Pemuda di India Punya Cara Aneh Supaya Bisa Mabuk hingga 12 Jam, Minum Rebusan Kondom Rasa

Blitz

Kamis, 04 Agustus 2022 | 15:35 WIB
Pemuda di India Punya Cara Aneh Supaya Bisa Mabuk hingga 12 Jam, Minum Rebusan Kondom Rasa
Ilustrasi kondom (shutterstock)

Tak ada rotan akar pun jadi. Peribahasa ini sepertinya menginspirasi pemuda di Durgapur, Benggala Barat, India untuk bisa mabuk dengan cara yang tak lazim.

Jika biasanya obat-obatan terlarang atau alkohol yang lazim digunakan untuk mabuk, namun pemuda di Benggala Barat menggunakan kondom rasa untuk bisa mabuk.

Tak ayal, fenomena aneh tersebut membuat sejumlah outlet yang menjual kondom rasa cepat kehabisan stok. 

Dilansir dari South China Morning Post, sejumlah outlet penjual kondom rasa seperti apotek yang menjual alat kontrasepsi tersebut semakin sulit didapat.

“Sebelumnya, tiga sampai empat bungkus kondom terjual setiap hari. Dan sekarang paket kondom menghilang dari toko,” kata seorang penjaga toko dari toko medis.

Menurut penjaga toko tersebut, kondom beraroma yang direndam dalam air panas, akan melepaskan poliuretan yang dapat menghasilkan alkohol hingga bisa menyebabkan mabuk selama 10 hingga 12 jam.

Berdasarkan laporan Vice, kondom biasanya dibiarkan terendam dalam air selama enam hingga delapan jam sebelum seseorang meminum air tersebut. Seorang karyawan di Rumah Sakit Divisi Durgapur, Dheeman Mandal mengatakan hal tersebut bisa membuat ketagihan.

"Kondom mengandung senyawa aromatik kemudian terurai menjadi alkohol. Ini membuat ketagihan. Senyawa aromatik ini juga ditemukan pada lem dendrit. Begitu banyak orang menggunakan dendrit untuk kecanduan juga," kata Mandal kepada News 18.

Berdasarkan pendapat ahli kepada Vice, jika mengonsumsi air kondom yang memabukkan menyebabkan konsekuensi.

baca juga

"Minum air ini bisa menyebabkan keracunan dan kecanduan. Jika dikonsumsi berulang kali, akan berdampak negatif pada paru-paru dan ginjal, serta membahayakan sistem saraf tubuh,” kata Pakar penyakit dalam di Rumah Sakit Fortis, Kolkata, Joydeep Ghosh kepada Vice.

Kepala perawatan kritis di Rumah Sakit SL Raheja di Mumbai, Sanjith Saseedharan menambahkan, dalam percakapan dengan Vice, jika mengonsumsi tersebut dalam jangka panjang akan menyebabkan kelainan mental.

"Penggunaan jangka panjang ini dapat menyebabkan kelainan mental, termasuk perilaku kekerasan, ketidaksadaran, dan (dalam kasus tertentu) bahkan kematian.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ngeri! Dua Sejoli Tewas Tertabrak Kereta Api, Diduga Gara-gara Mabuk dan Tertidur di Perlintasan

Ngeri! Dua Sejoli Tewas Tertabrak Kereta Api, Diduga Gara-gara Mabuk dan Tertidur di Perlintasan

Jabar | Kamis, 04 Agustus 2022 | 15:05 WIB

Biasa Bikin Takut Warga saat Mabuk, Kawanan ABG Ini Malah Lompat ke Got saat Lihat Polisi

Biasa Bikin Takut Warga saat Mabuk, Kawanan ABG Ini Malah Lompat ke Got saat Lihat Polisi

Bogor | Senin, 01 Agustus 2022 | 12:09 WIB

Ngebut Kendarai Motor saat Mabuk, Dua Pemuda di Mojokerto Temui Ajal

Ngebut Kendarai Motor saat Mabuk, Dua Pemuda di Mojokerto Temui Ajal

Jatim | Minggu, 31 Juli 2022 | 13:29 WIB

Terkini

Kementerian Ekraf Perluas Pasar Produk Kreatif ke Kanada

Kementerian Ekraf Perluas Pasar Produk Kreatif ke Kanada

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 23:57 WIB

Total Jadi 27 Orang, Seretan Tersangka Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Kian Panjang

Total Jadi 27 Orang, Seretan Tersangka Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Kian Panjang

Jogja | Sabtu, 04 Juli 2026 | 22:37 WIB

Bayi Sengaja Ditinggal di Toilet Kereta Eksekutif KA Sancaka Jurusan Jogja - Surabaya

Bayi Sengaja Ditinggal di Toilet Kereta Eksekutif KA Sancaka Jurusan Jogja - Surabaya

Jogja | Sabtu, 04 Juli 2026 | 22:29 WIB

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:28 WIB

Satu Wewangian Tak Lagi Cukup, Tren Memilih Parfum Berdasarkan Suasana Hati Makin Populer

Satu Wewangian Tak Lagi Cukup, Tren Memilih Parfum Berdasarkan Suasana Hati Makin Populer

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:52 WIB

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

6 Shio yang Berpotensi Dapat Keberuntungan dan Kesuksesan 5 Juli 2026

6 Shio yang Berpotensi Dapat Keberuntungan dan Kesuksesan 5 Juli 2026

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:36 WIB

4 Krim Malam Terbaik untuk Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun Berdasarkan Review

4 Krim Malam Terbaik untuk Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun Berdasarkan Review

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:34 WIB

Muhammadiyah Ingatkan Pemerintah: Jangan Ada Militerisasi di Kehidupan Sipil

Muhammadiyah Ingatkan Pemerintah: Jangan Ada Militerisasi di Kehidupan Sipil

Jogja | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:24 WIB

Buka-bukaan Robi Darwis Ungkap Alasan Tinggalkan Persib Demi Gabung Arema FC

Buka-bukaan Robi Darwis Ungkap Alasan Tinggalkan Persib Demi Gabung Arema FC

Bogor | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:14 WIB

×