Menang 4-1, Korut Pulangkan Timnas U-23 Indonesia

Arsito Hidayatullah

Jum'at, 26 September 2014 | 20:00 WIB
Menang 4-1, Korut Pulangkan Timnas U-23 Indonesia
Pesepak bola Indonesia Ramdani Lestaluhu (tengah). [Antara/Saptono]

Suara.com - Laga babak 16 besar antara Korea Utara (Korut) melawan Timnas U-23 Indonesia, akhirnya berujung pada gagalnya Indonesia melaju lebih jauh di ajang Asian Games 2014. Dalam laga Jumat (26/9/2014) ini, skor 4-1 diraih Korut untuk memastikan mereka masuk perempat final, sementara Indonesia harus menghentikan perjuangannya dan bersiap segera pulang ke Tanah Air.

Menurunkan duet Fandi Eko Utomo dan Ferdinand Sinaga di depan, dalam 10 menit awal, laga awalnya tampak cukup berimbang, walau Korut sedikit lebih sering memasuki pertahanan Indonesia ketimbang sebaliknya. Sejauh itu, timnas Garuda Muda tampak masih bermain cukup rapi, ketat menjaga lawan.

Namun di menit ke-19, gol pembuka akhirnya diraih para pemain Korut. Pak Kwang-ryong yang tak terjaga dengan baik oleh Alfin Tuasalamony, berhasil menyundul keras sebuah crossing melambung ke tengah area penalti, dan bola pun masuk menusuk gawang Andritany.

Ketinggalan 0-1, Indonesia lantas coba merespons dengan meningkatkan permainan. Tapi memasuki menit ke-23, Korut kembali membuat repot pertahanan Indonesia, dengan hasilnya hanya dua kali tendangan pojok saja.

Dalam beberapa menit kemudian, Korut tetap masih lebih mendominasi permainan dengan serangan-serangannya yang mengepung pertahanan Indonesia. Indonesia hanya sempat sesekali coba menusuk ke pertahanan Korut, namun belum ada yang membuahkan peluang. Sementara Korut justru beberapa kali sempat membuat peluang berbahaya.

Pada menit ke-38, Jo Kwang dimasukkan Korut menggantikan Ri Hyok-chol. Dalam satu menit setelah itu, Indonesia sempat membuat serangan yang membuka peluang. Namun sayang, bola kiriman Ramdhani Lestaluhu di dalam kotak penalti Korut masih gagal dimanfaatkan Ferdinand Sinaga yang malah salah melangkah.

Parahnya, berbalik dari kejadian itu, serangan cepat Korut langsung dimanfaatkan dengan baik oleh Jo Kwang yang baru masuk, menambah gol bagi Korut. Yang lebih miris, tak begitu lama setelah gol kedua itu, hanya selang kurang dari 2 menit sejak bola mati atau tepatnya di menit ke-41, satu gol lagi ditambahkan oleh Korut.

Kali ini, gol Korut diraih lewat kaki Jong In-gwan yang sudah banyak membuat peluang sejak awal. Berlari lolos di dalam kotak penalti dan mendapatkan umpan terobosan, pemain yang tak terjaga itu melepaskan tendangan sedikit melambung yang tak terjangkau oleh Andritany yang sudah berada di luar posisinya. Skor 3-0 untuk Korut ini pun bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua
Di babak kedua, Garuda Muda coba lebih banyak mengambil inisiatif serangan dengan mengandalkan permainan cepat. Menit ke-54, beberapa kali peluang sempat dibuat Bayu, Ramdhani maupun Ferdinand, namun belum ada yang membuahkan hasil.

Salah satunya termasuk ketika Ramdhani menerobos masuk kotak penalti dan terjatuh oleh pemain Korut, namun tidak dianggap sebagai pelanggaran oleh wasit. Selang beberapa menit, justru kapten Dedi Kusnandar yang diberi kartu kuning oleh wasit untuk pelanggaran.

Menit ke-60, Indonesia kembali dalam posisi menekan pertahanan Korut. Berdiri di posisi terbuka, Achmad Jufriyanto melepaskan tendangan keras dari jarak cukup jauh di luar kotak penalti Korut, yang hanya bisa ditepis kiper. Bola muntah tepisan itulah yang sontak disambar sundulan Fandi Eko yang melakukan follow-up ke depan gawang, lolos dari offside.

Usai skor berubah menjadi 1-3, semangat para pemain Indonesia pun meningkat. Selama beberapa menit kemudian, mereka terus berupaya menekan Korut. Beberapa peluang kembali sempat dibuat, namun belum ada yang bisa membuahkan gol tambahan.

Tapi sementara itu, Korut pun tak berusaha santai begitu saja, atau tertekan oleh hasil itu. Hingga, di menit ke-67, gol akhirnya kembali dibuat oleh Jong In-gwan, usai kemelut di dalam kotak penalti yang melibatkan beberapa pemain, termasuk kiper Andritany.

Bola lepas dari kemelut itulah yang disambar tendangan keras oleh In-gwan. Hasilnya, skor pun kembali berubah menjadi 4-1 untuk Korut.

Tak berapa lama usai gol ini, Indonesia tampak mulai sedikit kesulitan mengembangkan permainan, selain juga kelelahan yang tampak mulai mendera beberapa pemain. Sementara Korut pun tampak tidak bermain secepat sebelumnya, kendati beberapa kali masih membahayakan.

Melewati paruh babak kedua, Jufriyanto yang mendapatkan cedera, kemudian harus digantikan oleh Rasyid Bakri. Sementara, memasuki menit ke-81, Syaiful Indra Cahya lantas dimasukkan menggantikan Dedi Kusnandar yang tampak berjalan sedikit terpincang.

Sisa pertandingan nyaris tak banyak dihiasi peluang lagi, selain salah satunya dari kaki Alfin yang berdiri bebas di kotak penalti namun gagal melepaskan tendangan yang mampu merobek gawang Korut. Sementara di kubu sebaliknya, Korut di menit terakhir justru sempt memasukkan satu gol lagi namun dianulir karena offside.

Skor 4-1 akhirnya menjadi penutup pertandingan ini, yang membawa kegembiraan bagi Korut dan sebaliknya harus menghadirkan kegetiran bagi Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Babak Pertama, Korut Unggul 3-0 Atas Indonesia

Babak Pertama, Korut Unggul 3-0 Atas Indonesia

Bola | Jum'at, 26 September 2014 | 18:55 WIB

Inilah "Line-Up" Timnas U-23 vs Korea Utara Sore Ini

Inilah "Line-Up" Timnas U-23 vs Korea Utara Sore Ini

Bola | Jum'at, 26 September 2014 | 17:37 WIB

Ada Dugaan Pengaturan Skor Sepakbola di Asian Games

Ada Dugaan Pengaturan Skor Sepakbola di Asian Games

Bola | Kamis, 25 September 2014 | 15:40 WIB

Terkini

Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026

Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:55 WIB

Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final

Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:37 WIB

Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026

Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:30 WIB

Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina

Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:23 WIB

Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar

Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:17 WIB

Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi

Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 14:52 WIB

4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa

4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 13:55 WIB

Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru

Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 13:17 WIB

Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan

Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 13:02 WIB

Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil

Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 12:55 WIB

×