Komdigi Siapkan AI Talent Factory, Mahasiswa Tak Cuma Disiapkan Jadi Pengguna

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Jum'at, 18 September 2026 | 19:08 WIB
Komdigi Siapkan AI Talent Factory, Mahasiswa Tak Cuma Disiapkan Jadi Pengguna
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi), Nezar Patria. [Komdigi]
baca 10 detik
  • Kementerian Komunikasi dan Digital menyiapkan program AI Talent Factory untuk mencetak pengembang teknologi kecerdasan buatan.
  • Program kolaborasi kampus ini melatih mahasiswa terpilih menyelesaikan berbagai kasus nyata melalui proyek berbasis kecerdasan buatan.
  • Hasil pengembangan teknologi tersebut dimanfaatkan untuk membantu pemerintah menangani berbagai persoalan seperti pendidikan dan judi online.

Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyiapkan program AI Talent Factory untuk mencetak talenta yang tidak hanya mampu menggunakan (AI), tetapi juga mengembangkan teknologi tersebut.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, mengatakan pengembangan talenta AI dilakukan bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi serta sejumlah perguruan tinggi.

"Kita membangun apa yang kita sebut sebagai AI Talent Factory. Ini sudah berjalan di dua universitas, tiga saat ini, di Indonesia. Jadi ada di Universitas Brawijaya, lalu Universitas Gadjah Mada, dan segera ITS di Surabaya akan bergabung juga dalam program AI Talent Factory ini," kata Nezar dalam acara IABC Indonesia Conference 2026, Jumat (18/9/2026).

Menurut Nezar, program tersebut dirancang agar mahasiswa tidak berhenti sebagai pengguna teknologi AI.

Mereka diarahkan untuk menjadi pihak yang mampu membangun solusi berbasis AI.

"Kelebihan program AI Talent Factory, dia bukan hanya mendidik para pesertanya untuk menjadi pengguna, tapi untuk menjadi pelembaga, AI," tegasnya.

Peserta program berasal dari mahasiswa jenjang sarjana maupun pascasarjana yang diseleksi sebelum mengikuti program. Mereka kemudian diberikan sejumlah kasus yang harus diselesaikan menggunakan teknologi AI.

"Mereka yang masuk dalam program ini adalah mahasiswa-mahasiswa, baik level pasca-sarjana maupun sarjana, diseleksi dengan cukup ketat, lalu masuk dalam satu kelas, diberikan satu use case atau beberapa use case, setiap kampus use case-nya berbeda, diberikan waktu, misalnya 6 bulan. Ada juga yang berlanjutan batch 1 dan batch 2, setiap batch itu sekitar 1 semester, bulanan," tuturnya.

Nezar mengatakan hasil pengembangan mahasiswa tersebut tidak berhenti sebagai proyek pembelajaran.

baca juga

Sejumlah solusi dicoba diarahkan untuk menjawab persoalan yang dihadapi pemerintah.

Salah satu contohnya adalah pengembangan Learning Management System (LMS) berbasis AI yang dikaitkan dengan program Sekolah Rakyat.

Menurut Nezar, sistem tersebut diharapkan dapat membantu siswa belajar di luar jam sekolah dengan menyediakan tutor berbasis AI.

"Sehingga anak-anak yang belajar di Sekolah Rakyat, ketika mereka ingin belajar sendiri, di luar waktu atau jam-jam sekolah, itu bisa mendapatkan teman atau tutor AI, bagaimana belajar lebih intens, lebih mendalam, dan AI dengan cerdas bisa juga menangkap sisi-sisi emosional dan personal dari si penggunanya," harap Nezar.

Selain pendidikan, sejumlah use case lain juga dikembangkan. Nezar menyebut salah satunya berkaitan dengan pendeteksian misinformasi dan disinformasi.

Komdigi juga mencoba memanfaatkan AI untuk membantu menangani judi online, mulai dari proses crawling hingga deteksi dan identifikasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saat Tablet Mulai Serius Gantikan PC, HUAWEI MatePad Air Andalkan AI, Harga Rp13 Jutaan

Saat Tablet Mulai Serius Gantikan PC, HUAWEI MatePad Air Andalkan AI, Harga Rp13 Jutaan

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 16:34 WIB

Honor MagicOS 11 Resmi Hadir: Usung Liquid Glass, AI Agentik, dan Storage Space 2.0

Honor MagicOS 11 Resmi Hadir: Usung Liquid Glass, AI Agentik, dan Storage Space 2.0

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 12:30 WIB

AI Masuk Kelas, Acer Tantang Guru dan Sekolah Hadirkan Inovasi Nyata

AI Masuk Kelas, Acer Tantang Guru dan Sekolah Hadirkan Inovasi Nyata

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 10:48 WIB

AI Makin Butuh Koneksi Ngebut, Cadence Buktikan PCIe 6.0 Lolos Uji Pertama

AI Makin Butuh Koneksi Ngebut, Cadence Buktikan PCIe 6.0 Lolos Uji Pertama

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 09:15 WIB

AI Melesat, Regulasi Tak Bisa Kaku: Wamen Nezar Ungkap Alasan Peta Jalan AI Cuma 5 Tahun

AI Melesat, Regulasi Tak Bisa Kaku: Wamen Nezar Ungkap Alasan Peta Jalan AI Cuma 5 Tahun

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 08:59 WIB

Terkini

Ditopang Bisnis Film, Emiten RAAM Pangkas Kerugian

Ditopang Bisnis Film, Emiten RAAM Pangkas Kerugian

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 08:11 WIB

Indonesia Negara Maritim, tetapi Makan Lobster Harus Menunggu Kaya

Indonesia Negara Maritim, tetapi Makan Lobster Harus Menunggu Kaya

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 08:10 WIB

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 08:06 WIB

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

News | Senin, 02 November 2026 | 08:05 WIB

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Foto | Senin, 02 November 2026 | 08:00 WIB

Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar

Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar

Kaltim | Senin, 02 November 2026 | 07:53 WIB

Buka Peringatan Hari Pahlawan 2026, Wamensos Agus Jabo Serukan Semangat Melanjutkan Perjuangan

Buka Peringatan Hari Pahlawan 2026, Wamensos Agus Jabo Serukan Semangat Melanjutkan Perjuangan

News | Senin, 02 November 2026 | 07:52 WIB

6 Flatshoes Ujung Runcing yang Bikin Kaki Terlihat Lebih Jenjang

6 Flatshoes Ujung Runcing yang Bikin Kaki Terlihat Lebih Jenjang

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 07:50 WIB

Bukannya Dapat Penghargaan, 7 Polisi Penangkap 3 Legislator Gerindra Malah 'Dibuang' ke Polsek

Bukannya Dapat Penghargaan, 7 Polisi Penangkap 3 Legislator Gerindra Malah 'Dibuang' ke Polsek

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 07:37 WIB

Berapa Kali Thinwall Boleh Dipakai? Kenali Tanda Kapan Harus Dibuang

Berapa Kali Thinwall Boleh Dipakai? Kenali Tanda Kapan Harus Dibuang

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 07:35 WIB

×