LPDB Koperasi Perkuat Tata Kelola Penjaminan, Dorong Skema Asuransi Kredit yang Lebih Terintegrasi

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:26 WIB
LPDB Koperasi Perkuat Tata Kelola Penjaminan, Dorong Skema Asuransi Kredit yang Lebih Terintegrasi
Direktur Utama LPDB Koperasi, Krisdianto membuka kegiatan bertajuk Penguatan Tata Kelola Penjaminan Pinjaman/Pembiayaan: Skema Asuransi Kredit Terpusat dan Penggunaan Pialang Asuransi sebagai Mitra Strategis di Bandung (20/10/2026). (Dok. LPDB Koperasi)

Suara.com - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi memperkuat tata kelola penjaminan pinjaman dan pembiayaan melalui pembahasan skema asuransi kredit terpusat serta pemanfaatan pialang asuransi sebagai mitra strategis. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan efektivitas mitigasi risiko sekaligus menjaga keberlanjutan penyaluran dana bergulir kepada koperasi di Indonesia.

Kegiatan bertajuk Penguatan Tata Kelola Penjaminan Pinjaman/Pembiayaan: Skema Asuransi Kredit Terpusat dan Penggunaan Pialang Asuransi sebagai Mitra Strategis tersebut dibuka oleh Direktur Utama LPDB Koperasi, Krisdianto, di Kota Bandung, Rabu (20/10/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Direktur Pengembangan Usaha LPDB Koperasi Afif Thosin Roy Akhmad, Direktur Umum dan Hukum Deva Rachman, serta Direktur Keuangan Bambang Sadewo, bersama perwakilan industri asuransi, pialang asuransi, akademisi, praktisi, dan koperasi mitra.

Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto mengatakan, penguatan sistem penjaminan diperlukan untuk mendukung penyaluran dana bergulir yang dikelola secara akuntabel dan memperhatikan prinsip kehati-hatian. Sebagai dana yang bersumber dari APBN, pengelolaannya perlu didukung sistem mitigasi risiko yang memadai, tanpa mengabaikan kebutuhan koperasi untuk memperoleh akses pembiayaan.

LPDB Koperasi mengevaluasi tata kelola penjaminan agar prosesnya dapat berjalan lebih terkoordinasi.(Dok. LPDB Koperasi)
LPDB Koperasi mengevaluasi tata kelola penjaminan agar prosesnya dapat berjalan lebih terkoordinasi.(Dok. LPDB Koperasi)

“Penjaminan merupakan salah satu instrumen yang dapat membantu memitigasi risiko dalam penyaluran dana bergulir. Karena itu, tata kelolanya perlu terus diperkuat, mulai dari proses kerja sama, penutupan penjaminan, pemantauan masa berlaku, hingga penanganan klaim,” ujar Krisdianto.

Ia menjelaskan, selama ini LPDB Koperasi telah bekerja sama dengan berbagai lembaga penjaminan untuk mendukung pembiayaan koperasi di sejumlah wilayah. Namun, pelaksanaan kerja sama dengan banyak lembaga menghadirkan tantangan tersendiri, terutama karena perbedaan ketentuan, persyaratan administrasi, masa berlaku perjanjian, serta mekanisme pengajuan dan penyelesaian klaim.

Kondisi tersebut mendorong LPDB Koperasi untuk mengevaluasi tata kelola penjaminan agar prosesnya dapat berjalan lebih terkoordinasi. Salah satu opsi yang dibahas adalah pemanfaatan pialang asuransi sebagai mitra strategis yang dapat membantu menjembatani kebutuhan LPDB Koperasi dengan perusahaan asuransi, termasuk dalam proses negosiasi perlindungan dan pengelolaan administrasi penjaminan.

Menurut Krisdianto, pialang asuransi perlu dipahami berdasarkan fungsi profesionalnya sebagai perantara yang membantu klien memperoleh solusi perlindungan sesuai kebutuhan. Peran tersebut diharapkan dapat mendukung proses yang lebih terstruktur, dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku, transparansi, serta prinsip tata kelola yang baik.

