- PT Bank Raya Indonesia Tbk menggelar RUPSLB pada 7 Oktober 2026 di Jakarta untuk merombak susunan pengurus perseroan.
- Pemegang saham menyetujui pengangkatan Hari Basuki sebagai Direktur Bisnis yang efektif setelah lulus uji OJK.
- Perubahan manajemen ini bertujuan memperkuat kinerja dan mendukung pertumbuhan jangka panjang bisnis digital perseroan.
Suara.com - PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) merombak jajaran direksi setelah digelarnya Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2026.
Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui seluruh agenda yang diajukan, salah satunya perubahan susunan pengurus perseroan. Salah satu keputusan yang disetujui yakni penunjukan Hari Basuki sebagai Direktur Bisnis Bank Raya.
Pengangkatan Hari Basuki sebagai Direktur Bisnis berlaku efektif setelah dinyatakan lulus dalam uji kemampuan dan kepatutan atau fit and proper test oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut Subagia, mengatakan perubahan susunan pengurus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang perseroan.
"Hasil persetujuan agenda RUPSLB 2026 ini tentunya akan semakin mendukung langkah kami menuju pertumbuhan yang berkualitas," ujarnya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
![Rencanakan pensiun dengan BRIFINE di Bank Raya App [Ist]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/03/13/34257-bank-raya-app.jpg)
Menurut dia, penyesuaian pengurus diharapkan dapat memperkuat kinerja perseroan sekaligus menjawab tantangan bisnis yang akan dihadapi Bank Raya ke depan.
"Seiring dengan pertumbuhan bisnis Bank Raya beberapa tahun terakhir ini, maka perubahan kepengurusan dilakukan untuk memastikan Perseroan memiliki gabungan keahlian terbaik yang mendukung perkembangan Perusahaan. Penyesuaian Pengurus ini diharapkan akan semakin memperkuat kinerja Perseroan dalam menjawab berbagai tantangan ke depan yang akan dihadapi oleh Bank Raya," imbuh Bagus.
Perubahan susunan pengurus tersebut dilakukan di tengah pertumbuhan bisnis digital Bank Raya. Pada Semester I 2026, Bank Raya mencatat laba bersih sebesar Rp12,01 miliar.
Penyaluran kredit digital hingga Semester I 2026 mencapai Rp16,46 triliun atau tumbuh 22,6 persen secara tahunan. Sementara outstanding kredit digital mencapai Rp3,17 triliun atau meningkat 21,2 persen secara tahunan.
Di sisi pendanaan, Digital Saving Bank Raya mencapai Rp2,47 triliun atau tumbuh 66,4 persen secara tahunan. Transaksi di Aplikasi Raya juga meningkat 41,2 persen hingga mencapai 3 juta transaksi.
Dengan keputusan tersebut, susunan Komisaris dan Direksi Bank Raya menjadi sebagai berikut:
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama: Muhamad Sidik Heruwibowo
- Komisaris Independen: Johanes Kuntjoro Adi S.
- Komisaris Independen: Retno Wahyuni Wijayanti
- Komisaris Independen: Farid Rahman
- Komisaris: Tatang Yuliono
Direksi
- Direktur Utama: Ida Bagus Ketut Subagia
- Direktur Keuangan: Rustarti Suri Pertiwi
- Direktur Digital & Operasional: Lukman Hakim
- Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia: Danar Widyantoro
- Direktur Bisnis: Hari Basuki