- Otoritas Jasa Keuangan mencatat jumlah investor kripto di Indonesia mencapai 22,93 juta hingga Juli 2026.
- Indodax meluncurkan program edukasi melalui Indodax Academy untuk meningkatkan literasi kripto dan teknologi blockchain masyarakat.
- PT Indodax Nasional Indonesia memenangkan penghargaan Disway Awards 2026 kategori Crypto Exchange di Jakarta.
Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat investor aset kripto di Indonesia mencapai 22,93 juta hingga Juli 2026. Kemudian, sepanjang Januari hingga Juli 2026, nilai transaksi perdagangan aset kripto di Indonesia tercatat mencapai Rp171,12 triliun.
Pertumbuhan jumlah konsumen dan transaksi tersebut membuat pengembangan industri aset kripto tidak hanya berkaitan dengan peningkatan aktivitas perdagangan. Literasi, keamanan, tata kelola, dan perlindungan konsumen turut menjadi aspek yang diperhatikan dalam pengembangan ekosistem kripto.
Chief Marketing Officer Indodax Aloysia Dian mengatakan pertumbuhan industri perlu diikuti dengan peningkatan pemahaman masyarakat. Menurut dia, kualitas layanan dan pengalaman pengguna juga menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan terhadap platform aset kripto.
"Pertumbuhan industri kripto perlu berjalan beriringan dengan peningkatan literasi dan kualitas layanan. Karena itu, kami ingin terus menghadirkan platform yang semakin mudah diakses, aman, transparan, dan mendukung masyarakat untuk memahami aset kripto secara lebih bijak," ujar Aloysia di Jakarta, Rabu (30/9/2026).
![Ilustrasi kripto [Unsplash/Maria]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/13/20944-ilustrasi-kripto.jpg)
Untuk mendukung literasi tersebut, Indodax menjalankan program edukasi melalui Indodax Academy. Program ini mencakup materi pembelajaran, kelas, dan konten digital, serta kolaborasi dengan komunitas dan institusi.
Materi edukasi tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat memahami aset kripto dan teknologi blockchain.
Indodax menyebut telah melayani lebih dari 10 juta member. Jumlah tersebut menjadi bagian dari total akun konsumen aset kripto di Indonesia yang mencapai 22,93 juta per Juli 2026.
Di tengah pertumbuhan tersebut, PT Indodax Nasional Indonesia juga meraih Disway Awards 2026 – Trusted & Popular Brand 2026 untuk kategori Crypto Exchange.
Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan riset dan survei publik yang diselenggarakan Disway National Network bersama Infovesta Utama.
Aloysia mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk menjaga kualitas layanan sekaligus memperkuat keamanan, inovasi, dan edukasi.
"Penghargaan ini menjadi hal yang berarti bagi kami karena datang dari penilaian publik. Kepercayaan bukan hanya tentang seberapa luas sebuah brand dikenal, tetapi juga bagaimana kami terus menjaga kualitas layanan, keamanan, serta menghadirkan edukasi yang relevan bagi masyarakat," jelas dia.
Founder Disway Dahlan Iskan mengatakan integritas menjadi salah satu hal penting dalam penyelenggaraan Disway Awards 2026. Ia menekankan penghargaan diberikan berdasarkan hasil riset dan aspirasi publik.
"Kami tidak ingin ajang ini jadi sekadar seremoni biasa. Namun, harus berfokus pada hasil riset objektif dan aspirasi publik," kata Dahlan, Rabu, 30 September 2026.
Riset Disway Awards 2026 dilakukan bersama Infovesta Utama dengan melibatkan 20 ribu responden berusia 17–60 tahun yang tersebar di 20 kota besar di Indonesia.
Metode yang digunakan adalah multistage area random sampling. Salah satu parameter penilaian ialah top of mind awareness, yakni merek yang pertama kali muncul dalam benak responden ketika kategori produk atau sektor tertentu disebutkan.
Berdasarkan metodologi yang dipublikasikan, merek penerima penghargaan memperoleh tingkat keterpilihan publik di atas 70 persen pada masing-masing kategori.
Aloysia mengatakan berbagai apresiasi tersebut menjadi momentum bagi Indodax untuk mempertahankan kualitas layanan sekaligus menyesuaikannya dengan perkembangan kebutuhan pengguna dan industri.
"Kami berharap apresiasi dan kepercayaan ini dapat terus berlanjut. Ke depan, kami akan terus memperkuat edukasi, inovasi, keamanan, dan tata kelola agar dapat memberikan layanan yang relevan bagi perkembangan ekosistem kripto nasional," pungkasnya.