Timnas Kroasia: Piala Dunia 1998 Juara Ketiga, Rusia 2018 Jadi Runner Up, Piala Dunia 2022 Jadi Juara?

Blitz Suara.Com
Senin, 14 November 2022 | 17:20 WIB
Timnas Kroasia: Piala Dunia 1998 Juara Ketiga, Rusia 2018 Jadi Runner Up, Piala Dunia 2022 Jadi Juara?
Timnas Kroasia | fifa.com

Sepanjang berlangsungnya Piala Dunia tercatat sejumlah negara berhasil menjajal event terakbar di dunia. 

Ada yang memukau dan buat kejuatan dan banyak juga hancur lebur seperti prediksi banyak orang. Indonesia misalnya sewaktu masih bernama Hindia Belana di Piala Dunia 1938 langsung tersingkir setela dihancurkan Hungaria. 

Begitu juga dengan Kuba yang sama-sama dengan Hindia Belanda lakoni laga debut di Piala Dunia 1938. Tapi Kuba masih lebih baik tersingkir di babak perempatfinal di tangan Swedia. Sebelumnya Kuba mampu kalahkan Rumania lewat drama adu penalti setelah di waktu normal bermain imbang 3-3. 

Inggris yang mengusung football its coming home di Piala Dunia 2018 ini juga alami nasib tak mengenakkan saat jalani debut di Piala Dunia 1950. Inggris tersingkir di babak fase grup. Inggris disingkirkan Spanyol di babak fase grup. 

Saat sepakbola masih tradisional, tercatat hanya Italia (di luar Uruguay pada Piala Dunia 1930) yang mampu kejutkan banyak pihak setelah jalani debut di Piala Dunia 1934 dan keluar sebagai juara Piala Dunia. Di era modern, mungkin bisa dikatakan hanya Kroasia sebagai tim debutan terbaik di Piala Dunia. 

Prestasi itu ditorehkan negara pecahan Yugoslavia saat jalani debut di Piala Dunia 1998. Di Prancis, nama Kroasia 20 tahun silam begitu harum. Pecinta sepakbola saat itu yang awalnya tidak familiar dengan nama-nama seperti Mario Stanic, Dario Simic, Robert Jarni, Igor Tudor, Slaven Bilic, Silvio Maric hingga sang pelatih, Miroslav Blazevic mulai mencari tahu sepak terjang mereka. 

Wajar saja Kroasia saat itu datang ke Kroasia hanya dengan 'modal' dua pemain besar mereka, Boban yang sudah besar di AC Milan, dan Davor Suker yang bela Real Madrid. Kroasia pun datang ke Piala Dunia 1998 dengan status tak dianggap. 

Gebrakan tim kuda hitam 

Seolah ingin membalikkan prediksi semua orang saat itu, tim Kroasia pun mulai tunjukkan tajinya di pertandingan pertama. Tergabung di grup H bersama Jepang, Argentina, dan Jamaika, Kroasia seperti dikutip dari fifa.com catatkan kemenangan atas Jamaika dengan skor 3-1. 

Baca Juga: Qatar Diprediksi Kebanjiran Pelanggar Hukum Syariah Piala Dunia 2022, dari Larangan Miras Hingga Seks di Luar Nikah

Di laga kedua, Kroasia juga bertemu tim debutan lainnya, Jepang. Diprediksi bakal raih imbang, Kroasia malah raih poin penuh setelah gol tunggal Davor Suker pada menit ke-77. Kroasia pun lolos ke babak 16 besar. 

Sayangya berbeda dengan Timnas Kroasia saat ini, Kroasia 1998 di laga terakhir dengan Argentina justru menyerah 1-0. Lolos ke babak 16 besar sebagai runner up, Kroasia bertemu Rumania yang secara jam terbang lebih berpengalaman di Piala Dunia. 

Publik memprediksi langkah Kroasia akan berakhir di tangan Rumania. Apalagi Rumania saat itu diperkuat oleh Gheorghe Hagi dan sejumlah generasi emas mereka seperti Dan Petrescu, Gabriel Popescu, Viorel Moldovan hingga Andrian Ille. 