“Yang ingin kita bangun adalah sistem penjaminan yang lebih tertata dan terukur. Kita perlu memastikan bahwa setiap skema yang digunakan tidak hanya memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga dipahami dengan baik dari sisi cakupan perlindungan, kewajiban para pihak, dan mekanisme klaimnya,” katanya.

Krisdianto menegaskan, penguatan tata kelola penjaminan tidak dimaksudkan untuk meniadakan peran lembaga penjaminan yang selama ini menjadi mitra LPDB Koperasi. Sebaliknya, evaluasi dilakukan untuk mencari pola kerja sama yang lebih efektif, sekaligus menjaga agar dukungan penjaminan tetap dapat menunjang akses pembiayaan bagi koperasi yang membutuhkan.

baca juga

Sementara itu, Direktur Pengembangan Usaha LPDB Koperasi Afif Thosin Roy Akhmad menjelaskan bahwa penggunaan instrumen penjaminan menjadi salah satu pendekatan yang mendukung penyaluran dana bergulir kepada koperasi, terutama ketika calon mitra menghadapi keterbatasan dalam menyediakan agunan.

Menurut Afif, LPDB Koperasi perlu terus mencari pendekatan yang adaptif agar pelayanan pembiayaan kepada koperasi dapat berjalan optimal. Namun, fleksibilitas dalam memberikan akses pembiayaan harus tetap diimbangi dengan pengelolaan risiko yang bertanggung jawab karena dana yang disalurkan merupakan dana pemerintah.

“LPDB Koperasi perlu menjaga keseimbangan antara perluasan akses pembiayaan dan pengelolaan risiko. Instrumen penjaminan menjadi salah satu pilihan yang dapat mendukung upaya tersebut, sehingga mekanisme dan tata kelolanya perlu terus dievaluasi,” jelas Afif.

Ia juga memaparkan bahwa pengalaman kerja sama penjaminan selama beberapa tahun terakhir menunjukkan pentingnya memperkuat koordinasi antara LPDB Koperasi, lembaga penjaminan, perusahaan asuransi, dan pihak terkait lainnya. Proses pengajuan hingga penyelesaian klaim memerlukan pemahaman yang sama mengenai persyaratan perlindungan dan kewajiban masing-masing pihak.

Dalam konteks tersebut, pialang asuransi berpotensi membantu proses koordinasi dan menjembatani kebutuhan perlindungan dengan pilihan produk atau skema yang tersedia di industri asuransi. Meski demikian, pemanfaatannya perlu didukung kajian yang memadai, kejelasan ruang lingkup layanan, serta mekanisme kerja sama yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Harapannya, melalui diskusi ini kita dapat memperoleh masukan dari para pemangku kepentingan untuk menyusun tata kelola penjaminan yang lebih efektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan begitu, kebutuhan mitigasi risiko dapat dikelola secara lebih baik tanpa mengurangi komitmen LPDB Koperasi dalam melayani koperasi,” tambah Afif.

Melalui kegiatan ini, LPDB Koperasi membuka ruang dialog dengan para pemangku kepentingan untuk mengevaluasi tantangan pelaksanaan penjaminan sekaligus mengidentifikasi alternatif penguatan sistem yang sesuai dengan kebutuhan lembaga. Pembahasan tersebut diharapkan menjadi masukan bagi penyempurnaan tata kelola penjaminan pinjaman dan pembiayaan ke depan.

