Profil Martha Tilaar, Pengusaha Senior yang Meninggal Dunia Hari Ini

M Nurhadi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:47 WIB
Profil Martha Tilaar, Pengusaha Senior yang Meninggal Dunia Hari Ini
Martha Tilaar (Instagram.com/martha_tilaar)
baca 10 detik
  • Martha Tilaar, pendiri Martha Tilaar Group, meninggal dunia pada Rabu pagi, 14 Oktober 2026, dalam usia 89 tahun.
  • Ia mendirikan Martha's Salon di Jakarta pada tahun 1970 menggunakan modal tabungan serta sumbangan keluarga dari Amerika Serikat.
  • Martha Tilaar bersama mitra mendirikan PT Martina Berto pada tahun 1977 dan melahirkan produk kosmetik Sariayu.

Suara.com - Tokoh perintis sekaligus pendiri kerajaan bisnis kosmetik Martha Tilaar Group, Dr. (H.C.) Martha Tilaar, dikabarkan meninggal dunia pada Rabu pagi, 14 Oktober 2026. Almarhumah mengembuskan napas terakhirnya di usia 89 tahun.

Berita berpulangnya tokoh legendaris ini disampaikan secara resmi oleh keluarga besar Tiara Kusuma (Persatuan Ahli Kecantikan dan Pengusaha Salon Indonesia), di mana Martha Tilaar menempati posisi sebagai Dewan Kehormatan. Kepergian beliau meninggalkan warisan tak ternilai bagi perkembangan industri kosmetik dan jamu tradisional di Indonesia.

Profil Martha Handana Tilaar

Lahir dengan nama Martha Handana (Tjhie Pwee Giok) di Gombong, Kebumen, pada 4 September 1937, perjalanan hidupnya jauh dari ekspektasi awal sebagai ikon kecantikan.

Saat kecil, ia dikenal tomboi dan enggan merawat diri. Perubahan terjadi berkat sang ibu yang menitipkannya pada ahli kecantikan tradisional di Yogyakarta, Titi Poerwosoenoe. Dari sinilah, benih kecintaannya pada dunia kecantikan dan perawatan tradisional mulai tumbuh.

Sebelum merintis bisnis, Martha sempat berprofesi sebagai pendidik. Berbekal gelar Sarjana Pendidikan dari IKIP Jakarta (kini Universitas Negeri Jakarta), ia mengajar di sekolah dasar dan almamaternya. Pada tahun 1964, jalan hidupnya berbelok ketika ia mendampingi sang suami, Dr. Henry A. Rudolf Tilaar, yang melanjutkan studi ke Amerika Serikat.

Di sana, ia menempuh pendidikan di Academy of Beauty Culture di Indiana, lulus, dan sempat bekerja serta membuka praktik salon mandiri. Ia bahkan pernah menyambi sebagai pengasuh anak (baby sitter) dan gencar mempromosikan layanan salonnya dari pintu ke pintu.

Sekembalinya ke Jakarta, dengan modal Rp1 juta hasil tabungan di Amerika Serikat dan sumbangan keluarga, Martha mendirikan Martha’s Salon pada 3 Januari 1970.

Berawal dari garasi sederhana berukuran 6 x 4 meter di Menteng, salonnya berkembang pesat berkat pendekatan personal yang hangat kepada para pelanggannya.

baca juga

Eksplorasi kecantikannya tak berhenti di salon. Pada tahun 1972, ia berkelana ke Eropa untuk mempelajari seni meramu kosmetik.

Namun, kesadarannya akan kekayaan alam Nusantara membawanya kembali pada akar tradisi. Ia menggali rahasia perawatan dari dukun beranak dan neneknya, Mak Oco, seorang peramu jamu ulung.

Ramuan jamu ini memiliki makna personal yang mendalam. Sempat divonis mandul setelah 11 tahun menikah, Martha berhasil mengandung pada usia jelang menopause dan melahirkan anak pertamanya di usia 42 tahun berkat ketelatenannya mengonsumsi jamu sang nenek. Resep ini kelak diabadikan menjadi produk "Kaplet Wulandari".

Merintis Imperium Kosmetik Martina Berto

Pada 1977, babak baru bisnis Martha dimulai ketika ia menggandeng pendiri Kalbe Farma, Boenjamin Setiawan dan Theresia Harsini Setiady, untuk mendirikan PT Martina Berto.

Kolaborasi ini melahirkan produk Sariayu Martha Tilaar. Bisnis ini kian menggurita dengan berdirinya pabrik-pabrik di Kawasan Industri Pulo Gadung, serta akuisisi sejumlah perusahaan pada era 1988-1995.

Melalui Martha Tilaar's Innovation Center (MTIC), grup ini menelurkan ragam merek ternama seperti Caring, Belia, Biokos, PAC, Dewi Sri Spa, hingga Jamu Garden yang menembus pasar internasional.

Puncaknya pada 1999, keluarga Martha Tilaar berhasil mengakuisisi penuh kepemilikan PT Martina Berto dan mengonsolidasikannya ke dalam Martha Tilaar Group.

Kiprah panjangnya diganjar puluhan penghargaan prestisius tingkat nasional maupun global. Ia menerima gelar Doktor Kehormatan dalam bidang Fashion and Artistry dari World University Tuscon (1984), Penghargaan PBB di UN Global Compact Leaders Summit oleh Ban Ki Moon (2002), Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan (1993), hingga Bintang Budaya Parama Dharma (2016). Namanya bahkan diabadikan sebagai nama spesies anggrek Kalimantan, Ceologyne Marthae, oleh Universitas Leiden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Shio yang Paling Cocok Jadi Pengusaha Kuliner dan FnB, Cek Karakternya

Daftar Shio yang Paling Cocok Jadi Pengusaha Kuliner dan FnB, Cek Karakternya

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Penerimaan Pajak Melesat 24,1% di Agustus 2026 karena Pemerintah Tunda Restitusi ke Pengusaha

Penerimaan Pajak Melesat 24,1% di Agustus 2026 karena Pemerintah Tunda Restitusi ke Pengusaha

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:33 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Saudara Saya Meninggal Dunia

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Saudara Saya Meninggal Dunia

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Anak Pendiri NU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Meninggal Dunia

Anak Pendiri NU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Meninggal Dunia

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:34 WIB

Sosok Mbah Leginah, Nenek Viral yang Sering Ngonten Bareng Cucu Meninggal Dunia

Sosok Mbah Leginah, Nenek Viral yang Sering Ngonten Bareng Cucu Meninggal Dunia

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:07 WIB

Harga Kedelai Naik, Pengusaha Tempe Terpaksa Kecilkan Ukuran

Harga Kedelai Naik, Pengusaha Tempe Terpaksa Kecilkan Ukuran

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:26 WIB

Terkini

Profil Martha Tilaar, Pengusaha Senior yang Meninggal Dunia Hari Ini

Profil Martha Tilaar, Pengusaha Senior yang Meninggal Dunia Hari Ini

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Liburan Akhir Tahun Makin Dekat,  Yuk Siapkan Semua Kebutuhannya!

Liburan Akhir Tahun Makin Dekat, Yuk Siapkan Semua Kebutuhannya!

Jakarta | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Rekam Jejak Rustian, Sestama BNPB yang Terjaring OTT KPK: Dari Apoteker Jadi Pejabat Teras

Rekam Jejak Rustian, Sestama BNPB yang Terjaring OTT KPK: Dari Apoteker Jadi Pejabat Teras

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Viral Truk Kopdes Angkut Bibit Sawit Lewat Kabut Asap Kebakaran Hutan

Viral Truk Kopdes Angkut Bibit Sawit Lewat Kabut Asap Kebakaran Hutan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:43 WIB

JK Ungkap Sisi Gelap Demokrasi Liberal Indonesia: Banyak Pejabat Tidak Punya Kapasitas

JK Ungkap Sisi Gelap Demokrasi Liberal Indonesia: Banyak Pejabat Tidak Punya Kapasitas

Sulsel | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:41 WIB

Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, Kabut Asap Makin Pekat

Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, Kabut Asap Makin Pekat

Riau | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Ramalan Shio Tikus Hari Ini: Hati-Hati Belanja Mewah, Peluang Cuan Justru Datang dari Mantan Rekan

Ramalan Shio Tikus Hari Ini: Hati-Hati Belanja Mewah, Peluang Cuan Justru Datang dari Mantan Rekan

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:34 WIB

Kalah dari Arsenal, Calvin Verdonk Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Tampil di Liga Champions

Kalah dari Arsenal, Calvin Verdonk Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Tampil di Liga Champions

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Misteri Bau Menyengat di Kontrakan Pagelaran Terkuak: Wanita Ditemukan Tak Bernyawa di Kasur

Misteri Bau Menyengat di Kontrakan Pagelaran Terkuak: Wanita Ditemukan Tak Bernyawa di Kasur

Lampung | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Rupiah Berbalik Melemah Paling Dalem di Asia, Dolar AS Naik Dekati Rp17.917

Rupiah Berbalik Melemah Paling Dalem di Asia, Dolar AS Naik Dekati Rp17.917

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:26 WIB

×