- Volume transaksi saham naik 2,04% jadi 29,20 miliar lembar
- IHSG anjlok 3,09% ke level 6.241,892
- Asing jual bersih Rp77,52 triliun sepanjang 2026
Suara.com - Aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) justru semakin ramai di tengah tekanan terhadap pasar saham.
Berdasarkan data BEI yang dilihat Sabtu (3/9/2026), sepanjang perdagangan 21-25 September 2026, rata-rata volume transaksi harian naik 2,04% menjadi 29,20 miliar lembar saham dari 28,61 miliar lembar pada pekan sebelumnya.
Namun, peningkatan volume tersebut belum mampu menopang pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Dalam sepekan, IHSG tercatat turun 3,09% ke level 6.241,892 dari posisi 6.441,159 pada pekan sebelumnya.
Penurunan indeks tersebut turut menggerus kapitalisasi pasar BEI. Kapitalisasi pasar tercatat turun 3,20% menjadi Rp10.905 triliun dari sebelumnya Rp11.266 triliun.
Di sisi lain, aktivitas transaksi menunjukkan sinyal yang beragam. Rata-rata frekuensi transaksi harian turun 3,95% menjadi 1,82 juta kali transaksi dari 1,89 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya.
Rata-rata nilai transaksi harian juga mengalami penurunan cukup tajam, yakni 21,32% menjadi Rp11,98 triliun dari Rp15,22 triliun pada pekan sebelumnya.
Tekanan juga terlihat dari aktivitas investor asing. Pada perdagangan terakhir dalam periode tersebut, investor asing mencatatkan jual bersih Rp559,16 miliar.
Secara kumulatif sepanjang 2026, investor asing telah membukukan jual bersih mencapai Rp77,52 triliun.