IHSG Babak Belur Dihantam MSCI, Prabowo Mendadak Panggil Bos OJK ke Istana

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:59 WIB
IHSG Babak Belur Dihantam MSCI, Prabowo Mendadak Panggil Bos OJK ke Istana
Friderica Widyasari Dewi ditetapkan sebagai Ketua OJK pada Sabtu (31/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Prabowo memanggil Ketua OJK saat IHSG tertekan sentimen negatif MSCI.
  • MSCI mengkaji penurunan status pasar saham RI dari Emerging Market.
  • OJK belum membeberkan langkah konkret untuk merespons gejolak pasar.

Suara.com - Pasar modal Indonesia tengah menghadapi tekanan hebat setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan konsultasi terkait rencana penurunan status pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.

Di tengah gejolak tersebut, Presiden Prabowo Subianto memanggil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/10/2026).

Friderica, yang akrab disapa Kiky, tiba di Istana sekitar pukul 15.55 WIB. Pemanggilan ini berlangsung ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus tertekan oleh sentimen negatif dari MSCI sejak Jumat lalu hingga Senin ini.

Meski demikian, Kiky belum mengungkapkan apakah pertemuannya dengan Prabowo secara khusus akan membahas dampak langkah MSCI terhadap pasar modal Indonesia.

"Belum tahu (bahas soal efek langkah MSCI atau tidak), dipanggil aja... Tapi saya sudah siapkan laporan semuanya. Nanti teman-teman setelah rapat baru nanti saya update ke teman-teman," kata Kiky saat tiba di Istana.

Kiky juga belum bersedia membeberkan langkah yang akan ditempuh OJK untuk merespons tekanan di pasar saham. Ia memilih menyampaikan laporan terlebih dahulu kepada Presiden sebelum memberikan penjelasan kepada publik.

"Nanti deh sekalian ya, saya lapor bapak dulu," ujarnya.

Penampakan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Penampakan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Langkah MSCI menjadi sorotan karena perubahan klasifikasi dari Emerging Market menjadi Standalone Market berpotensi memengaruhi persepsi investor global terhadap pasar saham Indonesia. Jika perubahan status tersebut benar-benar terjadi, daya tarik pasar modal Indonesia di mata investor internasional berisiko melemah.

Kondisi ini menambah tekanan terhadap pasar saham domestik yang tengah berjuang menghadapi sentimen negatif. Pemanggilan Ketua OJK oleh Presiden pun menjadi perhatian, terutama terkait langkah pemerintah dan regulator dalam merespons gejolak serta menjaga kepercayaan investor.

baca juga

Namun, hingga Kiky memberikan keterangan awal di Istana, belum ada penjelasan resmi mengenai substansi pembicaraan dengan Prabowo maupun langkah konkret OJK untuk meredam tekanan di pasar modal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan BEI Tak Masukkan Saham-saham Kategori HSC ke Perhitungan IHSG

Alasan BEI Tak Masukkan Saham-saham Kategori HSC ke Perhitungan IHSG

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:37 WIB

Saham Anda Didepak dari IHSG? Jangan Panik, Simak Penjelasan Resmi BEI

Saham Anda Didepak dari IHSG? Jangan Panik, Simak Penjelasan Resmi BEI

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Gebrakan BEI, Saham-saham Kategori HSC Dikeluarkan dari Perhitungan IHSG

Gebrakan BEI, Saham-saham Kategori HSC Dikeluarkan dari Perhitungan IHSG

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:48 WIB

Terkini

Tak Cuma Berpikir Positif, Pentingnya Mengamati Pola Hidup di Buku 59 Detik

Tak Cuma Berpikir Positif, Pentingnya Mengamati Pola Hidup di Buku 59 Detik

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:00 WIB

IHSG Babak Belur Dihantam MSCI, Prabowo Mendadak Panggil Bos OJK ke Istana

IHSG Babak Belur Dihantam MSCI, Prabowo Mendadak Panggil Bos OJK ke Istana

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:59 WIB

Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran, Ini Kasus Korupsi yang Dinilai Berdampak pada HAM

Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran, Ini Kasus Korupsi yang Dinilai Berdampak pada HAM

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:58 WIB

Kawasan Kumuh Anak Kali Krukut Bakal Ditata Mulai 2027

Kawasan Kumuh Anak Kali Krukut Bakal Ditata Mulai 2027

Foto | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Misi Dagang Jatim-Aceh Dipimpin Khofifah, Transaksi Tembus Rp1,218 Triliun

Misi Dagang Jatim-Aceh Dipimpin Khofifah, Transaksi Tembus Rp1,218 Triliun

Jatim | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Gelar Tak Jamin Kerja: Mengurai Fenomena 'Kuliah Scam' Anak Muda

Gelar Tak Jamin Kerja: Mengurai Fenomena 'Kuliah Scam' Anak Muda

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Pengamat Soroti Pengawasan Senjata Api Pasca Peristiwa Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe

Pengamat Soroti Pengawasan Senjata Api Pasca Peristiwa Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Kapolri Sebut Ada Keterlibatan Pihak Asing dan Negara Tetangga di Kasus Karhutla

Kapolri Sebut Ada Keterlibatan Pihak Asing dan Negara Tetangga di Kasus Karhutla

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:39 WIB

Alasan BEI Tak Masukkan Saham-saham Kategori HSC ke Perhitungan IHSG

Alasan BEI Tak Masukkan Saham-saham Kategori HSC ke Perhitungan IHSG

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:37 WIB

Prabowo Setuju! Pemerintah Segera Koordinasikan Bantuan Karhutla dari Singapura dan Malaysia

Prabowo Setuju! Pemerintah Segera Koordinasikan Bantuan Karhutla dari Singapura dan Malaysia

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:35 WIB

×