Kembali Kroasia membalikkan prediksi banyak orang dengan mampu memetik kemenangan. Gol tunggal Suker lewat titik putih di injury time babak kedua membawa Kroasia cetak sejarah baru lolos ke perempatfinal. 

Juara Ketiga Piala Dunia 1998

Di babak perempatfinal, Kroasia harus bertemu favorit juara, Jerman. Kembali publik saat itu menjagokan Jerman. Jerman saat itu juga diisi oleh pemain seperti Jurgen Klinsmann dan Oliver Bierhoff, namun kembali prediksi di atas kertas tak berlaku bagi Kroasia. 

Kombinasi lini tengah yang kreatif berkat Boban, lini belakang yang kuat karena ada Igor Tudor dan lini depan yang tajam berkat Suker, Kroasia menghajar Jerman tiga gol tanpa balas. Jerman pun dihantam dengan skor telak 3-0. 

Kemenangan ini pun akhirnya membuat publik saat itu Kroasia tak sekedar beruntung. Mereka memang memiliki materi pemain berkualitas di Piala Dunia 1998. Sayang di semifinal, Kroasia harus bertemu tuan rumah yang kemudian keluar sebagai juara, Prancis. 

Menariknya Prancis pun kesulitan untuk hadapi Kroasia. Tim Ayam Jantan hanya mampu menang tipis 2-1 dan sebelumnya mereka tertinggal 1-0 lewat gol Davor Suker. Prancis saat itu beruntung memiliki Lillian Thuram yang cetak brace. 

Gagal melangkah ke final, Kroasia tak patah arah. Di perebutan tempat ketiga, Kroasia masih menunjukkan permainan gemilang. Tim kuat Eropa lain, Belanda mereka jungkalkan 2-1. Kroasia pun keluar sebagai juara ketiga Piala Dunia, prestasi yang tak pernah ditorehkan negara debutan mana pun di era sepakbola modern. 

20 Tahun Kemudian Jadi Runner Up

Kroasia kembali catatkan prestasi gemilang 20 tahun kemudian setelah perhelatan Piala Dunia 1998. Tampil di Rusia 2018 dengan masih berstatus tim Kuda Hitam, Kroasia di luar dugaan banyak pihak mampu melenggang ke partai puncak. 

Di babak fase grup, mereka bergabung di grup D bersama Argentina, Nigeria dan Islandia. Tim Tango Argentina tentu saja jadi tim favorit di grup itu. Namun hebatnya, Luka Modric dkk mampu membalikkan analisis di atas kertas. 

Di partai pertama mereka meraih kemenangan 2-0 atas Nigeria. Di laga kedua, melawan Argentina, Kroasia di luar dugaan mampu menghancurkan Argentina dengan skor tiga gol tanpa balas. 

Pada partai terakhir grup D, Islandia juga dikalahkan Kroasia dengan skor 1-2. Kroasia melaju ke babak 16 besar dengan melawan Denmark. Di laga lawan Denmark ini, sempat terjadi peristiwa kolapsnya Christian Eriksen. 

Di luar itu, Kroasia mampu melaju ke babak perempat final setelah menang adu penalti 6-5. 

Pada babak perempat final, mereka bertemu tuan rumah Rusia. Di waktu normal kedua tim bermain imbang 2-2. Pada babak tos-tosan, Kroasia menang dengan skor 4-3. 

Melaju ke babak semifinal, Luka Modric dkk mengulang prestasi di Piala Dunia 1998. Bertemu Inggris, Kroasia akhirnya maju ke babak final setelah menang 2-1 di babak tambahan waktu. 

Gol Mario Manduki di menit akhir membawa Kroasia melaju ke partai final melawan Prancis. Sayang di partai final, mereka kalah telak 2-4 dari tim Ayam Jantan. Meski begitu prestasi Kroasia mendapat pujian dari seluruh dunia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI