Literasi Asuransi Gen Z Turun, Ada Bahaya Risiko Finansial

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:02 WIB
Literasi Asuransi Gen Z Turun, Ada Bahaya Risiko Finansial
Ilustrasi Literasi Keuangan (Freepik)
baca 10 detik
  • Literasi asuransi turun jadi 42,84%, sementara inklusi baru 29,55%.
  • 64,9% pengguna pinjol berusia 19-34 tahun; 58% untuk gaya hidup.
  • Askrindo soroti “Gen Z Paradox”: melek digital, belum tentu melek finansial.

Suara.com - Pemahaman masyarakat Indonesia terhadap keuangan secara umum terus membaik. Namun, kondisi berbeda terjadi pada literasi asuransi yang justru mengalami penurunan, terutama di tengah tingginya aktivitas finansial generasi muda secara digital.

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang dirilis OJK, LPS, dan BPS pada Agustus 2026, indeks literasi asuransi turun menjadi 42,84% dari 45,45% pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, tingkat inklusi asuransi baru mencapai 29,55%. Artinya, masih terdapat kesenjangan lebih dari 13 poin persentase antara pemahaman masyarakat mengenai asuransi dengan akses atau pemanfaatan produk asuransi.

Penurunan tersebut terjadi ketika indeks literasi keuangan nasional justru meningkat menjadi 69,57% dan telah melampaui target RPJMN 2025-2029.

Kondisi ini menjadi perhatian PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo. Perusahaan yang merupakan bagian dari holding Asuransi dan Penjaminan Indonesia Financial Group (IFG) dan Danantara itu menyoroti rendahnya pemahaman proteksi finansial di kalangan generasi muda.

Direktur Utama Askrindo R. Mahelan Prabantarikso menyebut kondisi tersebut sebagai "Gen Z Paradox". Menurutnya, generasi yang paling terkoneksi secara digital justru menghadapi risiko finansial yang semakin kompleks.

"Pemahaman masyarakat terhadap keuangan secara umum meningkat, tetapi terhadap asuransi justru mundur. Ini bukan angka yang bisa kita biarkan, apalagi bagi generasi muda yang akan menjadi tulang punggung ekonomi dalam 5 sampai 10 tahun ke depan," ujar Mahelan dalam kegiatan edukasi literasi keuangan dan asuransi bertajuk Financial Survival Kit: Pentingnya Proteksi Bagi Gen Z di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (FEB USU), Medan.

Menurut Mahelan, tingginya penggunaan layanan keuangan digital belum otomatis menunjukkan kemampuan mengelola keuangan dengan baik.

Data yang disampaikannya menunjukkan 64,9% pengguna pinjaman online berada pada rentang usia 19-34 tahun. Dari kelompok tersebut, sekitar 58% menggunakan pinjaman untuk kebutuhan gaya hidup, bukan aktivitas produktif.

baca juga

"Mereka sangat digital literate, tapi belum financially literate. Akses digital membuka peluang besar, tapi juga membawa risiko baru, mulai dari konsumsi impulsif, penipuan digital, sampai keputusan finansial tanpa pendampingan yang memadai," katanya.

Mahelan menilai salah satu aspek yang kerap dilupakan anak muda adalah perlindungan terhadap risiko setelah memperoleh dan mengelola penghasilan.

Ia memperkenalkan empat tahapan pengelolaan keuangan, yakni earn atau menghasilkan, manage atau mengelola, protect atau melindungi, serta grow atau mengembangkan.

Menurutnya, tahap perlindungan (protect) melalui asuransi sering kali dilewati karena generasi muda lebih berfokus pada memperoleh penghasilan dan mengembangkan aset.

"Penghasilan besar bukan jaminan aman secara finansial. Sepertiga orang berpenghasilan tinggi tetap mengalami stres finansial. Yang membedakan mereka yang bertahan adalah kesiapan, bukan sekadar kemampuan," ujar Mahelan.

