Menyesap Dieng Dari Hulu ke Hilir: Jejak GI Tourism yang Dirintis DJKI

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 24 September 2026 | 08:00 WIB
Menyesap Dieng Dari Hulu ke Hilir: Jejak GI Tourism yang Dirintis DJKI
Seremoni produk Dieng Coffee Ritual oleh Fajar Sulaeman Taman, Direktur Merek dan Indikasi Geografis di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum (paling kanan), Arie Ardian Rishadi, Staf Ahli Bidang Politik dan Keamanan Kementerian Hukum (tengah), yang segera didaftarkan untuk pelindungan produk di DJKI. (Suara.com/CNR ukirsari)

Suara.com - Di pelataran kompleks Candi Dwarawati, salah satu candi di Pegunungan Dieng yang masuk dalam kawasan Cagar Budaya berpayung hukum, para tamu menikmati sajian Dieng Coffee Ritual.

Ritual ini menyajikan kopi dalam lima sesi. Dimulai dari cita rasa asam yang membuka indera perasa, dilanjutkan dengan karakter buah-buahan dan rempah, kudapan manis adaptasi dari apfelstrudel yang dinamai carica strudel, hingga ditutup dengan sajian teh hasil olahan bagian terluar daging buah ceri kopi.

Rangkaian itu menjadi penutup Uji Jalur Geographical Indication (GI) Tourism yang digelar Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) di bawah Kementerian Hukum Republik Indonesia selama tiga hari (21–23/9/2026), di kawasan Pegunungan Dieng.

Dieng Coffee Ritual, sebuah konsep menikmati evening coffee di pelataran Candi Dwarawati, Dieng. (Suara.com/CNR ukirsari)
Dieng Coffee Ritual, sebuah konsep menikmati evening coffee di pelataran Candi Dwarawati, Dieng. (Suara.com/CNR ukirsari)

Mengenal Dieng Melalui Produk Khasnya

Berlokasi di perbatasan dua kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, Wonosobo dan Banjarnegara, dataran tinggi dengan sejumlah puncak seperti Gunung Prau, Bukit Sikunir, Gunung Bisma, serta Pakuwaja ini menjadi pilot project pariwisata dengan konsep yang mengajak wisatawan mengenal sebuah daerah melalui produk khas yang lahir dari tempat, alam, tradisi, dan pengetahuan masyarakatnya.

Konsep itu selaras dengan tugas DJKI dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan di bidang kekayaan intelektual, termasuk Indikasi Geografis, yaitu tanda yang menunjukkan daerah asal suatu barang yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan geografis.

Salah satu titik kunjungan Uji Jalur DJKI adalah ke UD Podang Mas Wonosobo, perintis manisan kemasan carica. (Suara.com/CNR ukirsari)
Salah satu titik kunjungan Uji Jalur DJKI adalah ke UD Podang Mas Wonosobo, perintis manisan kemasan carica. (Suara.com/CNR ukirsari)

Dalam suguhan Dieng Coffee Ritual, hasil bumi khas Dataran Tinggi Dieng, yaitu kopi Arabica (Coffea arabica), buah carica (Vasconcellea pubescens), serta tanaman herbal purwaceng (Pimpinella pruatjan), menyatu dalam harmoni di setiap sesapan kopi dan suapan kue.

Semuanya disajikan di tengah alam terbuka bernuansa senja, dengan latar belakang candi bersejarah. Tak sekadar menikmati produk, wisatawan juga diajak memahami cerita di balik produk-produk itu.

Sebentar lagi, paket wisata ini akan dipasarkan untuk umum.

baca juga

“Produk indikasi geografis itu adalah salah satu produk yang sudah dilindungi, dan bisa dimanfaat oleh masyarakat, karena ada kaitan antara para kuliner, pelaku usaha, para petani, di mana semua berkumpul menjadi ekosistem. GI Tourism ini dari hulu ke hilir bisa dimanfaatkan bersama oleh masyarakat setempat, dan mereka bisa belajar. Ada edukasi dan sosialisasi bagi wisatawan,” jelas Fajar Sulaeman Taman, Direktur Merek dan Indikasi Geografis di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum.

Dijelaskannya bahwa Geographical Indication (GI) atau Indikasi Geografis adalah suatu tanda yang menunjukkan suatu produk asal wilayah.

“Dalam arti bagaimana produk yang dibuat di wilayah tertentu itu ada kaitan dengan faktor manusia, kemudian faktor alamnya, di wilayah tertentu. Inilah yang menjadikan indikasi geografis itu dilindungi,” lanjutnya.

