Akhir Tragis Pesepak Bola Penyuka Sesama Jenis, Justin Fashanu

Blitz | Suara.com

Rabu, 17 Agustus 2022 | 20:20 WIB
Akhir Tragis Pesepak Bola Penyuka Sesama Jenis, Justin Fashanu
Justin Fashanu | Daily Mail

Saat Michael Sam, atlet American Football pada April 2018 lalu memberanikan diri mengungkap ke publik bahwa dirinya ialah seorang penyuka sesama jenis atau gay, ia begitu mendapat dukungan dan rasa simpatik dari sejumlah atlet senior Amerika Serikat lainnya seperti pemain baseball, Billy Bean, Wade Davis, dan atlet American Football lainnya, David Kopay. 

Setidaknya hal tersebut cukup berarti bagi Michael Sam, ia masih memiliki sejumlah orang yang bersimpatik kepada pilihan seksualnya. Dukungan dan rasa simpatik itu setidaknya meredakan tekanan publik yang menyerangnya karena terang-terangan mengaku bahwa dirinya ialah seorang gay. 

Sebagai atlet berkulit hitam dimana praktek diskriminasi masih ada dan terselubung, pengakuan Sam ini makin membuatnya semakin menjadi minoritas yang tertekan. Kondisi ini yang tak pernah ditemui oleh seorang Justin Fashanu, pesepakbola pertama yang juga mengaku bahwa dirinya ialah seorang gay. 

Eks striker Manchester City ini pada 22 Oktober 1990 blak-blakan kepada media Inggris, The Sun bahwa ia memang seorang gay. Tak hanya pengakuan itu yang buat geger publik Inggris, di pengakuannya itu juga Fashanu mengatakan bahwa ia menjalin hubungan spesial dengan salah satu anggota parlemen Inggris yang berasal dari partai Konservatif. "Ia sudah menikah. Kami berakhir di tempat tidur di flatnya di London," kata Fashanu.

Saat mengakui bahwa dirinya ialah seorang gay, Fashanu tercatat sebagai pemain West Ham United. Setelah pengakuan itu, ia pun jadi sasaran teror. 

Alih-alih mendapat dukungan seperti yang terjadi pada kasus Michael Sam, Fashanu justru mendapat penghakiman, bahkan saudaranya sendiri di salah satu sesi wawancara mengatakan bahwa John ialah orang buangan yang tak diterima di keluarga. 

Sejumlah serangan fisik kepada dirinya sempat ia rasakan usai pengakuan itu. Pesepakbola berkulit hitam itu pun berkali-kali mencoba menjelaskan ke publik bahwa pengakuan tersebut agar ia terbebas dari perasaan bersalah yang selama ini menghinggapi dirinya. 

Sayangnya apapun alasan Fashanu, bagi media dan publik Inggris hal tersebut sudah tak ada artinya. Fashanu tetap dicap hina dan layak untuk mendapat perlakuan diskriminatif. 

Perlakuan diskriminatif ini seperti mengulang kisah kelam Fashanu saat masih anak-anak. Lahir di kota London dari keluarga imigran Afrika, membuat Fashanu dan adiknya sedari kecil sudah dititipkan oleh ayah dan ibunya ke Barnardo's, sebuah lembaga amal di Inggris yang memang bertujuan menampung anak-anak yang orang tuanya tak sanggup untuk merawat dan nantinya anak-anak ini akan diadopsi oleh keluarga lain. 

Pada umur 6 tahun, keluarga Alf dan Betty Jakcon dari Attleborough bersedia untuk mengadopsi Fashanu dan adiknya. Ia bersama sang adik pun harus pergi dari London dan tinggal di kawasan Norfolk di timur laut London. Beranjak dewasa, Fashanu ternyata tak langsung menekuni sepakbola, ia justru sempat masuk sasana tinju dan petinju amatir di usia 14 sampai 15 tahun. 

Tinju jadi pilihan bagi Fashanu yang saat itu masih mendapat perlakuan dan serangan rasial. Membela diri memang jadi alasan Fashanu menekuni tinju. Baru pada usia 16 tahun, saat bermain bola di salah satu akademi di tempat tinggalnya, skillnya membuat pencari bakat dari klub Norwich City terpikat pada dirinya. 

Setahun kemudian, Fashanu pun menjalani debutnya untuk Norwich City melawan West Brom, klub yang berasal dari kawasan West Midlands. Kawasan West Midlands sendiri memiliki julukan Black Country, julukan ini merupakan sebutan rasial karena wilayah ini memiliki begitu banyak imigran Afrika. Para pemain kulit hitam di West Brom sendiri sering mendapat perlakuan rasial saat menjalani laga Liga Inggris. 

Permainan Fashanu menyita perhatian publik, meski hal itu kemudian tertutupi karena ia berkulit hitam. Tak gentar, Fashanu kembali tunjukkan bahwa skillnya bermain bola ialah bakat alami. Saat melawan Liverpool, Fashanu mampu menciptakan gol yang membuat The Reds hanya mampu bermain imbang dengan skor 3-3. Gol Fashanu dicetaknya dengan proses tak biasa, ia melepaskan tendangan voli dari luar kotak penalti. 

