- CELIOS memberi nilai 2,9/10 untuk kabinet Prabowo-Gibran dari kalangan ahli.
- Pemegang saham RANS menyusut 21.843 SID atau hampir 15% sepanjang September.
- Saham RANS turun 13,3% ke Rp189 per lembar pada akhir September 2026.
Suara.com - Dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mendapat rapor buruk dari kalangan ahli. Di pasar modal, saham PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) milik Raffi Ahmad juga ditinggalkan puluhan ribu investor sepanjang September 2026.
Berdasarkan laporan CELIOS bertajuk Rapor Kinerja 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, kabinet memperoleh nilai rata-rata hanya 2,9 dari 10 dari kalangan ahli. Sementara itu, masyarakat umum memberikan nilai rata-rata 4,7 dari 10.
Dari 129 responden ahli, sebanyak 69% memberikan nilai 1 hingga 3. Bahkan, 29% responden memberikan nilai paling rendah, yakni 1.

Penilaian masyarakat umum juga cenderung negatif. Sebanyak 40% dari 1.142 responden memberikan nilai 1 hingga 3. Angka tersebut dua kali lipat dibandingkan proporsi masyarakat yang memberikan nilai 8 hingga 10, yakni 20%.
Di tengah buruknya penilaian terhadap kinerja pemerintahan, jumlah pemegang saham RANS juga mengalami penyusutan signifikan. Hingga akhir September 2026, jumlah pemegang saham emiten media dan hiburan tersebut tercatat sebanyak 126.253 Single Investor Identification (SID).
Finance Director RANS, Rumunggu Yokonapita, menyampaikan jumlah tersebut turun 21.843 SID atau hampir 15% dibandingkan posisi akhir Agustus 2026 yang mencapai 148.096 SID.
Penyusutan jumlah investor itu terjadi bersamaan dengan pelemahan harga saham RANS. Sepanjang September 2026, saham perseroan terkoreksi 13,3%, dari Rp220 per saham pada akhir Agustus menjadi Rp189 per saham pada akhir September.
Tren keluarnya investor sebenarnya telah terlihat sejak Agustus. Pada bulan tersebut, jumlah pemegang saham RANS berkurang sebanyak 40.129 SID. Padahal, setelah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Juni 2026, RANS sempat menarik 188.225 SID pada Juli.
Meski jumlah pemegang saham terus menyusut, struktur kepemilikan saham RANS belum mengalami perubahan signifikan. Raffi Ahmad masih menguasai 62,93% saham, diikuti PT Indonesia Entertainment sebesar 7,23% dan Nagita Slavina Mariana Tengker sebesar 0,99%.

Pemegang saham lainnya yang memiliki lebih dari 1% saham antara lain Soultan Ariq Rachman dan Dony Oskaria, masing-masing sebesar 2,74%, Haji Isam sebesar 1,40%, serta Sutanto Hartono sebesar 1,14%.
Adapun porsi saham publik atau free float RANS tercatat sebesar 19,96%.
Penyusutan jumlah pemegang saham dan penurunan harga sepanjang September menjadi sinyal bahwa minat investor terhadap RANS sedang melemah.