Kerja-kerja federasi sepak bola Indonesia, PSSI dipertanyakan pasca kehadiran pemain keturunan Indonesia yang bermain di Venezia, Jay Idzes. Pengamat sepak bola, Tommy Welly atau akrab disapa Bung Towel mempertanyakan kerja-kerja PSSI di era kepemimpinan Erick Thohir.
Bung Towel mempertanyakan perihal pembinaan pemain muda dan hasil dari kompetisi Liga Indonesia jika skuat Timnas Indonesia lebih banyak diisi oleh pemain naturalisasi.
Menurut Bung Towel, publik sangat layak untuk mempertanyakan kinerja PSSI jika nantinya pemain Timnas Indonesia hampir 15 sampai 30 persen ialah mereka yang dinaturalisasi.
Jika kondisi itu yang tercipta di Timnas Indonesia, maka bisa dikatakan ada yang keliru dan salah dalam pembinaan sepak bola nasional.
Bung Towel tegaskan bahwa untuk konteks sepak bola, pembangunan sepak bola itu harus jalan dengan adanya kompetisi berjenjang yang menghasilkan sesuatu.
"Tapi kalau isinya katakanlah 15-23 persen itu naturalisasi, maka dalam konteks sepakbola Federasi pertanyaan besar, lu ngapain aja? Kompetisi lu ngasilin apa?" ucap Bung Towel, seperti dikutip, Jumat (8/9).
Meski begitu, Bung Towel tak mempersoalkan dengan datangnya sejumlah pemain naturalisasi, dengan catatan para pemain tersebut mampu mendongkrak kekuatan Timnas Indonesia.
Sebelumnya, ketum PSSI Erick Thohir unggah foto bersama pemain keturunan Indonesia, Jay Idzes. Pada caption, Erick Thohir mengatakan bahwa pemain Venezia itu memiliki komitmen untuk Timnas Indonesia.
"Selamat datang di Indonesia, Jay Idzes! Saat ini Jay bermain di Liga Italia, Venezia. Jay punya komitmen yang sama untuk membangun Timnas menjadi lebih baik. Bersama-sama kita ingin membawa Garuda Mendunia!" tulis Erick Thohir.
Baca Juga: Turkmenistan Bukan Lawan Sepadan, Timnas Indonesia Menang 7-0, Sandy Walsh Cetak Gol di Menit 89?