yang mengandung nikotin tidak diperuntukkan bagi anak-anak, remaja maupun kelompok rentan.

Perbedaan antara nikotin dan senyawa hasil pembakaran juga menjadi penting dalam melihat perkembangan produk tembakau alternatif.

Ketua Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR) Ariyo Bimmo mengatakan karakteristik setiap produk berbasis nikotin perlu dinilai berdasarkan bukti ilmiah, bukan dengan menggeneralisasi seluruh produk sebagai sesuatu yang sama dengan rokok konvensional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dobrak Tradisi! Cholil Nafis Larang Rokok di Ruang Sidang Muktamar NU Jombang

Dobrak Tradisi! Cholil Nafis Larang Rokok di Ruang Sidang Muktamar NU Jombang

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Kemasan Rokok Polos Mau Diterapkan, Pengusaha Minta Dampak Ekonomi Dihitung

Kemasan Rokok Polos Mau Diterapkan, Pengusaha Minta Dampak Ekonomi Dihitung

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp20,18 M Disita, Negara Terancam Rugi Rp11,81 M

Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp20,18 M Disita, Negara Terancam Rugi Rp11,81 M

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Terkini

Jabat Wamentan, Alim Ditugaskan Urus Produktivitas Kedelai Hingga Bawang

Jabat Wamentan, Alim Ditugaskan Urus Produktivitas Kedelai Hingga Bawang

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 12:26 WIB

Cara Kerja Modifikasi Cuaca Bobby Nasution yang Berhasil Pancing Hujan di Sumut

Cara Kerja Modifikasi Cuaca Bobby Nasution yang Berhasil Pancing Hujan di Sumut

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 12:24 WIB

Promo Ulang Tahun Alfamart Minggu Ini, Minyak Goreng 2 Liter Murah hingga Voucher Belanja Gratis!

Promo Ulang Tahun Alfamart Minggu Ini, Minyak Goreng 2 Liter Murah hingga Voucher Belanja Gratis!

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 12:23 WIB

Aliran Dana Haram Rp12,4 Miliar Terbongkar, KPK Panggil Sejumlah Pejabat Lombok Barat

Aliran Dana Haram Rp12,4 Miliar Terbongkar, KPK Panggil Sejumlah Pejabat Lombok Barat

Bali | Senin, 19 Oktober 2026 | 12:21 WIB

Apa Penyebab Demo Besar-besaran di Prancis? Ini Kronologi Kerusuhan Prancis

Apa Penyebab Demo Besar-besaran di Prancis? Ini Kronologi Kerusuhan Prancis

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Bebas Kusam dan Kemerahan, 5 Tone Up Cream Korea Cica yang Nyaman di Kulit

Bebas Kusam dan Kemerahan, 5 Tone Up Cream Korea Cica yang Nyaman di Kulit

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Panduan Upacara Hari Santri 2026 dari Kemenag: Tema dan Susunan Acara

Panduan Upacara Hari Santri 2026 dari Kemenag: Tema dan Susunan Acara

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Xiaomi Vision GT Masuk Gran Turismo 7, Bawa Mode Khusus Mobil Listrik

Xiaomi Vision GT Masuk Gran Turismo 7, Bawa Mode Khusus Mobil Listrik

Tekno | Senin, 19 Oktober 2026 | 12:13 WIB

Karakteristik SUV Ideal untuk Menembus Kemacetan Perkotaan

Karakteristik SUV Ideal untuk Menembus Kemacetan Perkotaan

Otomotif | Senin, 19 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Netflix Konfirmasi The Trauma Code Season 2 dan 3, Ini Daftar Pemainnya

Netflix Konfirmasi The Trauma Code Season 2 dan 3, Ini Daftar Pemainnya

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 12:10 WIB

×