Suara.com - Kekalahan 2-0 dari Barcelona membuat kans Manchester City lolos ke babak perempat final semakin berat. Anak asuh Manuel Pellegrini itu harus menang minimal 3-0 untuk bisa menyingkirkan Barcelona.
Sejarah mencatat, belum ada satu klub pun yang bisa bangkit dari kekalahan 2-0 di putaran pertama system gugur di liga Champions dan lolos ke babak berikutnya. Namun, City sepertinya bisa meniru prestasi Prancis di babak play off Piala Dunia 2014.
Setelah kalah 2-0 dari Ukraina, Les Blues berbalik unggul 3-0 dan lolos ke putaran final Piala Dunia di Brasil. Kemenangan 3-0 itu dilakukan Prancis di partai kandang. Ini yang membuat perjuangan City semakin berat karena mereka harus menjalani partai kedua di stadion Nou Camp, markas Barcelona.
Menanggapi kemenangan Barcelona atas Manchester City, pemain tengah Andres Iniesta menilai, para pemain City mampu membuat Barcelona kesulitan untuk menembus lini pertahanan.
“Ini merupakan hasil yang baik. Mereka merapatkan lini pertahanan ketika hanya bermain dengan 10 orang. Tetapi kami tahu, apabila bisa menguasai bola maka kami akan mencetak gol,” ujar Iniesta.
Manchester City kehilangan Demichelis karena diganjar kartu merah setelah melanggar Lionel Messi yang tinggal berhadapan dengan kiper Joe Hart. Lionel Messi sukses menjalankan eksekusi penalti dan Dani Alves memperbesar kemenangan Barcelona di menit-menit akhir menjelang pertandingan usai.
“City punya banyak pemain dengan kualitas tinggi. Mereka banyak menguasai bola dan bisa menciptakan sejumlah peluang. Ini hasil yang bagus tetapi kami tidak boleh terlalu percaya diri,” tegas Iniesta.
City yang sudah tertinggal 1-0 sebenarnya punya peluang untuk menyamakan kedudukan. Hanya karena kepiawaian Victor Valdes di bawah mistar gawang, Barcelona tidak kebobolan. Salah satu peluang emas yang diraih City adalah tendangan voli David Silva dari luar kotak penalti yang masih bisa ditangkap oleh Valdes. (Goal)