Pemilihan FEB USU menjadi bagian dari upaya Askrindo memperluas edukasi keuangan ke luar Pulau Jawa. Mahasiswa dinilai menjadi kelompok strategis karena akan memasuki dunia kerja dan menjadi bagian dari aktivitas ekonomi dalam beberapa tahun mendatang.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi kelanjutan program edukasi Askrindo sepanjang 2026. Perusahaan ingin memperluas perannya, tidak hanya menjalankan fungsi bisnis di bidang penjaminan dan asuransi, tetapi juga mendorong pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan finansial.

"Proteksi bukan karena kita takut pada masa depan, tapi karena kita ingin tetap bisa melangkah saat hal tak terduga terjadi. Bermimpilah besar, mulailah dari hal kecil, dan persiapkan sedini mungkin," tutup Mahelan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soft Socializing dan Crafting Menjadi Cara Baru Gen Z Menikmati Waktu Hangout

Soft Socializing dan Crafting Menjadi Cara Baru Gen Z Menikmati Waktu Hangout

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Bukan Cuma Punya Rekening Digital, BCA Digital Dorong Masyarakat Makin Cerdas Kelola Uang

Bukan Cuma Punya Rekening Digital, BCA Digital Dorong Masyarakat Makin Cerdas Kelola Uang

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Gen Z dan Milenial Makin Rajin Jaga Kesehatan, Tidur hingga Kesehatan Mental Jadi Prioritas

Gen Z dan Milenial Makin Rajin Jaga Kesehatan, Tidur hingga Kesehatan Mental Jadi Prioritas

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:44 WIB

Terkini

Jebakan Judul Clickbait: Ketika Netizen Merasa Cukup Membaca Parateks

Jebakan Judul Clickbait: Ketika Netizen Merasa Cukup Membaca Parateks

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Didakwa Cuci Uang Lebih dari Rp350 Miliar

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Didakwa Cuci Uang Lebih dari Rp350 Miliar

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Bantah Bahas Putusan MK Soal Ijazah Gibran, Ajudan Ungkap Pertemuan Jokowi dan Prabowo Cuma...

Bantah Bahas Putusan MK Soal Ijazah Gibran, Ajudan Ungkap Pertemuan Jokowi dan Prabowo Cuma...

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:55 WIB

5 HP Murah Tahan Air Mulai Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking dan Aktivitas Outdoor

5 HP Murah Tahan Air Mulai Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking dan Aktivitas Outdoor

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:53 WIB

Buntut Temuan MK Soal Ijazah Gibran, PDIP Peringatkan Bahaya 'Kesepakatan di Balik Pintu'

Buntut Temuan MK Soal Ijazah Gibran, PDIP Peringatkan Bahaya 'Kesepakatan di Balik Pintu'

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:52 WIB

Dari Merapi hingga Gajah Wong, Folklor Jogja Bicara Bencana tapi Tak Ceritakan Megathrust

Dari Merapi hingga Gajah Wong, Folklor Jogja Bicara Bencana tapi Tak Ceritakan Megathrust

Jogja | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:51 WIB

5 Parfum Floral Fruity Terbaik untuk Tampil Memikat Saat First Date

5 Parfum Floral Fruity Terbaik untuk Tampil Memikat Saat First Date

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Jokowi Temui Prabowo di Kertanegara Saat MK Bacakan Putusan Terkait Gugatan Ijazah Gibran

Jokowi Temui Prabowo di Kertanegara Saat MK Bacakan Putusan Terkait Gugatan Ijazah Gibran

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:49 WIB

3 Pemimpin Negara dengan Pendidikan di Bawah SMA: Muka Tebal Suka Tabrak Aturan dan Jahat

3 Pemimpin Negara dengan Pendidikan di Bawah SMA: Muka Tebal Suka Tabrak Aturan dan Jahat

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:48 WIB

The Conjuring: Unspoken, Game Horor Interaktif Berburu Hantu di Netflix

The Conjuring: Unspoken, Game Horor Interaktif Berburu Hantu di Netflix

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:45 WIB

×