Bunga KPR ke Depan Tak Naik, Alasan BI Tahan BI-Rate 5,75%

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:35 WIB
Bunga KPR ke Depan Tak Naik, Alasan BI Tahan BI-Rate 5,75%
Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti. [Suara.com/Rina Anggraeni].
baca 10 detik
  • Dewan Gubernur Bank Indonesia menahan suku bunga acuan di level 5,75 persen pada tanggal 20-21 Oktober 2026.
  • Keputusan tersebut diambil untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah serta mengendalikan target inflasi tahun 2026 dan 2027.
  • Bank Indonesia juga mengarahkan kebijakan makroprudensial longgar guna mendorong pembiayaan dan pertumbuhan ekonomi sektor riil.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) mengambil keputusan untuk menahan suku bunga acuan (BI Rate) di level 5,75 persen. Langkah ini diambil setelah Dewan Gubernur mengadakan Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 20-21 Oktober 2026.

Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan, RDG juga mempertahankan Suku bunga deposit facility di level 4,75 persen.

Begitu pula suku bunga lending facility yang diputuskan untuk tetap pada level 6,5 persen. Destry menuturkan, keputusan ini tetap konsisten dengan strategi stabilisasi nilai tukar Rupiah di tengah tekanan eksternal yang masih kuat guna.

Hal ini guna pencapaian sasaran inflasi sebesar 2,5±1 persen pada tahun 2026 dan 2027 serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Bank Indonesia, Jakarta. [Antara//M Risyal Hidayat/wsj]
Bank Indonesia, Jakarta. [Antara//M Risyal Hidayat/wsj]

"Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 20-21 Oktober 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI rate sebesar 5,75 persen dan suku bunga lending facility 6,5 persen , serta menaikkan suku bunga deposit facility menjadi sebesar 5 persen," ujarnya dalam konferensi Pers di Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Sementara itu, kebijakan makroprudensial dan kebijakan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi. Kebijakan makroprudensial longgar terus diperkuat guna meningkatkan pembiayaan ke sektor riil dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan. 

Selain itu, Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan insentif untuk menarik aliran masuk modal asing dan menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, serta mempercepat pendalaman pasar uang dan pasar valas (PUVA). 

"Ke depan BI akan mengoptimalkan instrumen kebijakan moneter dan kebijakan eksternal dan menempuh langkah penyesuaian dalam menjaga stabilitas perekonomian," jelasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Ini, BI Diramal Bakal Naikkan Suku Bunga

Gara-gara Ini, BI Diramal Bakal Naikkan Suku Bunga

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:44 WIB

Kesepakatan Batas Minimum Bunga Pindar Dinilai Bukan Kartel, Ini Penjelasannya

Kesepakatan Batas Minimum Bunga Pindar Dinilai Bukan Kartel, Ini Penjelasannya

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:43 WIB

DEN Peringatkan BI Segera Naikkan Suku Bunga demi Selamatkan Rupiah

DEN Peringatkan BI Segera Naikkan Suku Bunga demi Selamatkan Rupiah

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:22 WIB

Terkini

Bunga KPR ke Depan Tak Naik, Alasan BI Tahan BI-Rate 5,75%

Bunga KPR ke Depan Tak Naik, Alasan BI Tahan BI-Rate 5,75%

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:35 WIB

Menikmati Nusa Penida Lebih Santai, Menginap di Vila dengan Pemandangan Laut dan Gunung Agung

Menikmati Nusa Penida Lebih Santai, Menginap di Vila dengan Pemandangan Laut dan Gunung Agung

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:33 WIB

Kim Woo Seok Curi Perhatian di Doctor X, Ternyata Adik Vokalis MeloMance!

Kim Woo Seok Curi Perhatian di Doctor X, Ternyata Adik Vokalis MeloMance!

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Penantang Yamaha MT-15 Dijual Rp24 Jutaan: Intip Spesifikasi dan Fitur Hero Xtreme 160R 4V

Penantang Yamaha MT-15 Dijual Rp24 Jutaan: Intip Spesifikasi dan Fitur Hero Xtreme 160R 4V

Otomotif | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:29 WIB

Makassar Cuma Berawan, Deretan Kota Ini Diprediksi Hujan Lebat Disertai Petir

Makassar Cuma Berawan, Deretan Kota Ini Diprediksi Hujan Lebat Disertai Petir

Sulsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Dua Reaktor Nuklir Terapung Bakal Dibangun di Maluku Utara, Malaysia Ketar-ketir

Dua Reaktor Nuklir Terapung Bakal Dibangun di Maluku Utara, Malaysia Ketar-ketir

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:26 WIB

62 Pasangan Nikah Gratis di Jateng, Langsung Dapat Modal Usaha untuk Bangun Keluarga Sejahtera

62 Pasangan Nikah Gratis di Jateng, Langsung Dapat Modal Usaha untuk Bangun Keluarga Sejahtera

Jawa Tengah | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Menkum Supratman Siap Bahas Definisi Korupsi Versi Kajian Luhut

Menkum Supratman Siap Bahas Definisi Korupsi Versi Kajian Luhut

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Sinopsis The Hunting Wives Season 2: Drama Penuh Intrik dan Pengkhianatan

Sinopsis The Hunting Wives Season 2: Drama Penuh Intrik dan Pengkhianatan

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Apakah Laptop Boleh dalam Mode Sleep yang Lama? Jangan Keseringan, Ini Risikonya!

Apakah Laptop Boleh dalam Mode Sleep yang Lama? Jangan Keseringan, Ini Risikonya!

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:20 WIB

×