Pellegrini Akui City Kalah Kelas dari AS Roma

Arsito Hidayatullah

Rabu, 01 Oktober 2014 | 11:16 WIB
Pellegrini Akui City Kalah Kelas dari AS Roma
Manuel Pellegrini. [Shutterstock]

Suara.com - Hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 saat menjamu AS Roma, manajer Manchester City, Manuel Pellegrini, mengakui bahwa timnya tidak tampil maksimal dalam laga kedua Grup E Liga Champions, Selasa (30/9/2014). Dia bahkan mengaku Roma tampil lebih bagus dari timnya di laga kandang itu.

Awalnya, City tampak cukup meyakinkan bisa mengembalikan posisinya ke jalur kemenangan, usai kekalahan di kandang Bayern Munich di laga perdana lalu. Di menit ke-4 laga ini, mereka sudah memimpin lewat tendangan penalti yang dikonversi menjadi gol dengan baik oleh Sergio Aguero.

Namun kemudian, sebua gol cantik dari Francesco Totti di menit ke-23 lewat tendangan chip, usai mendapatkan bola dari Radja Nainggolan, membuyarkan kemenangan City. Tanpa mampu banyak berbuat lagi hingga sisa pertandingan, City pun akhirnya harus puas dengan poin 1 saja dari laga ini.

Menanggapi hasil itu, Pellegrini pun mengaku bahwa pertandingan yang baru dijalani ini termasuk berat. Lebih jauh, dia bahkan mengakui jika timnya kalah kelas di beberapa sisi dari tim lawan.

"Saya pikir poinnya adalah bahwa mungkin memang tampil di kandang sendiri tidak pernah mudah. Tapi Anda juga harus mengingat bahwa kami tampil melawan sebuah tim yang sangat kuat, dalam momen (performa mereka) yang juga sedang bagus," jelas Pellegrini.

"Saat tim lawan mencetak gol balasan, itu bukan masalah satu atau dua pemain saja. Dia (Totti) mendapatkan ruang gerak terlalu banyak di permainan itu. Mungkin pergerakan tim kami juga tidak tepat. Yang jelas hari ini, kami tidak bermain sebagaimana biasanya ketika kami mencetak lebih banyak gol," paparnya.

"Namun di sekitar 20 menit terakhir, rasanya sudah lebih mendekati performa tim kami setiap pekannya. Kami harus terus berjuang untuk memaksimalkan 12 poin (dari 4 pertandingan) berikutnya, dan kita akan lihat siapa yang lolos ke fase selanjutnya," sambung Pellegrini lagi.

"Apakah kami lolos, itu akan tergantung pada bagaimana kami menjalani pertandingan berikutnya. Satu poin saja dari enam (yang harusnya diraih) memang berat, tapi kami kini hanya tertinggal 3 poin di belakang Roma. Saya berharap di laga mendatang di Rusia, kami bisa menang, lalu kita akan lihat bagaimana hasil lainnya. Hari ini memang bukanlah hari kemenangan kami," tandasnya. [Soccerway]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mourinho: Skor Tak Masalah, Yang Penting Poin

Mourinho: Skor Tak Masalah, Yang Penting Poin

Bola | Rabu, 01 Oktober 2014 | 09:16 WIB

Barca Kalah, Luis Enrique Tetap Optimistis

Barca Kalah, Luis Enrique Tetap Optimistis

Bola | Rabu, 01 Oktober 2014 | 08:21 WIB

5 Rekor Menarik Usai Laga Liga Champions

5 Rekor Menarik Usai Laga Liga Champions

Bola | Rabu, 01 Oktober 2014 | 06:35 WIB

Hasil Pertandingan dan Klasemen Liga Champions

Hasil Pertandingan dan Klasemen Liga Champions

Bola | Rabu, 01 Oktober 2014 | 05:16 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×