AI Bikin Produk Digital Makin Cepat, Tapi Berguna bagi Bisnis?

Achmad Fauzi

Selasa, 29 September 2026 | 17:37 WIB
AI Bikin Produk Digital Makin Cepat, Tapi Berguna bagi Bisnis?
Ilustrasi kecerdasan buatan. [Freepik]
baca 10 detik
  • Penggunaan AI tidak lagi sekadar sebagai alat bantu, tetapi mulai terintegrasi dalam proses pengembangan dan pengintegrasian teknologi ke dalam produk.
  • AI membuat produk lebih cepat dikembangkan dan diluncurkan. Namun, perusahaan juga perlu segera mengetahui produk mana yang berhasil dan apa yang perlu dikembangkan berikutnya.
  • Produk yang dibuat dengan AI harus tetap relevan dengan kebutuhan konsumen dan memberikan nilai bagi bisnis. Kemampuan belajar dan memahami kebutuhan pasar menjadi bagian penting dalam pengembangan produk.

Suara.com - Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) memang sangat membantu bisnis perusahaan untuk mengembangkan produk digital, Namun, dari kemudahan itu apakah produk yang dikembangkan AI bisa bermanfaat bagi bisnis dan konsumen.

Hal ini menjadi salah satu pembahasan dalam Indonesia Product Conference (IPC) 2026 yang diikuti lebih dari 1.000 profesional produk dan menghadirkan lebih dari 25 pembicara.

CEO EPIQ Events dan Apiary Academy Jessica Casey Jaya mengatakan, penggunaan AI dalam bisnis kini sudah berkembang dari sekadar alat bantu menjadi bagian dari pengembangan produk.

"Tahun ini, kami melihat AI sudah bergerak dari sekadar tools menjadi bagian dari bagaimana tim mengembangkan dan mengintegrasikan teknologi ke dalam produk mereka. Perubahan menuju Agentic AI inilah yang ingin kami eksplorasi lebih jauh di IPC 2026," ujar Jessica di Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Ilustrasi kecerdasan buatan (Artifial Intelligence/AI].
Ilustrasi kecerdasan buatan (Artifial Intelligence/AI].

Menurut VP & GM Mixpanel untuk APAC & Japan Tom Blackman, perusahaan kini tidak bisa terlalu lama menunggu untuk mengetahui hasil dari produk yang diluncurkan.

Ia menjelaskan, AI telah membuat pengembangan dan peluncuran produk digital berlangsung lebih cepat dari sebelumnya. Namun, kemampuan untuk memahami apakah semua yang diluncurkan benar-benar memberikan dampak belum bergerak dengan kecepatan yang sama.

"Dengan laju pengembangan saat ini, perusahaan tidak bisa menunggu berminggu-minggu untuk mendapatkan jawaban. Mereka membutuhkan insight cepat mengenai apa yang berhasil dan apa yang perlu dibangun berikutnya. Pengukuran perlu bergerak secepat proses pengembangan, dan inilah yang didukung oleh platform product intelligence berbasis AI Mixpanel. Kami senang kembali menjadi title sponsor Indonesia Product Conference pada 2026 dan berbagi bagaimana kami dapat membantu perusahaan-perusahaan digital di Indonesia menutup kesenjangan tersebut," katanya.

Dengan kondisi tersebut, perusahaan tidak cukup hanya membuat produk dengan cepat. Mereka juga perlu melihat apakah produk tersebut dibutuhkan konsumen dan memberikan nilai bagi bisnis.

Kurby Chua, Principal Customer Success Architect at Mixpanel, mengatakan kemampuan untuk terus belajar menjadi salah satu kekuatan komunitas produk di Indonesia.

baca juga

Menurutnya, salah satu hal yang paling menonjol dari Indonesia adalah komunitas produknya yang sangat kuat dan keinginan orang-orangnya untuk terus belajar.

"Ketika orang terbuka untuk belajar, mereka juga lebih cepat mengembangkan produk dan layanan yang mereka bangun. Oleh karena itu, forum seperti Indonesia Product Conference menjadi sangat penting, bukan hanya untuk berbagi pengetahuan, tetapi juga untuk belajar langsung dari komunitas dan memahami bagaimana kebutuhan mereka terus berkembang," pungkas Kurby.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Tempat Belanja Jadi Ruang Komunitas, Begini Strategi Baru Bisnis Mal

Dari Tempat Belanja Jadi Ruang Komunitas, Begini Strategi Baru Bisnis Mal

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 13:09 WIB

Bakar Duit Nyaris Rp10.000 Triliun, Startup AI Anthropic Incar Dana IPO Rp35 Kuadriliun

Bakar Duit Nyaris Rp10.000 Triliun, Startup AI Anthropic Incar Dana IPO Rp35 Kuadriliun

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 10:48 WIB

Tren Baru Bisnis Properti, Rumah Mulai Dipadukan dengan Ruang Hijau hingga Hiburan

Tren Baru Bisnis Properti, Rumah Mulai Dipadukan dengan Ruang Hijau hingga Hiburan

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 09:45 WIB

Terkini

Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja

Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja

Jogja | Selasa, 29 September 2026 | 17:37 WIB

AI Bikin Produk Digital Makin Cepat, Tapi Berguna bagi Bisnis?

AI Bikin Produk Digital Makin Cepat, Tapi Berguna bagi Bisnis?

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:37 WIB

BRIN Ungkap Dampak Buruk Vape: Masalah Diabetes sampai Celah Penyebaran Narkoba

BRIN Ungkap Dampak Buruk Vape: Masalah Diabetes sampai Celah Penyebaran Narkoba

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:36 WIB

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:32 WIB

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

×