- Nova Arianto menyatakan level Timnas U-17 masih jauh dari standar Asia setelah kalah 0-7 dari China U-17, Minggu (9/2/2026).
- Mayoritas skuad baru ini kurang adaptasi dengan intensitas tinggi pertandingan internasional, meski sudah kompetitif di level domestik.
- Pelatih menekankan pentingnya uji coba internasional intensif dalam waktu dua bulan menuju Piala Asia U-17 2026.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, secara terbuka menyampaikan kepada PSSI bahwa level tim asuhannya saat ini masih jauh untuk bisa bersaing di level Asia.
Hal tersebut diungkapkan usai kekalahan telak 0-7 dari China U-17 pada laga uji coba di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (9/2/2026).
Dalam pertandingan tersebut, Timnas Indonesia U-17 kesulitan mengimbangi permainan lawan sejak menit awal. Para pemain terlihat belum mampu beradaptasi dengan tempo dan intensitas pertandingan internasional.
Kondisi ini tak lepas dari komposisi skuad yang masih sangat baru. Dari tim Piala Dunia U-17 2025, hanya Mochammad Mierza Firjatullah yang tersisa. Laga melawan China menjadi pengalaman internasional pertama bagi mayoritas pemain Timnas Indonesia U-17.
Meski demikian, Nova menegaskan para pemainnya bukan tanpa pengalaman bermain bersama. Seluruh pemain tergabung dalam Garuda United U-18 yang tampil di kompetisi Elite Pro Academy U-18 musim ini dan menunjukkan performa kompetitif di level domestik.
Namun, Nova menilai perbedaan kualitas antara kompetisi lokal dan pertandingan internasional sangat terasa. Oleh karena itu, ia menilai Timnas Indonesia U-17 membutuhkan lebih banyak laga uji coba internasional sebelum tampil di Piala Asia U-17 2026.
"Dan itu yang saya sampaikan ke PSSI juga, bagaimana pemain-pemain ini membutuhkan uji coba secara internasional karena pasti berbeda secara intensitasnya," kata Nova.
Nova juga mengakui secara jujur bahwa dari sisi level permainan, timnya masih tertinggal cukup jauh dibandingkan negara negara Asia lainnya. Meski begitu, ia tetap melihat peluang perbaikan karena waktu persiapan masih tersedia.
"Kalau saya bicara masalah level, memang kita masih jauh untuk bersaing di Asia. Tapi kita masih ada waktu, hampir 1-2 bulan (menuju Piala Asia U-17 2026)," tambah dia.
Baca Juga: Pantas Saja Kalah Telak, Timnas Indonesia U-17 Turun dengan Skuad Baru
Sebagai bagian dari proses evaluasi dan pembelajaran, Timnas Indonesia U-17 dijadwalkan kembali menjalani laga uji coba menghadapi China U-17 di Indomilk Arena pada Rabu (11/2/2026).
(Antara)