Saham PGUN Digadai, Ke Mana Aliran Dana Jumbo Milik Haji Isam?

M Nurhadi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:06 WIB
Saham PGUN Digadai, Ke Mana Aliran Dana Jumbo Milik Haji Isam?
Ilustrasi IHSG Bursa Efek Indonesia [Ist]
baca 10 detik
  • Tiga pemegang saham utama PGUN menggadaikan 5,3 miliar lembar saham kepada Bank Mandiri pada 30 September 2026.
  • Direktur PGUN Tamlikho menyatakan perseroan tidak terlibat dalam perjanjian kredit, tidak memberikan jaminan, serta tidak menerima aliran dana.
  • Debitur fasilitas kredit tersebut adalah PT Jhonlin Baratama yang memiliki hubungan afiliasi dengan para pemegang saham PGUN.

Suara.com - PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) menjelaskan posisi perseroan atas penggadaian saham oleh tiga pemegang saham utamanya kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip Senin (12/10/2026), perseroan menyatakan tidak menjadi bagian dari perjanjian kredit yang menjadi dasar gadai tersebut, tidak memberikan jaminan, dan tidak akan menerima dana dari fasilitas itu.

Meski demikian, sejumlah pertanyaan mendasar, mulai dari siapa debitur sebenarnya hingga untuk apa dana kredit dipakai, belum terjawab dalam dokumen yang tersedia.

Direktur PGUN, Tamlikho, memaparkan bahwa seluruh proses kredit berlangsung di luar perseroan. Pembahasan fasilitas, pengajuan, hingga penerbitan surat penawaran (offering letter) dari Bank Mandiri, menurut dia, dijalankan langsung antara debitur dan bank.

"Perseroan tidak terlibat penuh dalam proses pembahasan atau negosiasi fasilitas kredit, pengajuan fasilitas, persetujuan atau offering letter dari PT Bank Mandiri Tbk. Hal tersebut dikarenakan seluruh prosesnya dilakukan secara langsung antara PT Jhonlin Barata dalam hal ini selaku debitur dan PT Bank Mandiri Tbk," kata Tamlikho.

Perseroan juga menyatakan tidak memberikan jaminan perusahaan (corporate guarantee), aset, maupun bentuk dukungan lain atas fasilitas tersebut. PGUN mengaku telah menerima informasi mengenai gadai saham itu dari para pemegang sahamnya, tetapi tidak mengetahui rincian fasilitas kredit yang diterima debitur.

Soal arus dana, Tamlikho menyampaikan,"Tidak ada dana dari fasilitas kredit tersebut akan mengalir ke Perseroan, baik dalam bentuk pinjaman pemegang saham, penyetoran modal, maupun pembiayaan rencana usaha atau aksi korporasi Perseroan."

Siapa yang Menggadaikan, dan Apa yang Digadaikan

Tiga pemegang saham yang menggadaikan sahamnya adalah PT Araya Agro Lestari (AAL), PT Baramega Citra Mulia Persada (BCMP), dan PT Citra Agro Raya (CAR). Ketiganya menjadikan seluruh kepemilikannya di PGUN sebagai jaminan bagi Bank Mandiri.

Menurut pemberitaan sejumlah media yang merujuk pada keterbukaan informasi perseroan, penandatanganan dilakukan pada 30 September 2026 dan dilaporkan ke BEI pada 7 Oktober 2026. Total saham yang terlibat sekitar 5,3 miliar lembar.

baca juga

Perlu dicermati, "100%" di sini merujuk pada seluruh saham yang dimiliki masing-masing pemegang saham, bukan seluruh saham PGUN.

Berdasarkan data yang dihimpun IDNFinancials, gabungan ketiganya setara 92,38% modal PGUN, yaitu AAL 38,44%, CAR 38,25%, dan BCMP 15,69%. Artinya, sekitar 7,62% saham beredar berada di luar tiga entitas tersebut. Angka ini sejalan dengan porsi kepemilikan publik 7,62% yang dipaparkan manajemen PGUN dalam paparan publik Juni 2026.

Manajemen menegaskan transaksi ini tidak mengubah struktur pengendalian, tidak menimbulkan dilusi, dan tidak mengubah modal ditempatkan maupun modal disetor.

Tamlikho menjelaskan bahwa debitur adalah perusahaan afiliasi PGUN, PT Jhonlin Baratama.

