Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Level Rp17.985

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:36 WIB
Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Level Rp17.985
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menghitung uang rupiah dan dollar AS di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah menguat tipis ke level Rp17.985 per dolar AS pada perdagangan Selasa, 20 Oktober 2026.
  • Penguatan nilai tukar rupiah tersebut didorong oleh rencana Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga.
  • Mayoritas mata uang di kawasan Asia bergerak bervariasi dengan kecenderungan mengalami pelemahan terhadap dolar AS.

Suara.com - Rupiah masih mendapatkan sentimen positif di pasar keuangan. Alhasil, mata uang Garuda menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan data Bloomberg Selasa (20/10/2026), rupiah dibuka ke level Rp17.985 dolar Amerika Serikat (AS). Angka ini menguat 7 poin atau naik 0,04 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.992.

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan penguatan rupiah disebabkan rencana Bank Indonesia (BI) ingin menaikkan suku bunga.

"Rupiah diperkirakan berkonsolidasi terhadap dolar AS dengan potensi menguat terbatas oleh antisipasi kenaikan suku bunga dalam RDG BI sore ini," katanya saat dihubungi Suara.com.

Namun, dia mewaspadai mata uang Garuda yang bakal melemah. Salah satunya, sentimen domestik yang bisa menekan mata uang Garuda.

"Sentimen di pasar ekuitas domestik masih akan mendikte rupiah, yang apabila kembali membaik akan kembali mendukung. Range rupiah Rp17.850-Rp18.000," katanya.

Ilustrasi Baht. [Pexels]
Ilustrasi Baht. [Pexels]

Sementara itu, pergerakan mata uang di Asia bervariasi dengan kecenderungan melemah. Di mana, baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di kawasan setelah anjlok 0,17 persen.

Selanjutnya ada peso Filipina yang terkoreksi 0,15 persen dan won Korea Selatan terkikis 0,1 persen. Disusul, yen Jepang yang tertekan 0,08 persen. Berikutnya, dolar Singapura terlihat turun 0,05 persen dan yuan China yang melemah tipis 0,04 persen di pagi ini.

Sedangkan, dolar Taiwan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,11 persen terhadap the greenback. Kemudian ada ringgit Malaysia yang menanjak 0,04 persen dan dolar Hong Kong yang menguat tipis 0,009 persen.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Menguat ke Rp17.880, Harga Minyak dan Dolar AS Jadi Pendorong

Rupiah Menguat ke Rp17.880, Harga Minyak dan Dolar AS Jadi Pendorong

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.899/US$, Harga Minyak dan Dolar AS Jadi Penopang

Rupiah Menguat ke Rp17.899/US$, Harga Minyak dan Dolar AS Jadi Penopang

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Rupiah Kembali Menguat tapi Dolar AS Masih Betah di Level Rp17.902

Rupiah Kembali Menguat tapi Dolar AS Masih Betah di Level Rp17.902

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Rupiah Anjlok Hari Ini, Nyaris ke Level Rp 18.000 Lagi

Rupiah Anjlok Hari Ini, Nyaris ke Level Rp 18.000 Lagi

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Dolar Menguat, Harga Komponen Naik, Pendapatan IOTF Tetap Tumbuh 16%

Dolar Menguat, Harga Komponen Naik, Pendapatan IOTF Tetap Tumbuh 16%

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Rupiah Terus Menguat, Dolar AS Anjlok ke Level Rp17.868

Rupiah Terus Menguat, Dolar AS Anjlok ke Level Rp17.868

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 09:59 WIB

Terkini

Geger! Benda Mirip Granat Ditemukan di Keraton Solo, Gegana Sterilisasi 13 Titik

Geger! Benda Mirip Granat Ditemukan di Keraton Solo, Gegana Sterilisasi 13 Titik

Jawa Tengah | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:32 WIB

HP Baru Oppo Bocor, Bawa Baterai 8.000 mAh dan Dua Kamera 200 MP

HP Baru Oppo Bocor, Bawa Baterai 8.000 mAh dan Dua Kamera 200 MP

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:27 WIB

Pajak Dibayar, Jalan Tak Layak: Potret Beban Ganda Rakyat Desa

Pajak Dibayar, Jalan Tak Layak: Potret Beban Ganda Rakyat Desa

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Apakah ISPA Menular? Jangan Sepelekan, Ini Cara Mencegahnya

Apakah ISPA Menular? Jangan Sepelekan, Ini Cara Mencegahnya

Health | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:25 WIB

Taktik Agresif Berbuah Manis! Tim Futsal Putra UNESA Juara Campus League 2026

Taktik Agresif Berbuah Manis! Tim Futsal Putra UNESA Juara Campus League 2026

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:23 WIB

Pameran Bisnis Jadi Jembatan UMKM Lokal Menuju Pasar Global

Pameran Bisnis Jadi Jembatan UMKM Lokal Menuju Pasar Global

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:22 WIB

Serentak Pukul 10 Pagi! Pemprov DKI Gelar Simulasi Gempa Bumi di 494 Gedung dan Sekolah

Serentak Pukul 10 Pagi! Pemprov DKI Gelar Simulasi Gempa Bumi di 494 Gedung dan Sekolah

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:19 WIB

Insiden Pembacokan Berdarah di Ciamis, Dua Polisi dan Warga Terluka

Insiden Pembacokan Berdarah di Ciamis, Dua Polisi dan Warga Terluka

Jabar | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:18 WIB

Bocoran Desain iPhone 18 Beredar, Kamera Belakang Disebut Berubah dan Rilis 2027

Bocoran Desain iPhone 18 Beredar, Kamera Belakang Disebut Berubah dan Rilis 2027

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:15 WIB

IHSG Loyo Lagi, Melemah di Awal Perdagangan Rabu ke Level 5.200

IHSG Loyo Lagi, Melemah di Awal Perdagangan Rabu ke Level 5.200

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:13 WIB

×