Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komdigi Edwin Hidayat Abdullah menggarisbawahi peran koordinasi lintas kementerian dan regulasi dalam mendukung pembangunan ekosistem AI yang berdaulat.
Sementara itu, Direktur NeutraDC Rakhmad Tunggal Afifuddin memaparkan kesiapan infrastruktur AI data center NeutraDC serta strategi phasing pengembangan menuju kapasitas 1 GW, termasuk strategi tiga wilayah (3-region strategy) untuk mendukung pemerataan kapasitas komputasi AI di berbagai wilayah Indonesia.
Strategi ini turut menjadi acuan dalam menyelaraskan proyeksi demand BUMN pada hari pertama workshop. Hasil validasi hari pertama selanjutnya menjadi baseline untuk agenda hari kedua, yang akan berfokus pada pemetaan peluang investasi Phase-1 serta penjajakan bankabilitas bersama investor dan lembaga pembiayaan.
Rangkaian agenda ini menjadi bagian dari upaya menyatukan proyeksi kebutuhan AI dengan kesiapan infrastruktur digital dan dukungan energi, guna membangun fondasi AI Indonesia yang berdaulat, andal, dan berkelanjutan.***