Tabarez: Suarez Kambing Hitam FIFA

Syaiful Rachman

Sabtu, 28 Juni 2014 | 07:00 WIB
Tabarez: Suarez Kambing Hitam FIFA
Oscar Tabarez (kanan) dan Roy Hodgson, dalam pertandingan Uruguay vs Inggris, Kamis (19/6/2014). [Reuters/Tony Gentile]

Suara.com - Setelah sebelumnya memilih untuk bungkam, pelatih Uruguay Oscar Tabarez akhirnya angkat bicara terkait hukuman yang diterima salah satu anak asuhnya, Luis Suarez. Tabarez mengatakan bahwa FIFA telah menggunakan kekuasaan dengan semena-mena.

Kepada Media, Tabarez juga mengatakan bahwa Suarez hanyalah kambing hitam FIFA. Namun, Tabarez memastikan Suarez akan mendapat dukungan penuh dari pejabat sepak bola Uruguay.

"Itu adalah keputusan yang diambil berdasarkan opini media yang mengambil kesimpulan usai pertandingan," kata Tabarez.

"Kita semua tahu dia (Suarez) telah dihukum (atas perbuatannya yang lalu) dan dia telah menjalani hukuman tersebut. Namun, dia tetap di olok-olok dan dipermalukan," tambahnya.

"Kita semua tahu FIFA yang memegang kuasa. Tapi tidak berarti kekuasaan tersebut digunakan semena-mena. Kambing hitam itu adalah orang yang juga punya hak. Dan dalam kasus Suarez, orang itu memang berbuat salah tapi dia juga orang yang membuat perbedaan signifikan di lapangan," tegas Tabarez.

Suarez menjadi sorotan setelah menggigit bek Italia Giorgio Chiellini di laga pamungkas Uruguay di Grup D. Aksi gigit Suarez itu sendiri terjadi di menit 79 saat Uruguay berhadapan dengan Italia dalam laga penentuan yang berlangsung Selasa (24/6/2014).

Akibat ulahnya tersebut Suarez dijatuhi hukuman sembilan kali larangan tampil di pertandingan internasional bersama La Celeste dan hukuman empat bulan tidak boleh terlibat dalam kegiatan yang berbau sepak bola oleh FIFA. Selain hukuman larangan bermain, pemain 27 tahun juga dijatuhi denda lebih dari Rp1,3 miliar. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diusir FIFA, Suarez Disambut Bak Pahlawan

Diusir FIFA, Suarez Disambut Bak Pahlawan

Bola | Sabtu, 28 Juni 2014 | 05:58 WIB

FIFPro Dukung Suarez

FIFPro Dukung Suarez

Bola | Jum'at, 27 Juni 2014 | 23:15 WIB

Hukuman Suarez Mendapat Perhatian Presiden

Hukuman Suarez Mendapat Perhatian Presiden

Bola | Jum'at, 27 Juni 2014 | 22:41 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×