Ada Seruan Boikot Produk Malaysia, Ganggu Bisnis Perdagangan?

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:25 WIB
Ada Seruan Boikot Produk Malaysia, Ganggu Bisnis Perdagangan?
Menteri Perdagangan Budi Susanto menjamin perdagangan RI-Malaysia Tak Terganggu meski ada seruan boikot produk Malaysia. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
baca 10 detik
  • Mendag Budi Santoso menanggapi seruan boikot produk makanan dan minuman Indonesia di Malaysia pada Kamis, 8/10/2026.
  • Seruan boikot di media sosial tersebut dipicu dugaan unggahan warganet yang menghina Raja dan mantan pemimpin Malaysia.
  • Pemerintah memastikan aktivitas perdagangan bilateral tidak terganggu karena telah berkoordinasi dengan perwakilan KBRI di Malaysia.

Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso ikut menanggapi seruan boikot terhadap sejumlah produk asal Indonesia mencuat di media sosial Malaysia belakangan ini.

Produk yang disasar terutama merek makanan dan minuman Indonesia yang telah membuka gerai di Malaysia.

Mendag menilai, seruan boikot tersebut tidak akan berlangsung lama.

"Saya kira enggak ya, ini kan mungkin cuma ya karena sesaat aja," kata Budi saat ditemui usai pembukaan Bulan Literasi Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) 2026 di Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Ilustrasi Kopi Kenangan
Ilustrasi Kopi Kenangan

Menurutnya isu itu tidak akan mengganggu aktivitas perdagangan Indonesia-Malaysia. Pemerintah telah berkoordinasi dengan perwakilan perdagangan dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia untuk memantau situasi.

"Tapi kami sudah komunikasi juga dengan atase perdagangan, dengan perwakilan di KBRI, enggak ada masalah, oke-oke saja," ucapnya.

Seruan tersebut muncul setelah seorang pengguna media sosial Malaysia mengunggah daftar sejumlah merek food and beverage (F&B) Indonesia yang beroperasi di Malaysia dan mengajak warganet setempat untuk memboikotnya.

Beberapa merek yang masuk dalam daftar tersebut di antaranya Kenangan Coffee, Ai-Cha Ice Cream & Tea, dan MOMOYO. Pengunggah juga mencantumkan informasi mengenai keberadaan dan jumlah gerai merek-merek tersebut di Malaysia.

Dalam unggahan lainnya, pengunggah menjelaskan seruan tersebut berkaitan dengan dugaan unggahan di media sosial yang dianggap menghina Raja Malaysia dan mantan pemimpin Malaysia.

baca juga

Pengunggah menyebut seruan tersebut bukan dipicu persoalan pertandingan sepak bola Malaysia melawan Indonesia di ajang FIFA ASEAN Cup 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik Buat Peternak, Ada Wacana Pemberian Subsidi Pakan Ternak

Kabar Baik Buat Peternak, Ada Wacana Pemberian Subsidi Pakan Ternak

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Masyarakat Makin Gemar Beli Emas Digital, Transaksi Melonjak 641,1 Persen

Masyarakat Makin Gemar Beli Emas Digital, Transaksi Melonjak 641,1 Persen

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:18 WIB

812 Situs PBK Ilegal Diblokir, Pemerintah Ingatkan Trader Jangan Tergiur Cuan

812 Situs PBK Ilegal Diblokir, Pemerintah Ingatkan Trader Jangan Tergiur Cuan

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:11 WIB

Terkini

Ada Seruan Boikot Produk Malaysia, Ganggu Bisnis Perdagangan?

Ada Seruan Boikot Produk Malaysia, Ganggu Bisnis Perdagangan?

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:25 WIB

Eka Widodo Usulkan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran

Eka Widodo Usulkan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Mampukah Indonesia Bangkit? Mencari Jalan Keluar dari Krisis

Mampukah Indonesia Bangkit? Mencari Jalan Keluar dari Krisis

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Bebas Kilap! 5 Clay Mask Abu Vulkanik untuk Kontrol Minyak dan Pori Bersih

Bebas Kilap! 5 Clay Mask Abu Vulkanik untuk Kontrol Minyak dan Pori Bersih

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20 WIB

5 Cara Menghilangkan Lelehan Kain Sintetis yang Menempel di Alas Setrika

5 Cara Menghilangkan Lelehan Kain Sintetis yang Menempel di Alas Setrika

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Usai Polemik Patokan Iuran, PMI DKI Janji Benahi Mekanisme Penggalangan Dana

Usai Polemik Patokan Iuran, PMI DKI Janji Benahi Mekanisme Penggalangan Dana

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19 WIB

Di Balik Putusan MK soal Gibran, Rakyat Cuma Penonton dalam Konflik Elite

Di Balik Putusan MK soal Gibran, Rakyat Cuma Penonton dalam Konflik Elite

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Memutus Lingkaran Setan Pungli: Negara Bukan Tempat yang Layanannya Ditentukan Isi Dompet

Memutus Lingkaran Setan Pungli: Negara Bukan Tempat yang Layanannya Ditentukan Isi Dompet

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:14 WIB

7 Pilihan HP Murah Layar AMOLED 120 Hz, Scrolling Mulus dan Baterai Awet

7 Pilihan HP Murah Layar AMOLED 120 Hz, Scrolling Mulus dan Baterai Awet

Tekno | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:12 WIB

PLN Journalist Awards 2026 Hadir Lagi, Angkat Tema Energi Mandiri untuk Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Hadir Lagi, Angkat Tema Energi Mandiri untuk Indonesia Berdaya

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:12 WIB

×