- Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, NTB, membuka peluang kerja musiman bagi warga lokal.
- Warga lokal seperti Baiq Essenza dan Lia Kartika memperoleh penghasilan untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga mereka.
- Pekerjaan paruh waktu ini juga memberikan pengalaman kerja baru bagi pemuda Lombok untuk menunjang karier masa depan.
Suara.com - Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 tak hanya menghadirkan balap motor kelas dunia, tetapi juga membuka peluang kerja musiman bagi masyarakat lokal di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Sejumlah warga mendapat kesempatan memperoleh penghasilan sekaligus menambah pengalaman kerja di Pertamina Mandalika International Circuit.
Salah satunya Baiq Essenza, warga Praya berusia 20 tahun yang untuk pertama kalinya bekerja di area sirkuit. Bertugas di tim kebersihan, ia menangani pekerjaan mulai dari membersihkan area hingga memilah sampah.
Penghasilannya akan digunakan untuk membantu orang tua dan memenuhi kebutuhan rumah tangga.
“Sangat membanggakan. Baru pertama kali ikut Pertamina Grand Prix of Indonesia dan langsung ditaruh di paddock. Sangat bikin saya bangga bisa kerja di sini,” ujar Essenza dalam keterangan resminya, Sabtu (10/10/2026).
Manfaat ekonomi juga dirasakan Lia Kartika, warga Sengkol yang menjadi koordinator Cleaning Service Waste Management (CSWM).
![Cleaning Service Waste Management (CSWM) di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. [Pertamina]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/10/10/35949-cleaning-service-waste-management-cswm.jpg)
Setelah beberapa kali terlibat dalam acara di sirkuit, Lia mengaku penghasilannya membantu memenuhi kebutuhan keluarga, mencicil kendaraan bermotor, dan menabung untuk membeli emas.
“Dampak ekonominya bagus banget. Dampak dari sirkuit ini karena banyak ekonomi terbantu di sini dan makin memperkecil pengangguran warga Lombok,” kata Lia.
Sementara itu, Elyani Sulistianda, warga Praya yang bertugas mengelola dan memilah sampah, merasakan manfaat kesempatan kerja selama sekitar tujuh hari penyelenggaraan MotoGP.
“Sudah ada banget dampak untuk ekonomi bagi kita, apalagi kita anak-anak muda yang benar-benar butuh pekerjaan,” katanya.
Kesempatan ini juga dimanfaatkan Feri Zon Lahardi, mahasiswa berusia 20 tahun asal Sakra Barat, Lombok Timur. Ia bekerja paruh waktu selama libur kuliah untuk menambah penghasilan sekaligus pengalaman yang dapat menunjang karier setelah lulus.
“Saya cuma pengen cari pengalaman saja. Mumpung lagi muda, biar ada banyak pengalamannya buat nambah CV nanti,” ujar Feri.
Selain memperoleh penghasilan tambahan untuk membantu membayar uang kuliah dan memenuhi kebutuhan sehari-hari, Feri juga berkesempatan berinteraksi dengan wisatawan mancanegara menggunakan kemampuan bahasa Inggrisnya.
Kisah Essenza, Lia, Elyani, dan Feri menunjukkan bahwa Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 turut membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal.
Selain membantu memenuhi kebutuhan keluarga, pekerjaan musiman di Mandalika memberikan pengalaman baru bagi warga, termasuk anak muda yang sedang mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.