Wanita yang menggunakan mobil mewah bernama Mariana jadi sorotan publik karena aksinya mengambil cokelat di Alfamart. Video detik-detik saat Mariana digeruduk karyawan Alfamart dan diminta bertanggung jawab menjadi viral.
Viralnya video ini kemudian berbuntut panjang. Mariana kemudian disebut mengancam akan melaporkan karyawan Alfamart yang membuat video itu dengan UU ITE.
Menurut pihak Mariana, H Amir yang menjadi kuasa si wanita itu menyebut bahwa kejadian itu ialah hal yang tidak disengaja.
Disampaikan oleh Amir, bahwa Mariana tidak sadar bahwa cokelat itu sudah ada di dalam tasnya. Ditambahkan oleh Amir, bahwa saat kejadian itu, Mariana juga berada di kondisi tidak sadar.
Menurut cerita versi Amir, si karyawan Alfamart kemudian langsung merekam dengan video dan membuat Mariana terkaget.
"Tanpa sadar cokelatmya ada di tas ibu dan dia tidak tahu ada cokelat di dalam. Nah karyawan Alfamart ini juga melihat juga dan memvideolah beliau," ucap Amir mengutip dari Detik.
Amir menjelaskan bahwa kemudian Mariana membayar cokelat tersebut dan juga membayar dendanya.
Amir juga menambahkan bahwa keesokannya harinya setelah video itu viral, pihak Mariana mendatangai Alfamart tersebut dan meminta kejelasan dari si perekam video.
Amir membantah saat bertemu dengan karyawan Alfamart itu ada ancaman. Ia menyebut pertemuan itu berlangsung setengah jam dan sudah diselesaikan secara kekeluargaan.
"Bukan datang mengintimidasi tapi datang mengklarifikasi bahwa ini urusan udah selesai," kata Amir.
Sementara itu, pihak Alfamart sendiri menunjuk Hotman Paris Hutapea untuk membantu kasus yang dialami karyawannya.
Pihak Hotman yang diwakili oleh anaknya, Frank Hutapea sendiri saat ini sudah melaporkan Mariana dengan dua laporan yakni kasus dugaan pencurian dan pengancaman.