Penyebab Rupiah Meloyo dan Betah di Level Rp18.000 Hari Ini

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:05 WIB
Penyebab Rupiah Meloyo dan Betah di Level Rp18.000 Hari Ini
Rupiah terus alami pelemahan meski IHSG menguat. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah melemah ke level Rp18.060 per dolar AS pada perdagangan Kamis, 22 Oktober 2026.
  • Pelemahan rupiah disebabkan oleh keluarnya modal asing secara deras serta meningkatnya harga minyak dunia akibat eskalasi geopolitik.
  • Kondisi tersebut turut memicu pelemahan pada sejumlah mata uang di kawasan Asia terhadap dolar Amerika Serikat.

Suara.com - Nilai tukar rupiah berakhir meloyo hingga akhir perdagangan, Kamis, 22 Oktober 2026. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup ke level Rp18.060 dolar AS, melemah 38 poin atau turun 0,21 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp18.022.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan pelemahan ini dikarenakan banyaknya modal asing yang keluar cukup deras.

Artinya, permintaan mata uang dolar AS meningkat, sehingga membuat rupiah depresiasi.

"Rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS, tertekan oleh net sell investor asing walau sentimen domestik umumnya membaik," ujarnya saat dihubungi Suara.com.

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Jakarta,. [Suara.com/Alfian Winanto]

Lukman menambahkan, kenaikan harga minyak dunia juga menekan rupiah. Terlebih  adanya  kekuatiran eskalasi geopolitik dan antisipasi laporan bahwa AS dan Israel tengah mempesiapkan penyerangan militar terhadap Iran ikut membebani rupiah.

"Investor terus memantau perkembangan geopolitik di Timur Tengah dan sentimen di pasar ekuitas," bebernya.

Sementara itu, beberapa mata uang Asia cenderung melemah. Dolar Taiwan mencatat pelemahan terdalam yakni 0,37 persen.

Disusul rupee India yang melemah 0,36 persen, peso Filipina melemah 0,27 persen, baht Thailand melemah 0,21 persen dan ringgit Malaysia yang melemah 0,03 persen terhadap dolar AS.

Sedangkan mata uang Asia lainnya menguat terhadap dolar AS sore ini. Yen Jepang menguat 0,57 persen, won Korea menguat 0,39 persen, dolar Hong Kong menguat 0,06 persen.  
Lalu, dolar Singapura menguat 0,03 persen dan yuan China yang menguat 0,02 persen terhadap dolar AS sore ini.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Makin Sengsara, Merosot ke Level Rp18.052 per Dolar Amerika Serikat

Rupiah Makin Sengsara, Merosot ke Level Rp18.052 per Dolar Amerika Serikat

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Gegara Bank Indonesia, Rupiah Kembali ke Level Rp18.000

Gegara Bank Indonesia, Rupiah Kembali ke Level Rp18.000

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:24 WIB

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Level Rp17.985

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Level Rp17.985

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:36 WIB

Terkini

1.000 Beasiswa Dokter Spesialis Dibuka Tahun Ini, Mayoritas Lewat LPDP

1.000 Beasiswa Dokter Spesialis Dibuka Tahun Ini, Mayoritas Lewat LPDP

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:02 WIB

Mau Liburan Natal dan Akhir Tahun Makin Berkesan? Ini Pilihan Aktivitas Seru di Bali

Mau Liburan Natal dan Akhir Tahun Makin Berkesan? Ini Pilihan Aktivitas Seru di Bali

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:01 WIB

Pemuda Tambora Curi 2 Karung Bawang Punya Kakak Ipar, Hasilnya Buat Beli Tembakau Sintetis

Pemuda Tambora Curi 2 Karung Bawang Punya Kakak Ipar, Hasilnya Buat Beli Tembakau Sintetis

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:58 WIB

Jadwal Gila 5 Laga 14 Hari, Persib Bandung Tetap Pasang Target Menang di Kandang Madura United

Jadwal Gila 5 Laga 14 Hari, Persib Bandung Tetap Pasang Target Menang di Kandang Madura United

Jabar | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:56 WIB

Pesan Prabowo di Hari Santri Nasional: Sejarah Kemerdekaan Bangsa Lahir dari Pesantren

Pesan Prabowo di Hari Santri Nasional: Sejarah Kemerdekaan Bangsa Lahir dari Pesantren

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Andre Rosiade: Di Jakarta Orang Heboh Tolak MBG, di Daerah Alhamdulillah Mendukung Semua

Andre Rosiade: Di Jakarta Orang Heboh Tolak MBG, di Daerah Alhamdulillah Mendukung Semua

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:54 WIB

GJLS Kembali ke Layar Lebar Lewat Film GJLS: Berapi-Api

GJLS Kembali ke Layar Lebar Lewat Film GJLS: Berapi-Api

Entertainment | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:38 WIB

Prabowo Apresiasi Perluasan Akses Keuangan hingga ke Seluruh Daerah

Prabowo Apresiasi Perluasan Akses Keuangan hingga ke Seluruh Daerah

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden

Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:34 WIB

Tak Punya Ahli IT, Media Daerah Ini Manfaatkan AI untuk Bikin Platform Pantau Iklim

Tak Punya Ahli IT, Media Daerah Ini Manfaatkan AI untuk Bikin Platform Pantau Iklim

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:27 WIB

×