"Afiliasi Perseroan tersebut adalah PT Jhonlin Baratama, di mana terdapat hubungan afiliasi antara pemegang saham CAR dan AAL yaitu Jhony Saputra yang juga menjabat sebagai Komisaris di PT Jhonlin Baratama," terangnya.

Jhony Saputra adalah putra Haji Isam. Namun, AAL sendiri tercatat dimiliki putri Haji Isam, Liana Saputri, yang juga tercatat sebagai pemilik manfaat akhir PGUN, sedangkan CAR dimiliki Jhony Saputra. Perbedaan ini belum dijelaskan dalam dokumen yang dikutip.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Bergerak Dua Arah Senin Pagi, Pantau Saham Emas

IHSG Bergerak Dua Arah Senin Pagi, Pantau Saham Emas

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 09:19 WIB

Analisis Teknikal IHSG dan Rekomendasi Saham-saham Hari Ini

Analisis Teknikal IHSG dan Rekomendasi Saham-saham Hari Ini

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:47 WIB

3 Perusahaan Jumbo Masuk Daftar Antrean IPO

3 Perusahaan Jumbo Masuk Daftar Antrean IPO

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 17:42 WIB

IHSG Menguat ke Level 6.093 Sepekan, Nilai Transaksi Harian BEI Melonjak 28,52%

IHSG Menguat ke Level 6.093 Sepekan, Nilai Transaksi Harian BEI Melonjak 28,52%

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:44 WIB

100 Hari Reformasi Pasar Modal, BEI Mulai Tingkatkan Likuiditas dan Daya Saing Bursa

100 Hari Reformasi Pasar Modal, BEI Mulai Tingkatkan Likuiditas dan Daya Saing Bursa

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Modal Asing Masuk RI Rp 131,1 T per Oktober 2026: SBN Moncer, Saham Masih Keok

Modal Asing Masuk RI Rp 131,1 T per Oktober 2026: SBN Moncer, Saham Masih Keok

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Terkini

Sugiono Serahkan Jabatan Menlu kepada Arrmanatha Nasir, Keduanya Sempat Berpelukan

Sugiono Serahkan Jabatan Menlu kepada Arrmanatha Nasir, Keduanya Sempat Berpelukan

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:21 WIB

Bus EPA Persib U-18 Diserang, Ketum Jakmania: Jelas Salah, Mohon Maaf

Bus EPA Persib U-18 Diserang, Ketum Jakmania: Jelas Salah, Mohon Maaf

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Berapa Biaya Haji 2027 di Kota Makassar? Lebih Mahal dari Aceh

Berapa Biaya Haji 2027 di Kota Makassar? Lebih Mahal dari Aceh

Sulsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:20 WIB

6 Rekomendasi Jam Tangan Pria Terbaik untuk Aktivitas Outdoor, Harga Mulai Rp500 Ribuan

6 Rekomendasi Jam Tangan Pria Terbaik untuk Aktivitas Outdoor, Harga Mulai Rp500 Ribuan

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:17 WIB

DPR Dukung Mutasi 199 Perwira Polri, Sahroni Ingatkan Jangan Tunggu Viral Baru Bertindak

DPR Dukung Mutasi 199 Perwira Polri, Sahroni Ingatkan Jangan Tunggu Viral Baru Bertindak

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:14 WIB

PAN Mantap Usung Prabowo di 2029, Demokrat Belum Bicara Pilpres

PAN Mantap Usung Prabowo di 2029, Demokrat Belum Bicara Pilpres

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:13 WIB

Maia Estianty Disebut Tone Deaf usai Bahas Rezeki dan Sedekah, Apa Sih Artinya?

Maia Estianty Disebut Tone Deaf usai Bahas Rezeki dan Sedekah, Apa Sih Artinya?

Entertainment | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:11 WIB

PT Timah (TINS) Bongkar Rencana Besar Kuartal IV 2026, Sahamnya Masih Loyo

PT Timah (TINS) Bongkar Rencana Besar Kuartal IV 2026, Sahamnya Masih Loyo

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Cara Mandi yang Benar untuk Menjaga Kesehatan Kulit, Jangan Terlalu Lama!

Cara Mandi yang Benar untuk Menjaga Kesehatan Kulit, Jangan Terlalu Lama!

Sumut | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Inovasi Energi Bersih, PLN Group Raih Empat Penghargaan ASEAN Energy Awards 2026

Inovasi Energi Bersih, PLN Group Raih Empat Penghargaan ASEAN Energy Awards 2026

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:08 WIB

×