- PT Waskita Karya melepas kepemilikan saham cucu usahanya yaitu PT Waskita Wado Energi kepada PT EDT.
- PT EDT resmi menjadi pemegang saham pengendali setelah melakukan transaksi tunai dan peningkatan modal perusahaan.
- Perubahan pengendalian atas PT Waskita Wado Energi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perseroan.
Suara.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) melepas kepemilikan saham cucu usaha PT Waskita Wado Energi (WWE). Hal ini, setelah investor baru PT EDT akan menjadi saham pengendali WWE.
Sekretaris Perusahaan Waskita Karya, Steven Subiantoro, menjelaskan saham WWE dipegang oleh anak usaha perseroan PT Waskita Karya Infrastruktur (WKI) sebesar 99,97 persen saham WWE. Sementara sisanya sebesar 0,03 persen dimiliki Koperasi Waskita.
"PT EDT merupakan perusahaan yang berminat atas penawaran WWE sebanyak 14.111 lembar saham atau senilai Rp14.111.000.000 dengan pembayaran secara tunai," ujar Steven mengutip keterbukaan informasi, Jumat (9/10/2026).
Kemudian, WKI dan Koperasi Waskita kemudian menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan disetor WWE dari semula 14.110 lembar saham senilai Rp14,11 miliar menjadi 28.221 lembar saham senilai Rp28,221 miliar.
![Ilustrasi perdagangan sesi I IHSG hari ini [Ist/Antara]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/09/15/33629-ilustrasi-ihsg-bursa-efek-indonesia.jpg)
Peningkatan modal tersebut dilakukan melalui penerbitan 14.111 saham baru yang seluruhnya akan diambil bagian oleh PT EDT. Selain itu, PT EDT juga akan membeli satu saham milik Koperasi Waskita senilai Rp1 juta.
Setelah transaksi, komposisi kepemilikan WWE akan berubah. PT EDT akan memiliki 14.112 saham, sedangkan WKI memegang 14.109 saham.
Dengan komposisi tersebut, PT EDT akan menjadi pemegang saham mayoritas sekaligus mengambil alih pengendalian WWE dari WKI.
Selain mengubah komposisi kepemilikan, transaksi tersebut juga mencakup peningkatan modal dasar WWE.
Modal dasar perusahaan yang semula sebesar Rp56,44 miliar atau terdiri dari 56.440 lembar saham akan meningkat menjadi Rp100 miliar atau 100.000 lembar saham.
Sementara modal ditempatkan dan disetor naik menjadi Rp28,221 miliar melalui penerbitan saham baru yang diambil seluruhnya oleh PT EDT.
Waskita menyebut perubahan pengendalian atas WWE diharapkan memberikan dampak positif dan meningkatkan nilai bagi perseroan maupun anak usahanya.
Mengutip situs resmi, WWE merupakan operartor Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan Kapasitas 50 MW di wilayah Wado, Sumedang, Jawa Barat.