Gegara Bank Indonesia, Rupiah Kembali ke Level Rp18.000

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:24 WIB
Gegara Bank Indonesia, Rupiah Kembali ke Level Rp18.000
Nilai tukar rupiah ambruk kembali ke level Rp18.000. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah melemah ke level Rp18.022 per dolar AS pada perdagangan Rabu, 21 Oktober 2026.
  • Pelemahan rupiah tersebut disebabkan oleh respons pasar terhadap kebijakan Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunganya.
  • Beberapa mata uang Asia lainnya seperti peso Filipina dan baht Thailand juga turut mengalami pelemahan terhadap dolar AS.

Suara.com - Nilai tukar rupiah merosot kembali pada perdagangan, Rabu, 21 Oktober 2026. Mata uang Garuda juga kembali menghuni level Rp18.000.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup ke level Rp18.022 dolar AS, melemah 30 poin atau turun 0,17 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.992.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan pelemahan ini dikarenakan respon Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunganya.

"Rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS merespon langkah BI yang mempertahankan tingkat suku bunga (hanya menaikkan deposit rate)," ujarnya saat dihubungi Suara.com.

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menghitung uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (29/9/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menghitung uang rupiah dan dolar AS di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

Lukman menambahkan rupiah bisa menguat atau melemah tergantung sentimen yang terjadi di domestik dan global. 

"Tekanan yang mereda di pasar ekuitas sedikit banyak menahan perlemahan lebih lanjut. Tidak ada data maupun agenda penting lagi untuk pekan ini, arah rupiah akan tergantung pada sentimen di pasar ekuitas," tandasnya.

Sementara itu, peso Filipina mencatat pelemahan terdalam yakni 0,43 persen disusul baht Thailand melemah 0,10 persen, yuan China melemah 0,04 persen dan dolar Singapura yang melemah 0,008 persen terhadap dolar AS.

Sedangkan, mata uang Asia lainnya menguat terhadap dolar AS sore ini. Dolar Taiwan menguat 0,65 persen, rupee India menguat 0,27 persen, won Korea menguat 0,19 persen.

Selanjutnya, ringgit Malaysia menguat 0,03 persen, dolar Hong Kong menguat 0,02 persen dan yen Jepang yang menguat 0,01 persen terhadap dolar AS.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bunga KPR ke Depan Tak Naik, Alasan BI Tahan BI-Rate 5,75%

Bunga KPR ke Depan Tak Naik, Alasan BI Tahan BI-Rate 5,75%

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:35 WIB

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Level Rp17.985

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Level Rp17.985

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:36 WIB

Gara-gara Ini, BI Diramal Bakal Naikkan Suku Bunga

Gara-gara Ini, BI Diramal Bakal Naikkan Suku Bunga

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:44 WIB

Terkini

Prabowo: Saya Bangga Menjadi Pemimpinmu

Prabowo: Saya Bangga Menjadi Pemimpinmu

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:22 WIB

Aktivis Greenpeace Pakai Teknik SRT untuk Panjat Patung Bundaran HI? Polisi Masih Kebingungan

Aktivis Greenpeace Pakai Teknik SRT untuk Panjat Patung Bundaran HI? Polisi Masih Kebingungan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:22 WIB

Gandeng Kemlu, BRI Dorong Investasi Global dan Perluas Akses UMKM ke Pasar Internasional

Gandeng Kemlu, BRI Dorong Investasi Global dan Perluas Akses UMKM ke Pasar Internasional

Batam | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Arti Bau Melati Tiba-Tiba di Dalam Rumah Malam Hari Menurut Primbon dan Medis

Arti Bau Melati Tiba-Tiba di Dalam Rumah Malam Hari Menurut Primbon dan Medis

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Investasi Jateng Capai Rp72,54 Triliun, Serap 340.334 Tenaga Kerja

Investasi Jateng Capai Rp72,54 Triliun, Serap 340.334 Tenaga Kerja

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19 WIB

Polres Jakbar Ungkap 43 Kasus Kejahatan, dari Curanmor Bersenpi hingga Intimidasi Debt Collector

Polres Jakbar Ungkap 43 Kasus Kejahatan, dari Curanmor Bersenpi hingga Intimidasi Debt Collector

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19 WIB

Buka Sidang Kabinet Dua Tahun Pemerintahan, Prabowo Soroti Perang hingga Krisis Lingkungan

Buka Sidang Kabinet Dua Tahun Pemerintahan, Prabowo Soroti Perang hingga Krisis Lingkungan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Arti Jam Dinding Mati Mendadak Menurut Primbon Jawa dan Angkanya, Tanda Apa?

Arti Jam Dinding Mati Mendadak Menurut Primbon Jawa dan Angkanya, Tanda Apa?

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:17 WIB

Pigai Bantah Dino Patti Djalal Soal Presiden Dewan HAM PBB: Mana Ada Kerja Kemlu!

Pigai Bantah Dino Patti Djalal Soal Presiden Dewan HAM PBB: Mana Ada Kerja Kemlu!

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:16 WIB

Apakah Tablet Android Bisa Pakai Microsoft Office? Ini Cara Mudah Install

Apakah Tablet Android Bisa Pakai Microsoft Office? Ini Cara Mudah Install

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:15 WIB

×