Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.654/USD, Ini Biang Keroknya

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Senin, 07 September 2026 | 10:00 WIB
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.654/USD, Ini Biang Keroknya
Rupiah masih meloyo pagi ini. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah pada Senin, 7 September, dibuka melemah tipis ke level Rp17.654 per dolar AS.
  • Pelemahan rupiah terjadi akibat data tenaga kerja Amerika Serikat yang melampaui perkiraan sehingga menguatkan dolar AS.
  • Mayoritas mata uang di kawasan Asia turut mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan tersebut.

Suara.com - Nilai tukar rupiah masih meloyo terhadap dolar AS pada awal perdagangan, pekan ini, Berdasarkan data Bloomberg, rupiah pada Senin 7 September dibuka ke level Rp17.654 per dolar AS, melemah 12 poin atau turun tipis 0,07 persen.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, pelemahan rupiah ini imbas data ekonomi AS yang melonjak, sehingga membuat dolar AS perkasa.

"Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS yang rebound setelah data pekerjaan Amerika Serikat yang lebih kuat dari perkiraan," katanya saat dihubungi Suara.com.

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Rupiah masih meloyo pagi ini. [Suara.com/Alfian Winanto]

Namun perlemahan diperkirakan terbatas. Sebab, investor masih menantikan data cadangan devisa Indonesia yang apakah naik atau turun.

"Perlemahan akan terbatas katena  investor wait and see menantikan data cadangan devisaIndonesia siang ini. Adapun, rupiahj berada di kisaran Rp17.600 - Rp17.700,"jelasnya.

Sementara itu, mayoritas uang Asia melemah terhadap dolar Amerika Serikat. Peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,15 persen.

Selanjutnya ada dolar Singapura dan baht Thailand sama-sama tertekan 0,06 persen. Disusul, ringgit Malaysia terkontraksi 0,05 persen.

Berikutnya, yuan China turun 0,03 persen dan dolar Hong Kong terlihat bergerak melemah tipis di pagi ini.

Sedangkan, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,21 persen. Lalu ada yen Jepang terkerek 0,14 persen. Kemudian ada dolar Taiwan yang menguat 0,11 persen terhadap the greenback.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maskapai RI Mulai Ngos-ngosan Hadapi Pelemahan Rupiah dan Tingginya Harga Avtur

Maskapai RI Mulai Ngos-ngosan Hadapi Pelemahan Rupiah dan Tingginya Harga Avtur

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 21:02 WIB

Dolar AS Keok di Asia, Rupiah Mendadak Perkasa Tembus Rp17.679

Dolar AS Keok di Asia, Rupiah Mendadak Perkasa Tembus Rp17.679

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 15:28 WIB

Rupiah Berikan Perlawanan, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.697

Rupiah Berikan Perlawanan, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.697

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 09:38 WIB

Terkini

Ulasan Hyper Knife: Obsesi, Pengkhianatan, dan Dendam di Meja Operasi

Ulasan Hyper Knife: Obsesi, Pengkhianatan, dan Dendam di Meja Operasi

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Pasokan Gas RI Bertambah Setelah Sumur Jangkrik North East-6 Beroperasi

Pasokan Gas RI Bertambah Setelah Sumur Jangkrik North East-6 Beroperasi

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Komisi II DPR Minta Anggota KPU Terlibat Pasal Selundupan Gibran Diblacklist

Komisi II DPR Minta Anggota KPU Terlibat Pasal Selundupan Gibran Diblacklist

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:23 WIB

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Busuk Membandel di dalam Kulkas Mati?

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Busuk Membandel di dalam Kulkas Mati?

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, PKS Beri Catatan Kritis dari Pangan hingga Kesejahteraan Guru

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, PKS Beri Catatan Kritis dari Pangan hingga Kesejahteraan Guru

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:11 WIB

Saat Pesantren dan Ormas Islam Jadi Pahlawan Pendidikan di Pelosok Bogor

Saat Pesantren dan Ormas Islam Jadi Pahlawan Pendidikan di Pelosok Bogor

Bogor | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:11 WIB

Pakai Minyak Zaitun atau Body Lotion Dulu Biar Kulit Glowing? Ini Urutannya yang Tepat

Pakai Minyak Zaitun atau Body Lotion Dulu Biar Kulit Glowing? Ini Urutannya yang Tepat

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Bocoran Rapat Kabinet, Prabowo Mau Renovasi 407 RS di Seluruh Indonesia

Bocoran Rapat Kabinet, Prabowo Mau Renovasi 407 RS di Seluruh Indonesia

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Khalid Basalamah Ungkap Biaya Percepatan Haji US$4.500 per Jemaah di Sidang Korupsi

Khalid Basalamah Ungkap Biaya Percepatan Haji US$4.500 per Jemaah di Sidang Korupsi

Sumsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Penyebab Rupiah Meloyo dan Betah di Level Rp18.000 Hari Ini

Penyebab Rupiah Meloyo dan Betah di Level Rp18.000 Hari Ini

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:05 WIB

×