Penguatan tata kelola ini merupakan bagian dari komitmen LPDB Koperasi untuk mengelola dana bergulir secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada keberlanjutan. Dengan sistem mitigasi risiko yang semakin baik, LPDB Koperasi diharapkan dapat terus mendukung pengembangan usaha koperasi serta memperluas akses pembiayaan bagi sektor koperasi di Indonesia.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Kebutuhan Perbankan Investor Asing di Indonesia, BRI Hadirkan FDI Services

Dukung Kebutuhan Perbankan Investor Asing di Indonesia, BRI Hadirkan FDI Services

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:36 WIB

Pameran Bisnis Jadi Jembatan UMKM Lokal Menuju Pasar Global

Pameran Bisnis Jadi Jembatan UMKM Lokal Menuju Pasar Global

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:22 WIB

Ratusan UMKM Kantongi Sertifikasi Halal dan Diberi Pelatihan Gratis

Ratusan UMKM Kantongi Sertifikasi Halal dan Diberi Pelatihan Gratis

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Asta Cita, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan melalui Pembiayaan dan Pemberdayaan Jutaan UMKM

Asta Cita, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan melalui Pembiayaan dan Pemberdayaan Jutaan UMKM

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Tiga Produk Khas Dataran Tinggi Dieng Masuk Pelindungan Indikasi Geografis di Indonesia

Tiga Produk Khas Dataran Tinggi Dieng Masuk Pelindungan Indikasi Geografis di Indonesia

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:31 WIB

Menyesap Dieng Dari Hulu ke Hilir: Jejak GI Tourism yang Dirintis DJKI

Menyesap Dieng Dari Hulu ke Hilir: Jejak GI Tourism yang Dirintis DJKI

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 08:00 WIB

Terkini

LPDB Koperasi Perkuat Tata Kelola Penjaminan, Dorong Skema Asuransi Kredit yang Lebih Terintegrasi

LPDB Koperasi Perkuat Tata Kelola Penjaminan, Dorong Skema Asuransi Kredit yang Lebih Terintegrasi

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:26 WIB

Puluhan Kiai Sepuh NU Berkumpul di Lirboyo, Soroti Keadilan dalam Kasus Gus Yaqut

Puluhan Kiai Sepuh NU Berkumpul di Lirboyo, Soroti Keadilan dalam Kasus Gus Yaqut

Jatim | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Riset Evident Institute: Dialog Prabowo-Gibran Dinilai Berhasil, Ekonomi Warga Masih Jadi Tantangan

Riset Evident Institute: Dialog Prabowo-Gibran Dinilai Berhasil, Ekonomi Warga Masih Jadi Tantangan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:19 WIB

Sudewo Melawan! Tolak Vonis 8,5 Tahun Penjara dan Siapkan Banding

Sudewo Melawan! Tolak Vonis 8,5 Tahun Penjara dan Siapkan Banding

Jawa Tengah | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:18 WIB

Pesta Gol di Bekasi, Persija Jakarta Bertengger di Puncak Klasemen Super League

Pesta Gol di Bekasi, Persija Jakarta Bertengger di Puncak Klasemen Super League

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:12 WIB

Menko Airlangga Sebut Gejolak Pasar Modal Bukan Tolak Ukur Kondisi Perekonomian

Menko Airlangga Sebut Gejolak Pasar Modal Bukan Tolak Ukur Kondisi Perekonomian

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:10 WIB

Ide Rayakan Tahun Baru di Jakarta, Ada Konser Maliq & DEssentials hingga Dinner Spesial

Ide Rayakan Tahun Baru di Jakarta, Ada Konser Maliq & DEssentials hingga Dinner Spesial

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Sudewo Divonis 8,5 Tahun Penjara, Ketika Jabatan Publik Berujung Skandal Korupsi

Sudewo Divonis 8,5 Tahun Penjara, Ketika Jabatan Publik Berujung Skandal Korupsi

Jawa Tengah | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:07 WIB

Usai Dirut Jadi Tersangka, Kejagung Periksa Dua Saksi dari PT CNI

Usai Dirut Jadi Tersangka, Kejagung Periksa Dua Saksi dari PT CNI

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Lengkap! Ini Deretan Vonis Menyakitkan yang Diterima Bupati Pati Nonaktif Sudewo

Lengkap! Ini Deretan Vonis Menyakitkan yang Diterima Bupati Pati Nonaktif Sudewo

Jawa Tengah | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:01 WIB

×