Talenta Indonesia di lapangan hijau yang berkarier di luar negeri akhir-akhir ini jadi sorotan publik sepak bola. Hal ini tak lepas dari kebijakan PSSI terkait naturalisasi pemain keturunan Indonesia.
Selain di negara Eropa seperti Belanda, terdapat juga pemain Indonesia yang berkarier di Qatar. Nama Andri Syahputra mungkin cukup dikenal publik Indonesia, selain Andri ada juga pemain asli Indonesia berdarah Aceh di Qatar yakni Ali Rahman atau Ali Syahrial Tampo.
Tidak seperti Andri Syahputra atau Abdurrahman Iwan, Ali Rahman jarang mendapat sorotan. Dikutip dari data Transfermarkt, Ali Rahman saat ini berusia 22 tahun dan menjadi bagian dari tim cadangan Al Gharafa.
Sayangnya, di laman resmi Transfermarkt tidak ada catatan statistik Ali Rahman pada musim ini atau musim-musim sebelumnya. Dikutip dari postingan idn_abroad, Ali Rahman, sempat mengatakan bahwa ia sangat terbuka untuk bisa membela Timnas Indonesia.
Meski mengaku sangat terbuka untuk membela Timnas Indonesia, Ali mengatakan belum pernah ada panggilan dari pihak PSSI. "Sampai sekarang belum ada komunikasi soal pemanggilan saya ke Timnas Indonesia," ucapnya seperti dilihat dari postingan tersebut.
Ali pun mengaku bahwa ia sangat ingin merasakan dilatih oleh pelatih timnas Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Ali sendiri pada postingan di akun sosial media miliknya pada Juni 2023 sempat datang ke Indonesia.
Di postingan tersebut, Ali tampak sedang berlibur di Pulau Bali. Di sana ia mencoba untuk bermain motorcross. "Fun ride with @balidirtbikes," tulis Ali dalam postingan tersebut.
Ali Rahman seperti dikutip dari SuaraBekaci.id, ternyata satu angkatan dengan Andri Syahputra dan Khuwailid Mustafa. Ketiganya merupakan pemain muda yang dipoles oleh pelatih kawakan asal Indonesia, Yunus Bani.
Yunus adalah pelatih asal Indonesia yang memiliki peran besar untuk para pemain di atas termasuk untuk eks striker Persija, Farri Agri.