Fajar Sulaeman Taman, Direktur Merek dan Indikasi Geografis di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum (paling kanan), Arie Ardian Rishadi, Direktur Direktorat Penegakan Hukum DJKI (tengah), serta Uswatun Hasanah, Ketua MPIG tanaman herbal Purwaceng di Dieng (paling kiri) dalam seremoni menanam kopi di Dieng. (Suara.com/CNR ukirsari)(Suara.com/CNR ukirsari)
Fajar Sulaeman Taman, Direktur Merek dan Indikasi Geografis di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum (paling kanan), Arie Ardian Rishadi, Staf Ahli Bidang Politik dan Keamanan Kementerian Hukum (tengah), serta Uswatun Hasanah, Ketua MPIG tanaman herbal Purwaceng di Dieng (paling kiri) dalam seremoni menanam kopi di Dieng. (Suara.com/CNR ukirsari)

Dieng dan Kekuatan Produk Indikasi Geografis

Pemilihan Dataran Tinggi Dieng sebagai pilot project DJKI untuk program GI Tourism berangkat dari beberapa alasan. Salah satunya adalah karakter wilayah Dieng yang berada di dua kabupaten, Banjarnegara dan Wonosobo.

“Daerah menjadi satu wilayah yang memiliki produk indikasi bersama oleh masyarakat setempat. Makanya, kita pilih Dieng,” lanjut Fajar Sulaeman Taman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Hukum: Mayoritas Aduan di Program Pasti Ada Solusi Telah Ditindaklanjuti

Menteri Hukum: Mayoritas Aduan di Program Pasti Ada Solusi Telah Ditindaklanjuti

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 14:22 WIB

DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association

DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 20:29 WIB

DJKI Selesaikan 104 Sengketa Kekayaan Intelektual Melalui Mediasi

DJKI Selesaikan 104 Sengketa Kekayaan Intelektual Melalui Mediasi

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 20:26 WIB

DJKI Hadirkan Layanan KI di MPP Jakarta, Permudah Akses dan Pendampingan Masyarakat

DJKI Hadirkan Layanan KI di MPP Jakarta, Permudah Akses dan Pendampingan Masyarakat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:08 WIB

Peringati Hari KI Sedunia, DJKI Gelar Layanan di Car Free Day Serentak 33 Provinsi

Peringati Hari KI Sedunia, DJKI Gelar Layanan di Car Free Day Serentak 33 Provinsi

News | Jum'at, 24 April 2026 | 15:05 WIB

DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual

DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual

News | Rabu, 01 April 2026 | 18:28 WIB

Terkini

Menyesap Dieng Dari Hulu ke Hilir: Jejak GI Tourism yang Dirintis DJKI

Menyesap Dieng Dari Hulu ke Hilir: Jejak GI Tourism yang Dirintis DJKI

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 08:00 WIB

BSI Dorong Produk Halal Lokal Naik Kelas hingga Pasar Global lewat International Expo 2026

BSI Dorong Produk Halal Lokal Naik Kelas hingga Pasar Global lewat International Expo 2026

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 07:58 WIB

Tak Terima Hasil Sabung Ayam, Pria di Mesuji Tembak Lawan dari Jarak 2 Meter

Tak Terima Hasil Sabung Ayam, Pria di Mesuji Tembak Lawan dari Jarak 2 Meter

Lampung | Kamis, 24 September 2026 | 07:53 WIB

Di Balik Kemewahan AI Indonesia: Ada Bumi yang Kian Gerah

Di Balik Kemewahan AI Indonesia: Ada Bumi yang Kian Gerah

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 07:50 WIB

Sri Lanka Jadi Calon Markas Baru Sindikat Penipuan Siber Internasional di Asia Pasifik

Sri Lanka Jadi Calon Markas Baru Sindikat Penipuan Siber Internasional di Asia Pasifik

News | Kamis, 24 September 2026 | 07:45 WIB

Masa Kerja Tak Berlaku Lagi, TPP ASN Kota Malang Kini Murni Berdasarkan Kinerja

Masa Kerja Tak Berlaku Lagi, TPP ASN Kota Malang Kini Murni Berdasarkan Kinerja

Malang | Kamis, 24 September 2026 | 07:44 WIB

Kementan Stop Impor, Kini Harga Singkong Mulai Naik

Kementan Stop Impor, Kini Harga Singkong Mulai Naik

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 07:42 WIB

Nempel Jalur KRL, 1.377 Hunian Subsidi Disiapkan bagi MBR di Kawasan Perkotaan

Nempel Jalur KRL, 1.377 Hunian Subsidi Disiapkan bagi MBR di Kawasan Perkotaan

News | Kamis, 24 September 2026 | 07:41 WIB

Setapol Ungkap Kondisi Tahanan Demo 27 Agustus: Ada yang Patah Jari hingga Luka Kepala

Setapol Ungkap Kondisi Tahanan Demo 27 Agustus: Ada yang Patah Jari hingga Luka Kepala

News | Kamis, 24 September 2026 | 07:36 WIB

Eropa Diminta Lindungi Mahkamah Pidana Internasional dari Amerika Serikat

Eropa Diminta Lindungi Mahkamah Pidana Internasional dari Amerika Serikat

News | Kamis, 24 September 2026 | 07:32 WIB

×