Umuh: Jika Diikuti yang Datang Lebih dari 100 Ribu Bobotoh

Esti Utami

Sabtu, 17 Oktober 2015 | 19:44 WIB
Umuh: Jika Diikuti yang Datang Lebih dari 100 Ribu Bobotoh
Persiapan pengamanan Final Piala Presiden 2015. (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Ribuan pendukung Persib Bandung atau yang dikenal dengan istilah Bobotoh, siap menyaksikan langsung partai puncak turnamen Piala Presiden 2015 antara Sriwijaya FC melawan Persib Bandung pada Minggu(18/10/2015) di Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta.

Bahkan menurut Manager Persib, Umuh Muchtar jika memenuhi keinginan para bobotoh, maka yang datang  ke Jakarta bisa mencapai ratusan ribu orang.

"Kalau semuanya datang bisa mencapai lebih dari seratus ribu orang," kata Umuh dalam konferensi pers di Century Park Hotel, Senayan, Jakarta, Sabtu (17/10/2015).

Namun, Umuh menegaskan bahwa suporter yang jumlahnya sangat besar tersebut tidak akan bisa hadir semuanya, karena masalah transportasi. Pasalnya, perusahaan bus yang sebelumnya sudah siap, pada akhirnya tidak mau memenuhi permintaan karena takut diserang sesampai di Ibukota.

"Masalahnya bus juga, sebelumnya sudah bersedia, tapi pada akhirnya ada yang takut dirusak. Saya sendiri sudah menjamin bahwa tidak perlu takut, saya sangat percaya pada Kapolda, sekarang ini, oknum yang baru mengumpulkan batu saja sudah ditangkap, apalagi kalau yang melempar," kata Umuh.

Hal yang sama sebenarnya terjadi juga pada kubu  Sriwijaya FC. Disebutkan, ada puluhan ribu pendukung Sriwijaya yang berniat menyaksikan tim kesayangannya. Namun, karena perusahaan bus takut, maka supertornya yang diperkirakam hadir hanya sekitar 5000 orang saja.

Itu pun yang hadir tersebut adalah mereka yang dengan nekat naik mobil-mobil pasir dan pengangkut sawit.

"Kurang lebih 5000 orang, sebenarnya 50 ribu, tapi karena perusahaan busnya takut, maka ada yang datang dengan naik mobil pengangkut sawit dan pasir," kata Manager Sriwijaya FC, Robert Heri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×