Juliet Jacques, seorang wartawan senior Inggris yang juga fans Norwich City menuliskan bahwa gol Fashanu tersebut sangat luar biasa. "Itu adalah permainan tim yang brilian dengan hasil akhir yang ditentukan skill individu memukau dari seorang pemuda yang kurang ajar," tulis Jasques dalam artikelnya yang berjudul 'The Meaning of the Goal'. 

Di akhir musim 1981, Fashanu mendapat penghargaan goal of the season dari BBC. Penghargaan tersebut layak didapatkannya, karena sebagai striker muda, ia mampu menorehkan 35 gol dari 90 caps bersama Norwich City. Berkat torehannya itupun membuat Fashanu menjadi bagian dari Timnas Inggris dan melakoni 11 caps di antara tahun 1980 hingga 1982. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4 Pesepak Bola Top yang Memiliki Penyakit Bawaan, Ada David Beckham

4 Pesepak Bola Top yang Memiliki Penyakit Bawaan, Ada David Beckham

Bola | Rabu, 17 Agustus 2022 | 17:45 WIB

Bintang Timnas Indonesia yang Rayakan HUT Kemerdekaan RI di Luar Negeri

Bintang Timnas Indonesia yang Rayakan HUT Kemerdekaan RI di Luar Negeri

Bola | Rabu, 17 Agustus 2022 | 12:20 WIB

10 Pemain yang Secara Mengejutkan Masuk Nominasi Ballon d'Or, Ada  Mario Balotelli

10 Pemain yang Secara Mengejutkan Masuk Nominasi Ballon d'Or, Ada Mario Balotelli

Bola | Selasa, 16 Agustus 2022 | 18:52 WIB

Pesepak Bola Tewas Tersambar Petir di Sukabumi, Terkapar di Tengah Lapangan Saat Pertandingan Persahabatan

Pesepak Bola Tewas Tersambar Petir di Sukabumi, Terkapar di Tengah Lapangan Saat Pertandingan Persahabatan

Sumbar | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 21:51 WIB

Ayah Kafiatur Rizky Ternyata Eks Pesepak Bola, Pernah Main di Persikota dan Ikut Seleksi Timnas

Ayah Kafiatur Rizky Ternyata Eks Pesepak Bola, Pernah Main di Persikota dan Ikut Seleksi Timnas

Bola | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 19:22 WIB

Terkini

5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan

5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:51 WIB

TSMC Prediksi Industri Chip Global Tembus Rp24 Kuadriliun pada 2030, AI Jadi Mesin Utama Pertumbuhan

TSMC Prediksi Industri Chip Global Tembus Rp24 Kuadriliun pada 2030, AI Jadi Mesin Utama Pertumbuhan

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:51 WIB

Evakuasi Kebakaran di RSUD dr Soetomo: Satu Pasien Meninggal Dunia Saat Api Kepung Lantai 5

Evakuasi Kebakaran di RSUD dr Soetomo: Satu Pasien Meninggal Dunia Saat Api Kepung Lantai 5

Jatim | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:51 WIB

Sedang Cedera, Duo Aprilia Enggan Remehkan Kemampuan Marc Marquez

Sedang Cedera, Duo Aprilia Enggan Remehkan Kemampuan Marc Marquez

Your Say | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:47 WIB

Berkedok Karaoke, Tempat Hiburan di Daan Mogot Jadi Sarang Prostitusi Anak: 5 Orang Jadi Tersangka!

Berkedok Karaoke, Tempat Hiburan di Daan Mogot Jadi Sarang Prostitusi Anak: 5 Orang Jadi Tersangka!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:45 WIB

Carlo Ancelotti Resmi Latih Timnas Brasil Hingga 2030 Demi Target Juara Dunia

Carlo Ancelotti Resmi Latih Timnas Brasil Hingga 2030 Demi Target Juara Dunia

Bola | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:45 WIB

Kenapa Liptint Tidak Tahan Lama? Ketahui Bedanya dengan Lipstik

Kenapa Liptint Tidak Tahan Lama? Ketahui Bedanya dengan Lipstik

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:44 WIB

Habiskan Rp147 Triliun, MK Tolak Uji Materi UU IKN: Ibu Kota Tetap Jakarta

Habiskan Rp147 Triliun, MK Tolak Uji Materi UU IKN: Ibu Kota Tetap Jakarta

Video | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:42 WIB

Ambisi Hattrick Juara Persib: Dedi Kusnandar Siap Jadi 'Tumbal' Taktik Bojan Hodak di Dua Laga Sisa!

Ambisi Hattrick Juara Persib: Dedi Kusnandar Siap Jadi 'Tumbal' Taktik Bojan Hodak di Dua Laga Sisa!

Bola | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:42 WIB

Studi Ungkap 60 Persen Anak Muda Memilih Swadiagnosis Dibanding Langsung Pergi ke Dokter

Studi Ungkap 60 Persen Anak Muda Memilih Swadiagnosis Dibanding Langsung Pergi ke Dokter

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:41 WIB