Subsidi BBM hingga Transaksi Batu Bara Dibayangi Risiko Manipulasi Digital

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 06 November 2026 | 08:10 WIB
Subsidi BBM hingga Transaksi Batu Bara Dibayangi Risiko Manipulasi Digital
Ilustrasi BBM Subsidi
baca 10 detik
  • Digitalisasi energi membuka risiko kebocoran data dan serangan siber.
  • Manipulasi dokumen tambang dan subsidi BBM menjadi ancaman tata kelola.
  • PERURI dorong identitas digital dan ketertelusuran transaksi energi.

Suara.com - Digitalisasi sektor energi ternyata menyimpan risiko baru yang tidak kalah serius dari persoalan pasokan dan harga energi. Kebocoran data, manipulasi dokumen pertambangan, hingga penyimpangan distribusi bahan bakar bersubsidi menjadi ancaman yang dapat mengganggu tata kelola energi nasional.

Risiko tersebut menjadi perhatian PT Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI). Perusahaan pelat merah ini menilai penguatan sistem keamanan digital diperlukan untuk memastikan distribusi energi, penyaluran subsidi, hingga transaksi komoditas mineral dan batu bara berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Direktur Utama PERURI Teguh Arief Indratmoko mengatakan, ketahanan energi tidak cukup hanya mengandalkan ketersediaan sumber daya, kapasitas produksi, dan infrastruktur fisik. Keamanan sistem digital juga menjadi faktor penting seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi dalam rantai pasok energi.

"Kedaulatan energi bertumpu pada pasokan, berakar pada kepercayaan digital. Di tengah semakin terhubungnya infrastruktur dan rantai pasok energi, kita harus memastikan bahwa setiap data, identitas, dokumen, dan transaksi memiliki tingkat keamanan serta integritas yang dapat dipertanggungjawabkan," ujar Teguh dalam Energy Leadership & Business Conference (ELBC) 2026 di Jakarta.

Menurut Teguh, transformasi digital di sektor energi membuka peluang peningkatan efisiensi operasional. Namun, tanpa sistem pengamanan memadai, digitalisasi juga berpotensi membuka celah penyimpangan baru.

Beberapa risiko yang perlu diantisipasi antara lain kebocoran data rantai pasok, manipulasi dokumen pertambangan, penyimpangan distribusi subsidi energi, hingga serangan siber terhadap infrastruktur strategis nasional.

Persoalan tersebut menjadi penting mengingat pengelolaan energi melibatkan rantai transaksi yang panjang, mulai dari produksi, distribusi, hingga penyaluran kepada konsumen. Celah dalam proses verifikasi dan pengawasan berpotensi mengurangi transparansi sekaligus menyulitkan penelusuran jika terjadi penyimpangan.

"Setiap liter bahan bakar harus dapat ditelusuri, setiap penerima subsidi harus dapat diverifikasi, dan setiap komoditas energi harus memiliki rekam jejak digital yang terpercaya," tegasnya.

Untuk mengantisipasi risiko tersebut, PERURI mengembangkan kapabilitas di bidang infrastruktur kepercayaan digital. Teknologi yang dikembangkan mencakup identitas digital, autentikasi, sertifikat elektronik, pengamanan transaksi, hingga sistem ketertelusuran digital.

baca juga

Teknologi tersebut diklaim berpotensi dimanfaatkan untuk memperkuat pengawasan distribusi bahan bakar, memverifikasi penerima subsidi, serta meningkatkan keamanan dokumen dan transaksi perdagangan mineral maupun batu bara.

Penggunaan sistem digital juga dapat diperluas ke industri energi hijau, khususnya untuk memastikan keabsahan data emisi, sertifikasi, dan transaksi karbon.

PERURI menyampaikan hal tersebut dalam Energy Leadership & Business Conference (ELBC) 2026 yang diselenggarakan Asosiasi Pemasok Energi, Mineral, dan Batubara Indonesia (ASPEBINDO) di Auditorium Soemitro Djojohadikusumo, Gedung B.J. Habibie, BRIN, Jakarta.

Meski demikian, pemanfaatan teknologi keamanan digital tersebut tetap membutuhkan integrasi dengan sistem pengawasan dan tata kelola di masing-masing sektor agar mampu menekan risiko penyimpangan secara nyata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Duga Uang Rp 2 Miliar dari Dirut KAI Berasal dari Tersangka Korupsi Pertamina

KPK Duga Uang Rp 2 Miliar dari Dirut KAI Berasal dari Tersangka Korupsi Pertamina

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:45 WIB

KPK Sita Rp 2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Kasus Korupsi Digitalisasi SPBU

KPK Sita Rp 2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Kasus Korupsi Digitalisasi SPBU

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:06 WIB

Bank Digital Kini Berburu Transaksi Harian

Bank Digital Kini Berburu Transaksi Harian

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:29 WIB

Terkini

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:35 WIB

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Video | Jum'at, 06 November 2026 | 21:30 WIB

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:27 WIB

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:24 WIB

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:14 WIB

Jenazah Prajurit Korban Helikopter Mi-17 Berhasil Dievakuasi, Dimakamkan di Trenggalek

Jenazah Prajurit Korban Helikopter Mi-17 Berhasil Dievakuasi, Dimakamkan di Trenggalek

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:11 WIB

Tumbuh 19,6 Persen, Laba Bank Mandiri Tembus Rp46,5 Triliun per Oktober 2026

Tumbuh 19,6 Persen, Laba Bank Mandiri Tembus Rp46,5 Triliun per Oktober 2026

Jakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 21:10 WIB

Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat

Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 21:00 WIB

Demokrat Cetak Kemenangan Terbesar di Pemilu Sela AS, Donald Trump Tantrum

Demokrat Cetak Kemenangan Terbesar di Pemilu Sela AS, Donald Trump Tantrum

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:00 WIB

Bukan Sekadar Mengejar Juara, Marching Band Rorotan Siap Tunjukkan Prestasi di Kejurnas FYBI 2026

Bukan Sekadar Mengejar Juara, Marching Band Rorotan Siap Tunjukkan Prestasi di Kejurnas FYBI 2026

Jakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 21:00 WIB

×