Suara.com - Kapten Manchester City, Vincent Kompany mengakui kehebatan para pemain Barcelona. Pada babak 16 besar liga Champions, Rabu (19/2/2014) dinihari, City dipaksa takluk 0-2 dari Barcelona di Stadion Etihad. Dua gol Barcelona dicetak Lionel Messi dari titik penalti dan Dani Alves di menit-menit akhir pertandingan.
“Sangat berat. Kami merasa mereka lebih superior. Ketika bermain 11 melawan 11, kami terlalu memberikan rasa hormat kepada mereka. Mereka bukan tim terbaik yang pernah kami hadapi pada musim ini,” ujar Kompany.
Meski menilai Barcelona bukan tim terbaik yang pernah dihadapi City, Kompany menegaskan, Barcelona adalah tim yang kuat. Di sepanjang pertandingan, para pemain City kesulitan untuk menekan lini pertahanan klub asal Catalan itu.
“Apabila mereka bermain di Nou Camp seperti tadi, maka pertandingan akan semakin berat. City harus bisa menghindari kesalahan-kesalahan kecil untuk bisa membuka peluang lolos ke babak berikutnya,” tambah Kompany.
Pada pertandingan itu, City harus bermain dengan 10 orang setelah Demichelis diganjar kartu merah karena menjatuhkan Messi di kotak penalty. Sempat muncul polemik bahwa pelanggaran itu dilakukan Demichelis di luar kotak penalti.
“Saya tidak tahu apakah itu penalti atau tidak, saya tidak melihatnya. Banyak sekali pelanggaran halus yang terjadi hari ini. Di liga Inggris, pelanggaran seperti itu tidak akan diberikan hukuman oleh wasit,” ujar Kompany. (Goal)